90 Persen Lebih Suara Milenial untuk Prabowo-Sandiaga Uno

90 persen lebih kalangan milenial di Riau akan memilih Capres nomor urut 02, Prabowo-Sandi merupakan hal yang ditargetkan oleh Gerakan Milenial Indonesia (GMI) relawan Prabowo-Sandi. Achmad Nur Arfath, yang merupakan Ketua GMI Riau menerangkan lantaran mayoritas kalangan milenial di Riau tak puas dengan program dan kebijakan Jokowi, maka ia sangat optimis kemenangan akan berada dalam genggaman Prabowo

“Kita bisa lihat sendiri, dukungan pemerintah dalam mendukung kalangan milenial terjun ke dunia usaha masih sangat minim. Buktinya, masih banyak kalangan milenial di Riau yang masih berebut lowongan pekerjaan. Padahal yang mereka lamar adalah kasir di salah satu retail. Mereka tak diberi jalan untuk merintis usaha,” kata Arfath memaparkan, hari Sabtu (26/1/2019).

Kalangan milenial sebagai pelaku wirausaha muda di Riau, mengeluhkan masalah regulasi yang ada belum mampu mengatasi persoalan sehingga menghambat perkembangan dunia wirausaha di samping kendala modal sebagai faktor utama penghambat peningkatan Kapasitas SDM

Minimnya jumlah pengusaha skala nasional merupakan dampak dari hal tersebut. Malahan, bila dibandingkan dengan negara Malaysia, presentase wirausahawan di Indonesia masih kalah

“Malaysia, Singapura dan Thailand saja sudah di atas angka 4 persen, sementara Indonesia masih 3 persen. Kita kalah dengan negara tetangga kita di Asean,” kata Arfath menjelaskan

Oleh karena itu, Arfath mengemukakan, relawan Prabowo-Sandi akan gencar menggelar seminar kewirausahaan

Indra Uno,   kakak dari Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno, pada awal Februari ini akan didatangkan sebagai pembicara dalam seminar pengusaha milenial di Pekanbaru

“Di acara tersebut nantinya Indra Uno akan membagi ilmunya kepada para pengusaha milenial di Riau. Ini merupakan seminar yang kali ketiganya kami gelar, dua acara sebelumya kami gelar pada 2018 lalu,” kata Arfath menandaskan.

Kalangan Muda Milenial adalah kaum kreatif yang merupakan penggerak bangsa ini. ide ide segar membangun selalu hadir dari kalangan mereka, tak terkecuali juga pada pembentukan lapangan pekerjaan yang saat ini susah didapatkan karena mereka belum difasilitasi secara optimal. setidaknya 90 persen kaum muda milenial di propinsi Riau akan bergabung bersama Prabowo-Sandiaga Uno di pilpres 2019 ini

via 90 Persen Lebih Suara Milenial untuk Prabowo-Sandiaga Uno

credit by #913

60 Persen Suara Sulawesi Selatan Untuk Prabowo-Sandiaga Uno

Pada hari Kamis 27 Januari 2019, di Hotel Horison Makassar, Komunitas Indonesia Tersenyum (KIT) Prabowo-Sandiaga Uno menggelar acara deklarasi. Acara itu digelar, terkait rencana KIT Sulsel akan melakukan roadshow sekaligus konsolidasi dalam waktu dekat ini. Deklarasi itu digelar pasca-terbentuknya pengurus KIT di 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. KIT Sulsel menargetkan kemenangan 60 persen, pada Pilpres 2019 nanti.

“Semua sudah terbentuk, tapi surat keputusannya belum kita serahkan. Nanti setelah kita ke daerah-daerah,” ujar Hari Paramudi Ketua Umum KTI Provinsi Sulsel, Hari Paramudi, menegaskan, pada hari  Kamis (27/9/2018).

“Sulsel sangat berbeda. Karena pada waktu itu, (Pilperes 2014) ketokohan JK kuat, saya juga sangat simpati kepada beliau karena putra terbaik Sulsel, sehingga bisa menang. Saat ini, itu sudah sangat berbedah,” kata Hari memaparkan.

