Tim Sukses Prabowo-Sandiaga : Demokrasi Kita Sedang Dalam Ujian, Kebebasan Berekspresi Rasanya Kian Mahal

Prabowo Subianto, sebagai calon presiden 02 membahas terkait kasus hate speech yang dilakukan oleh Ahmad Dhani. Saat ini Ahmad Dhani sudah divonis 1,5 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). Namun, kini hukuman itu sudah dikorting 6 bulan oleh Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta. Habiburrokhman mengatakan bahwa Demokrasi Kita Sedang Dalam Ujian, Kebebasan Berekspresi Rasanya Kian Mahal

“Saya terus terang saja, saya nggak mengerti salahnya Ahmad Dhani. Mana delik kesalahannya saya tidak mengerti,” ujar Prabowo memaparkan ketika memberikan pembekalan pada pendukugnya di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Jumat 15 Mret 2019

Keputusan hakim yang menjatuhkan vonis terhadap Dhani disindir oleh Prabowo. Prabowo mengharapkan, hakim yang memvonis Dhani akan sadar atas kezhalimannya.

“Semoga hakim yang menjatuhkan keputusan itu semoga dia bisa tidur dengan nyenyak tiap malam. Semoga dia cepat sadar bahwa yang dia lakukan adalah zalim,” kata Prabowo menerangkan.

Seperti yag telah diinformasikan, cuitan Dhani menggiring dirinya ke meja hijau. Hakim PN Jaksel memvonis Dhani 1,5 tahun penjara, pada tanggal 28 Januari 2019 lalu

Dhani mengajukan banding ke PT Jakarta, karena ia tidak terima apda putusan itu. Dari 1,5 tahun penjara menjadi 1 tahun penjara adalah hasil dari pengurangan mengurangi masa hukuman terdakwa Ahmad Dhani, sebagai hukuman kasus ujaran kebencian itu Hakim tinggi Ester Siregar dengan dibantu anggota M Yusuf dan Hidayat merupakan hakim yang mengetuk palu ketika menjatuhkan vonis pada Dhani.

Langkah Ahmad Dhani yang akan mengajukan kasasi setelah Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta mendapat dukungan dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Hasil dari kasasi itu adalah pengurangan masa hukuman Ahmad Dhani dari 1,5 tahun penjara menjadi 1 tahun penjara.

“Ya tentu kami akan ajukan kasasi, karena jika merujuk pada fakta persisangan Ahmad Dhani seharusnya bebas,” kata Habiburokhman, sebagai anggota Direktorat Advokasi BPN, , ketika diwawancarai, pada Kamis 15 Maret 2019

Habiburokhman pun menyatakan dengan tegasi sekali lagi, sehubungan dengan kasus ujaran kebencian yang menjeratnya, ia melihat, Ahmad Dhani tidak memiliki unsur pelanggaran pidana. Maka dari itu, ia juga menilai, bahwa sudah seharusnya Dhani dibebaskan

“Sejatinya kami tak rela satu hari pun Mas Dhani ditahan, karena menurut kami perbuatan beliau tidak memenuhi unsur pelanggaran pidana,” kata Habiburokhman lagi

Lalu, terkait kasus Ahmad Dhani., ia memberikan kritik mendalam pada iklim demokrasi yang sedang terjadi saat ini

“Demokrasi kita saat ini sedang dalam ujian, kebebasan berekspresi dan menyampaikan pendapat rasanya kian mahal,” ujar Habiburokhman yang tergabung dalam Tim Sukses Prabowo-Sandiaga Uno

via Tim Sukses Prabowo-Sandiaga : Demokrasi Kita Sedang Dalam Ujian, Kebebasan Berekspresi Rasanya Kian Mahal

credit by #913

Prabowo-Sandi dan Partai Demokrat Akan Intensifkan Kampanye

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY),  Ketua Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat menemui calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto., untuk mengadakan pertemuan tertutup yang membahas kampanye intensif antara  Prabowo-Sandi dan Partai Demokrat . pertemuan ini diselenggarakan di kediaman Prabowo yang terletak di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, pada hari Kamis 14 Maret 2019