Sandiaga Uno bersama Dewan Pembina KIT, Laja Lapian, Ketum KIT Ivan Darmawan, serta Kawendra Lukistian, dalam acara  tersebut bertindak sebagai pemberi materi.

Fokus untuk menstabilkan harga-harga pangan, fokus pada penciptaan lapangan kerja lewat Ok Oce dan tentang persatuan indonesia merupakan tiga hal yang ditekankan oleh calon wakil presiden Sandiaga Uno.

“Ada beberapa poin hasil silatnas tersebut. Paling utama saya kira adalah kami diminta fokus untuk bagaimana menstabilkan harga-harga pangan di tengah masyarakat,” kata Hari Paramuda,  Ketua Umum KIT Sulsel menjelaskan, pada hari Rabu (12/9/2018) yang dikutip oleh pihak kami

Hari Paramuda juga mengemukakan tentang apa yang telah disampaikan oleh Sandiaga Uno, bagaimana ajang pemilihan presiden kali ini harus bisa dijadikan sebagai ajang mempertebal persatuan Indonesia.

“Pilpres adalah sebuah pesta rakyat untuk menentukan pilihannya sudah seharusnya dijadikan ajang persatuan indonesia,” ujar Hari Paramuda mengulang apa  yang telah dikemukakan Bacawapres dari Prabowo Subianto itu.

“Lewat silatnas ini pula digalakan #demokrasisejuk,” kata Hari Paramuda,  elite HIPMI Sulsel ini menambahkan.

Untuk sekedar informasi, belum lama ini di Makassar Komunitas Indonesia Tersenyum (KIT) Sulsel, mendeklarasikan dukungan kepada calon Presiden dan Wakil Presiden RI, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. mereka menargetkan 60 persen suara rakyat sulawesi selatan mendukung capres Prabowo-Sandiaga Uno pada pilpres 2019

via 60 Persen Suara Sulawesi Selatan Untuk Prabowo-Sandiaga Uno

credit by #913

Prabowo Akan Paparkan Visi-Misi Pada Tanwir Muhammadiyah ke-51

Prabowo Subianto dijadwalkan akan memaparkan visi misinya di depan kader Muhammadiyah.  Pada 15-17 Februari 2019 mendatang di acara Tanwir ke-51 Muhammadiyah di Bengkulu

Tema “Beragama yang Mencerahkan” yang akan diusung pada Forum Tanwir yang merupakan Forum tertinggi Muhammadiyah di bawah Muktamar

Dalam forum yang diikuti oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) se-Indonesia itu rencananya akan dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan internasional. Wakil Presiden RI Jusuf Kalla bersama Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Sekretaris Umum  Abdul Mu’ti,  akan membuka acara Tanwir ke-51 tersebut

“Kedua Capres itu akan memaparkan visi-misinya di hadapan musyawirin secara terpisah dan di waktu berbeda,” kata Biyanto Wakil Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur dikutip  dari sebuah Portal Media, Sabtu, 26 Januari 2019.

sejumlah tokoh juga akan membawakan seminar internasional pada acara tersebut, misalnya Dewan Pertimbangan MUI Prof Din Syamsuddin, Prof Syafig A Mughni dan Prof Dato’ Dr Torla Hassan (UIIM) . para tokoh tersebut diagendakan untuk ikut menghadiri acara Tanwir ke-51 itu.

Biyanto menambahkan, Dr Dato Seri Anwar Ibrahim.  Mantan Perdana Menteri Malaysia, juga diagendakan mengisi publik lecture tentang ‘Islam dan Tantangan Tata Dunia Baru’.

“Ada pula Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Mendikbud Prof Muhadjir Effendy, Dubes RI untuk Lebanon Hajriyanto Y Thohari dan Ustad Adi Hidayat yang juga dijadwalkan hadir,” kata Biyanto lagi

Buyanto juga mengatakan  kondisi bangsa yang sedang menghadapi berbagai persoalan krusial terkait hubungan politik dan agama sangat relevan dengan tema yang diangkat dalam acara  kali ini. Yang juga sangat berkaitan dengan tahun politik jelang Pemilu 2019.

“Tatkala memasuki kondisi demikian, elite politik selalu membawa agama dan simbol-simbolnya untuk kepentingan politik kekuasaan. Hal ini menjadi gejala umum. Padahal jika agama dibawa masuk dunia politik, apalagi didasari kepentingan partainya, maka agama akan kehilangan makna kesuciannya. Pada konteks inilah, Muhammadiyah penting memosisikan agama sebagai simbol pencerahan,” ujar Biyanto menjelaskan.

Biyanto sangat berharap, ajaran agama dalam bentuk yang mudah dan menggembirakan bisa dihadirkan kepada umat. Ia juga berharap, bahwa ajaran agama yang berwajah menakut-nakuti dan membuat orang memalingkan wajah, tidak akan pernah ditampilkan lagi. Hal ini sejalan dengan Visi-Misi Prabowo Subianto yang akan dibacakan Pada Tanwir Muhammadiyah ke-51

via Prabowo Akan Paparkan Visi-Misi Pada Tanwir Muhammadiyah ke-51

credit by #913

Prabowo Selalu Tampil Autentik, Apa Adanya Tanpa Dibuat-Buat

Dahnil Anzar Simanjuntak   Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menyatakan dalam debat kedua nanti, Prabowo Subianto,  Calon Presiden RI nomor urut 02, pasti akan tampil autentik Tidak ada perubahan pada diri Prabowo ataupun sikap yang dibuat-buat. Dahnil Anzar juga mengatakan, Prabowo tidak ingin menyerang personal.

“Pak Prabowo akan tetap tampil autentik artinya kalau Anda lihat kemarin Pak Prabowo tidak ingin menyerang personal, sesungguhnya itu watak Pak Prabowo. Jadi tidak seperti yang digambarkan teman-teman media dalam tanda kutip Pak Prabowo menyeramkan, Pak Prabowo galak, kalau pun beliau menegur karena mantan komandan Kopassus ya suka to the point,” ujar Dahnil, ketika memberikan keterangan di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta Selatan, Jumat (25/1/2019) dikutip dari sebuah Portal Media

Dahnil sangat optimis, pada permasalahan dan materi yang diangkat dalam debat, Prabowo mampu untuk fokus. Jika Prabowo melakukan serangan pun, ia akan melakukan kritik terhadap kebijakan-kebijakan yang tak pro terhadap rakyat atau merugikan rakyat, dan bukan menyerang secara personal calon presiden dari pihak pertahana.

Terkait tema debat nanti yang menyangkut energi, pangan, sumber daya alam, dan lingkungan hidup, saat ini Prabowo akan lebih memahami lagi masalah-masalah tersebut. Pemahaman yang dimiliki oleh Prabowo tersebut akan membuatnya tidak hanya dapat mengkritik, namun ia juga akan memberikan solusi dari masalah-masalah tersebut.

“Beliau akan tetap fokus kalau pun ofensif, tentu yang diserang yang soal kebijakan, kasih kritik. Kritik itu kan bagian dari bahwa Prabowo paham masalah. Jadi untuk temukan solusi ya harus paham masalahnya,” kata Dahnil menerangkan

Pada 17 Februari 2019 dijadwalkan debat kedua pilpres akan digelar di Hotel Sultan, Jl Gatot Subroto Jakarta Pusat. Hanya calon presiden yaitu Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto yang akan mengikuti jalannya acara debat pada putaran kedua ini. Energi dan pangan, SDA dan lingkungan hidup serta infrastruktur adalah sejumlah tema yang akan dibahas dalam ajang debat kedua. Gaya yang akan dibawakan prabowo adalah gaya kesehariannya yang selalu apa adanya tanpa dibuat buat

via Prabowo Selalu Tampil Autentik, Apa Adanya Tanpa Dibuat-Buat

credit by #913

Cawapres Kubu Prabowo Pasti Hadiri Debat Capres vs Capres

debat kedua Pilpres 2019, yang akan diselenggarakan di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, pada 17 Februari Sandiaga Uno,   calon wakil presiden nomor urut 02 disebut akan hadir meskipun debat itu hanya akan mengadu gagasan antara capres. Kedatangan Sandiaga bertujuan agar data memberi energi positif bagi Prabowo Subianto.