Sementara itu, Ni Luh Putu Caosa Indryan, yang merupakan Chief Communication Office The Yudhoyono Institute, membenarkan soal pertemuan tersebut. Ia menyatakan, bahwa pertemuan itu akan dilaksanakan setelah shalat Magrib

“Betul, habis magrib nanti perkiraan,” kata Caosa menjelaskan, ketika ia dimintai keterangannya oleh pihak kami.

Caosa juga mengemukakan, bahwa pertemuan AHA dan sang Ketua Umum partai Gerindra, Prabowo Subianto akan dilaksanakan di rumah Prrabowo, yang terletak di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan

“Di Kertanegara,” ujar Caosa menambahkan

Sebelumnya, Prabowo juga terlihat tiba di rumahnya, setelah ia baru saja selesai melakukan kampanye di Jambi. AHY tiba di kediaman Prabowo sekitar pukul 19.12 WIB, dari pantauan pihak kami. Dahnil Anzar, Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, yang mengemukakan  Simanjuntak mengemukakan bahwa keduanya akan saling berkoordinasi dan berkonsolidasi terkait pembagian wilayah kampanye di ajang Pilpres 2019.

“Nanti juga berbagi tugas intensitas kampanye Mas AHY akan dimana, mungkin di Jawa Timur, [Jawa] Tengah, dan beberapa tempat,” tutur Dahnil lagi

Akan tetapi, Dahnil tidak mengemukakan secara detail, prihal pertamuan itu. Dahnil menambahkan, hal yang pasti adalah banyak pertemuan sudah banyak dilakukan oleh Prabowo, Sandi, AHY, maupun petinggi partai koalisi lain, walau merea tidak pernah mempublikasikannya ke media massa.

“Sering sekali tidak semua agenda dipublikasikan ke media, Pak Prabowo dan Bang Sandi seringkali berkordinasi dengan partai politik, ketua umum, sekjen, melakukan diskusi di sini atau di Hambalang,” tutur Dahnil menjelaskan.

Dalam kesempatan itu, kemudian, dalam memenangkan Prabowo-Sandi Dahnil juga memastikan semua partai koalisi bekerja bersama dan bahu membahu.

“Semua partai pendukung Prabowo bekerja semua, temen-temen partai politik kompak karena memang koalisi Pak Prabowo dan Sandi ini unik. Jadi kita yakin di waktu yang tinggal 30 harian ini partai politik semakin intensif termasuk Demokrat,” kata Dahnil menambahkan

 

via Prabowo-Sandi dan Partai Demokrat Akan Intensifkan Kampanye

credit by #913

Prabowo : Kita Tidak Mau Jadi Bangsa Kacung. Kita Harus Memiliki Masa Depan Yang Lebih Baik

Pada 17 April mendatang merupakan pesta kemerdekaan bagi rakyat Indonesia. Hal itu dikemukakan oleh Prabowo Subianto, selaku calon presiden (capres) RI nomor urut 02. Untuk menjaga agar tidak terjadi kecurangan, maka ia mengajak semua pendukungnya tempat pemungutan suara (TPS) pada 17 April 2019. Prabowo menegaskan bahwa bangsa indonesia tidak mau menjadi bangsa kacung dan bangsa indonesia harus memiliki masa depan yang lebih baik

Prabowo Subianto, yang merupakan Calon presiden nomor urut 02 sangat yakin di Kepulauan Riau, dirinya mampu untuk meraih kemenangan. Ketika berkampanye di Batam, Kepulauan Riau, pada hari Rabu 13 Maret 2019, Prabowo menyampaikan hal itu dalam pidatonya

“Nanti pas 17 April datang ke TPS, bawa tiker, bawa lontong, ketupat, dan arem-arem. Anggap saja nanti 17 April 2019 adalah lebaran kemerdekaan kita,” ujar Prabowo, ketika berpidaro di Mega Wisata Ocarina, Batam, dilansir melalui keterangan tertulis, pada hari Rabu (13/3)..