“Datang, Pak Sandi akan hadir nanti. Kalau sampai saat ini rencananya Pak Sandi akan hadir di debat kedua,” kata , Dahnil Anzar Simanjuntak, yang merupakan Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga, ketika dimintai keterangannya di Rumah Sriwijaya, Jakarta Selatan, pada hari  Jumat 25 Januari

Diberitakan sebelumnya, peserta debat kedua hanyalah para capres Tanpa didampingi cawapres di atas panggung. Joko Widodo dan Prabowo Subianto sebagai calon pesiden,  akan beradu gagasan dan menyampaikan visi tanpa didampingi cawapres di atas panggung.

Kehadiran Sandi itu, kata Dahnil, dilakukan untuk memberi dukungan kepada Prabowo di panggung debat. Pada debat kedua ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) hanya mementaskan dua capres, yakni Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

Dahnil juga mengemukakan, bahwa Sandiaga memutuskan untuk menghadiri acara debat itu untuk memberi dukungan kepada Prabowo di panggung

“Pak Sandi hadir buat ngasih dukungan, buat memberi energi positif ke Pak Prabowo. Kan memang debatnya antara capres saja,” lanjut Dahnil Anzar Simanjuntak

Tema terkait Lingkungan Hidup, Infrastruktur, Sumber Daya Air, Pangan, dan Energi akan diangkat dalam ajang debat kedua ini. Terkait tema tersebut, maka sejumlah akademisi dan para ahli di bidang tersebut telah diajak Prabowo untuk bertukar pikiran.

“Ya kalau persiapan sudah dari jauh-jauh hari sudah bertemu dengan para ahli, ada dari praktisi, ada dari akademisi. Tapi enggak bisa ya kita sebut siapa-siapanya,” ujar Dahnil menambahkan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan kembali menggelar debat kedua pada 17 Februari mendatang. Debat ini, dipastikan, hanya akan mempertemukan kedua calon presiden saja. Telah diinformasikan, bahwa Ilham Saputra,  Komisioner KPU menytakan, dalam ajang debat pada putaran kedua, calon wakil presiden tidak diwajibkan untuk  hadir

Dalam ajang debat Pilpres 2019 kali ini akan dibagi dalam lima putaran. Pada putaran  debat pertama, calon presiden dan calon wakil presiden menjadi peserta debat. Dalam putaran kedua ini, hanya calon presiden saja yang menjalankan acara debat. Pada putaran ketiga, hanya calon wakil presiden saja

Orang kembali ke dalam podium ajang debat, hanya calon presiden dari masing-masing kubu saja, yang beradu gagasan dalam sesi debat keempat. Sedangkan pada sesi debat ke lima, pasangan capres-cawapres kembali bersama-sama berada di atas podium. Sandiaga Uno adalah Cawapres sesungguhnya yang akan bersama sama mengatasi permasalahan bangsa, Ia bukanlah ban serep atau aksessoris pelengkap belaka

via Cawapres Kubu Prabowo Pasti Hadiri Debat Capres vs Capres

credit by #913

Bawaslu Sependapat Dengan Timses Prabowo : Tidak Ada Kisi Kisi Lagi di Debat Selanjutnya

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mempunyai beberapa strategi untuk menghadapi acara debat Pilpres. Dan strategi itu sama dengan ide Tim Sukses Prabowo-Sandiag Uno yaitu Tidak ada informasi dan kisi-kisi materi debat kepada pasangan calon

“Salah satu rekomendasi kami, KPU tidak harus memberikan informasi dan kisi-kisi materi debat kepada pasangan calon,” ujar Abhan lKetua Bawaslu menjelaskan melalui keterangan tertulis pada hari Sabtu, 19 Januari 2019.

Abhan juga menerangkan, strategi yang dapat dilakukan adalah dengan cara memfasilitasi tempat transit yang sama bagi pasangan calon sebelum pelaksanaan debat oleh KPU. Selain itu, KPU juga dapat menambah koordinasi antar panitia.

“Hal itu untuk menghindari adanya kesalahan dalam mengindentifikasi tamu undangan,” kata Abhan menambahkan.

Abhan juga menghimbau  KPU untuk memberi jaminan, agar acara debat lancar tanpa gangguan, dapat berjalan baik dan tidak menimbulkan keramaian yang berlebihan, misalnya dengan membunyikan suara bel penanda waktu yang dinilai terlalu nyaring atau jawaban pasangan calon tidak diberi penilaian oleh para moderator

“Terakhir, Bawaslu merekomendasikan KPU memastikan proses debat sebagai bagian metode kampanye. Hal ini bisa dilakukan dengan meningkatkan materi debat dalam menyampaikan visi nasional dan tidak menyerang personal calon presiden maupun calon wakil presiden,” kata Abhan lagi

Bawaslu memberi himbauan kepada kedua tim, baik pada Tim Kampanye Nasional Jokowi – Ma’ruf Amin mapupun Badan Pemenangan Nasional Prabowo – Sandiaga agar mereka faham betul, jika debat Pilpres adalah sarana ajang kampanye sehingga harus menguatkan program kerja. Bawaslu juga memberikan pembekalan untuk Tim Kampanye Nasional Jokowi – Ma’ruf Amin dan Badan Pemenangan Nasional Prabowo – Sandiaga, selain pada KPU

Dengan menjaga proses debat berlangsung dengan tertib dan kondusif, maka diharapkan tim pasangan calon dapat mematuhi aturan debat. Selain itu, diharapkan juga para pasangan calon tidak menyerang secara personal calon presiden maupun calon wakil presiden lain, ketika mereka melakukan Kampanye.

“Terakhir, pasangan calon diharapkan memastikan penyampaian materi visi, misi dan program dengan menghindari larangan kampanye sebagaimana diatur dalam peraturan undang-undang,” tutur Abhan, ketika ia  memberikan masukan terkait acara debat Pilpres.

Sebelumnya, Tim Sukses Prabowo-Sandiag Uno mengusulkan agar Tidak ada kisi-kisi materi debat yang dibocorkan kepada pasangan calon presiden. Dan usulan ini sama dengan rekomendasi Bawaslu. Kita berharap ke depannya Juga tidak ada kertas contekan bagi pasangan capres-cawapres agar  rakyat bisa benar benar mendapatkan jawaban murni dari masing masing kubu berupa jawaban yang berasal dari hati nurani

 

via Bawaslu Sependapat Dengan Timses Prabowo : Tidak Ada Kisi Kisi Lagi di Debat Selanjutnya

credit by #913

Prabowo-Sandi Optimis Raih 75% Suara di Jawa Barat

Katrina Levena,  Ketua Sekretariat Bersama (Sekber) Satuan Tugas (Satgas) Cirebon Raya memiliki target, bahwa diwilayahnya perolehan suara Prabowo-Sandi akan mencapai 75 persen suara di jawa barat wilayah , Indramayu, Majalengka dan Kuningan (Ciayumajakuning)

“Harapan saya 75 persen di Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan). Rekan-rekan lain ngambil 90%, tapi saya rasional saja ya,” kata Katrina Levena, ketika ia telah selesai menghadiri Deklarasi dan Pengukuhan Sekber Satgas Cirebon Raya di Hotel Prima Cirebon, Minggu (20/1) seperti dimuat RMOL di wilayah Jawa Barat

Katrina menyatakan, bahwa ia telah mempersiapkan sejumlah strategi politik, agar target tersebut dapat tercapai.

Hal yang paling utama adalah Menjaga dan mengamankan suara di tiap-tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) adalah cara yang sesuai petunjuk Direktorat Satgas BPN untuk menjalankan tupoksi Sekber

“Tupoksinya hanya mengawal suara di TPS-TPS. Kami akan mendata dan menempatkan minimal 10-15 orang per TPS,” tutur Katrina menerangkan

Katrina juga memaparkan, bahwa di wilayah  Sekber Satgas Cirebon Raya kepengurusan dan keanggotaan telah mulai disusun. Malahan, masyarakat terlihat menaruh perhatian. Antusiasme mereka ditunjukkan dengan melibatkan diri diri dalam Satgas Cirebon Raya baik dari Ciayumajakuning

“Elemen yang tergabung adalah ormas-ormas yang merupakan anak dari partai, kemudian LSM-LSM, OKP-OKP, kemudian organisasi profesi yang kebetulan ini sudah ada dari Organisasi Profesi Notaris, kemudian advokat yang mendukung secara pribadi ataupun organisasi,” ujar Katrina memaparkan.

“Hari sebelumnya, ada 20. Tapi hari ini sudah 40 yang mendaftar,” kata Katrina melanjutkan

Katerina juga mengemukakan, di BPN Prabowo-Sandi juga membentuk Direktorat Satgas, selain  dibentuknya Direktorat Relawan

Dengan didampingi oleh para satgas dari kalangan advokat, maka cara kedua, yang akan digunakan sebagai langkah pengamanan suara di TPS. Pendampingan dan upaya hukum bila terjadi kecurangan akan diberikan secara penuh oleh Organisasi Profesi Advokat.

Dengan adanya pembentukan Sekber Satgas Prabowo-Sandi di Cirebon Raya, yang mendapatkan dukungan banyak kalangan, membuat Katrina bersyukur dan merasa bangga Katrina sangat yakin, bahwa Pilpres 2019 di wilayah Ciayumajakuning akan dimenangkan oleh pasangan Prabowo dan Sandiaga

“Itulah istimewanya untuk Prabowo-Sandi dukungan itu sangat kuat dan datang dari masyarakat sendiri,” ucap Katrina menandaskan

Dengan besarnya animo masyarakat Jawa Barat terhadap Prabowo-Sandiaga Uno di pemilihan presiden 2019, Sekretariat Bersama (Sekber) Satuan Tugas (Satgas) Cirebon Raya yakin akan meraih target perolehan suara Prabowo-Sandi sebesar  75 persen dapat diraih di jawa barat wilayah , Indramayu, Majalengka dan Kuningan (Ciayumajakuning)

via Prabowo-Sandi Optimis Raih 75% Suara di Jawa Barat

credit by #913

Debat Pertama, Pabowo-Sandiaga Uno Tampil Kompak, Rivalnya Terlihat Tegang dan Emosional

Debat sesi pertama menyuguhkan penampilan Prabowo dan Sandiaga Uno yang menguasai materi dan tampil lebih kompak. Abdul Fickar Hadjar,  Pakar hukum pidana Universitas Trisakti meihat bahwa terdapat perbedaan yang sangat mencolok  di antara calon presiden nomor urut satu Joko Widodo dan nomor urut dua Prabowo Subianto dalam sudut pansang psikologis, ia melihat Jokowi-Ma’ruf terlihat tegang dan emosional

“Pasangan calon nomor urut satu Jokowi-Ma’ruf terlihat tegang dan emosional,” kata Fickar kepada ketika diwawancara oleh wartawan kami, pada  hari Jumat (18/1/2019). Fickar juga menilai, perasaan dari masing-masing pason terlihat dari gestur defensif dan pertanyaan-pertanyaan yang menyerang Prabowo.

suasana psikologis paling kelihatan pada calon presiden pertahana, ketika pihak Prabowo melemparkan pertanyaan dan konfirmasi beberapa realitas penegakan hukum selama Jokowi menjabat.

Saat debat, Prabowo sempat diingatkan moderator debat Ira Koesno agar tak memotong giliran bicara Jokowi. Prabowo lantas tersenyum dan berjoget untuk mencairkan suasana. Sandiaga Uno yang berdiri di samping prabowo itu langsung memijat-mijat pundak Prabowo.

Di pihak lain, Ubedilah Badrun, seorang analis sosial politik dari Universitas Islam Indonesia (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menyoroti capres yang menaikkan intonasi nada berbicara. Mnurutnya , Jokowi nampak emosi terlihat pada intonasi bicara yang bernada tinggi dan menggunakan diksi menyerang

“Pada Jokowi nampak emosi terlihat pada intonasi bicaranya yang bernada tinggi dan menggunakan diksi yang cenderung menyerang,” ujar Ubedilah ketika ia diwawancarai, pada hari Jumat (18/1/2019).

Ubedilah Badrun juga mengatakan prabowo menggunakan intonasi saat ia berbicara. Akan tetapi, Prabowo tidak membalas menggunakan diksi-diksi serangan

“Prabowo nampak lebih rileks dibanding Jokowi meski sedikit naik tensi emosinya terutama ketika menegaskan gagasanya,” kata Ubedilah memaparkan

Selain itu, Ubedilah juga menilai  perbedaan model kekompakan antara kedua pasangan calon. Ia menilai di sesi pertama dan ketiga debat pasangan Jokowi-Ma’ruf terlihat  kurang kompak

“Ketidakkompakan itu karena dominasi Jokowi. Ma’ruf terlihat sama sekali tidak berbicara, hanya sedikit kalimat persetujuan pada pernyataan Jokowi. Baru dua sesi terakhir Ma’ruf menyampaikan pandanganya,” ujar Ubedilah memaparkan.

Kemudian, Ubedillah memaparkan, dengan melihat Prabowo-Sandi, mereka mampu berbagi waktu untuk menyampaikan pendapatnya. Keduanya kompak pada sesi pertama dan kedua debat..

“Secara umum terlihat ada sikap berbagi waktu secara proporsional di antara keduanya,” katanya menambahkan

Sikap prabowo-sandiaga uno yang tampil kompak sangat berbeda sekali dengan rivalnya yang tampil agak emosional dilihat dari intonasi nada berbicaranya. Hal ini tentu membuat kita yakin capres mana yang akan bisa kompak mebentuk kabinet menteri yang kompak dan saling berkolaborasi membangun Indonesia.

via Debat Pertama, Pabowo-Sandiaga Uno Tampil Kompak, Rivalnya Terlihat Tegang dan Emosional

credit by #913

Hanya Tawarkan Solusi, Prabowo Tampil Santun Tanpa Ada serangan ke Personal

Ferdinand Hutahaean,  Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan capres cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno beranggapan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno dapat terlihat lebih santai dan santun pada debat perdana calon presiden dan calon wakil presiden. Prabowo-Sandiaga Uno menjadikan debat capres sebagai arena menawarkan solusi permasalahan bangsa, tanpa menyerang personal ataupun kebijakan partai rival Politik

Calon presiden pertahana, Jokowi beberapa kali mempertanyakan komitmen dan konsistensi Prabowo dengan isu pemberantasan korupsi dan keterlibatan perempuan, dalam acara debat perdana tersebut. Joko Widodo menilai, bahwa pada Partai Gerindra, kaum perempuan belum banyak dilibatkan oleh Prabowo sebagai ketua partai. Joko Widodo juga melihat, bahwa para mantan narapidana kasus korupsi masih dicalonkan sebagai caleg oleh calon presdien 02 itu

“Pertanyaannya terkait Gerindra,” ujar Ferdinand ketika dimintai keterangan oeh pihak kami, pada hari Jumat 18 Januari 2019

Terkait isu yang ditanyakan Jokowi, tentu saja calon presdien 02, Prabowo menyampaikan pembelaannya. Jokowi. tentu saja mendapat serangan balik dari Prabowo, yan juga dikena sebagai Mantan Komandan Jendral Kopassus itu. Ferdianan juga menilai, bahwa Prabowo memang terlihat lebih santun pada acara debat perdana itu.

“Sementara itu Prabowo dan Sandi tampil lebih santun, ramah dan senyum serta tidak agresif dan tidak terlihat kasar. Inilah yang membedakan,” ujar Ferdinan mengungkapkan.

Acara debat kali juga dinilai oleh Ferdinand Hutahaean, politisi Partai Demokrat, juga menilai belum memasuki subtansi gagasan. Ia lebih menyoroti karakter dari para calon presiden dan calon wakil presiden saja.

Mahkamah Agung sebagai lembaga peradilan tertinggi di negeri ini sudah mengeluarkan peraturan bahwa eks napi korupsi boleh maju sebagai caleg. Partai gerindra sebagai partai yang taat aturan hukum negara, tidak semena mena melarang eks koruptor maju sebagai caleg. Apabila hal tersebut dilakukan, maka partai Gerindra akan tercatat sebagai partai yang semena mena dan tentunya akan dimusihi Rakyat.

Ajang Debat seharusnya menjadi sarana untuk memperkenalkan solusi bagi permasalahan yang dihadpi bangsa, bukan ajang untuk menyerang secara personal ataupun kebijakan partai. Apalagi kebijakan partai itu hanya menuruto peraturan yang berlaku di negara ini. Karena itu Prabowo Subianto Hanya Tawarkan Solusi, tetap Tampil Santun Tanpa Ada serangan ke Personal dan Partai Rival Politik.

 

via Hanya Tawarkan Solusi, Prabowo Tampil Santun Tanpa Ada serangan ke Personal

credit by #913

Pembacaan Visi Misi Kampanye Prabowo-Sandiaga Diprotes, Karena Diduga Ada Unsur Kampanye??

Bawaslu dan KPU dipersilahkan Sandiaga Uno, untuk mengadakan pengecekan  ada-tidaknya pelanggaran kampanye dalam penyampaian visi-misi Prabowo Subianto selaku calon presiden (capres) nomor urut 02 yang disiarkan sejumlah stasiun televisi (TV). Pemaparan Visi Misi Capres Prabowo-Sandiaga seharusnya difasilitasi KPU, tidak dilepas sendiri sendiri. Namun pembacaan Visi Misi  Kampanye Prabowo-Sandiaga menuai protes dari segelintir pihak, Karena Diduga Ada Unsur Kampanye. Lalu Visi Misi Kampanye seperti apa yang tidak mengandung unsur kampanye??

“Silakan saja diproses,” ujar Sandiaga Uno, ketika dimintai keterangan oleh  wartawan kami di kawasanBulungan, Jakarta Selatan, pada hari Rabu (16/1/2019).

Sandiaga beranggapan, bahwa dalam hal penyampaian visi dan misi mereka, Sandiaga beserta dengan Prabowo berusaha untuk malakukan apa yang menjadi tuntutan mesyarakat. Sandiaga juga menilai, bahwa masyarakat juga memberikan tanggapan yang psoitif atas apa yang mereka lakukan

“Dan ini yang sebetulnya mestinya difasilitasi oleh KPU. Tapi satu dan lain hal tidak difasilitasi akhirnya kami melakukannya sendiri sebagai jawaban dari pada tuntutan masyarakat,” ujar Sandiaga memaparkan.

“Kami yakin bahwa visi-misi ini sudah ditunggu oleh rakyat dan kami berterima kasih kepada Kompas, CNN, dan tvOne yang sudah menyiarkan, dan kalau tidak salah ini mendapatkan respons positif dari masyarakat,” kata Sandiaga menambahkan

Sandiaga juga menerangkan , bahwa seluruh rakyat Indonesia harus mengetahui siapa sebenarnya para calon pemimpin, yang akan mereka pilih untuk memimpin bangsa ini dalam lima tahun yang akan datang. Selain itu, mereka juga harus mengetahui apa saja pemikiran dari para calon pemimpin untuk dapat memajukan bangsa ini.

“Kalau kita fokus di hal yang remeh-temeh, padahal masyarakat memerlukan visi-misi. Ini akan lari dari esensi pemilu kita yang sebetulnya ingin membantu masyarakat memilih pemimpin mereka lima tahun ke depan,” ujar Sandiaga menjelaskan

Sebelumnya, Arief Budiman, selaku Ketua KPU menyatakan, bahwa dirinya  telah mendiskusikan permasalahan potensi pelanggaran kampanye di luar jadwal dalam penyampaian visi-misi Prabowo yang disiarkan sejumlah stasiun TV bersama .

“Kalau curi start kampanye ditanyakan ke teman-teman Bawaslu dulu. Kalau kita kan nanti kita pelajari dululah memenuhi unsur kampanye atau tidak, kemudian masuk kategori apa, nanti dicek dulu,” ujar Arief, ketika diwawancara oleh pihak kami di kantornya, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (15/1).

via Pembacaan Visi Misi Kampanye Prabowo-Sandiaga Diprotes, Karena Diduga Ada Unsur Kampanye??

credit by #913