Massa pendukung yang memadati kawasan wisata Ocarina menyambut kedatangan Prabowo di Batam. Sebenanya, Prabowo dijadwalkan tiba di Batam pukul 14.00 WIB, akan tetapi, masyarakat sudah mulai berdatangan sejak pukul 11.00 WIB.Dengan melihat sambutan masyarakat yang terus memujanya sejak awal kedatangan, Prabowo menyatakan, bahwa dirinya sangat terharu.

“Saya di atas mobil lihat wajah dan mata kalian. Saya semakin tekad, saya semakin tegar, semakin bulat di hati saya, saya akan membela rakyat dengan segala risiko,” seru Prabowo menegaskan

Kemudian, untuk membangun pemerintahan yang bersih dari korupsi, maka Prabowo menyatakan dirinya sudah bertekad kuat. Jika nanti dirinya sudah diberikan mandat oleh rakyat, maka Prabowo yang juga dikenal sebagai mantan Danjen Kopassus itu akan membentuk kelompok kerja untuk menurunkan harga listrik dan sembilan bahan pokok, serta membangun ratusan pabrik baru, membuat mobil, kapal, pesawat, dan motor buatan Indonesia.

“Kami ingin kembalikan kekayaan Indonesia. Kami ingin Indonesia menang. Saya bersaksi saya bersumpah saya akan membela kalian semua,” ujar Prabowo menjelaskan, yang langsung disambut  pendukungnya.

Prabowo dengan tegas menyatakan, bahwa untuk kehidupan yang lebih baik, dirinya siap bekerja keras. Ia ingin bangsa Indonesia tidak menjadi budak dari bangsa lain.

“Kita tidak mau jadi bangsa kacung. Kita harus memiliki masa depan yang lebih baik,” ujar Prabowo dengan nada tegas.

via Prabowo : Kita Tidak Mau Jadi Bangsa Kacung. Kita Harus Memiliki Masa Depan Yang Lebih Baik

credit by #913

Eletabilitas Prabowo Lebih Tinggi Dan Valid Di Google Trend, Ketimbang Lembaga Survei Bayaran

Berdasarkan mesin pencarian Google Trends, maka Badan Pemenangan Nasional Koalisi Indonesia Adil Makmur mengklaim bahwa elektabilitas yang didapat oleh pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul 67%. Mreka berpendapat, bahwa dibandingkan beberapa lembaga survei bayaran, mereka lebih percaya pada hasil google trend yang dinilai lebih valid ini.

Terkait hal itu, maka Ferry Juliantono, selaku  Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) mengemuakan, karena Google lebih mampu mengelaborasi pemilih yang belum menentukan sikap, maka ia dan juga timnya lebih yakin dengan hasil tersebut

Ferry Juliantono, yang juga dikenal sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra mengemukakan, bahwa perolehan suara

Malahan, ia menilai, bahwa perhitungan suara yang dilakuakn oleh Google melalui ‘google trend’ terhadap para pasangan calon lebih bisa dipercaya daripada lembaga survei

“Google trend sekarang lebih mampu (akurat) daripada lembaga survei. Misal anda ditanya pilih siapa tapi tidak jawab, di lembaga survei masuk undecided voters, tapi google beda. Dia melihat aktivitasnya di internet, di media sosial,” katanya menjelaskan, ketika ia menghadiri acara diskusi ‘Tolak Money Politics’ yag diselenggarakan di Kantor Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, pda hari Selasa 12 Maret 2019

Saat ini, perolehan suara Prabowo-Sandi mencapai 67 persen. Hal itu dikemukakan Ferry. Hal ini dapat dilihat dari google trend. Ia pun mengemukakan contoh, yaitu Pemilu Amerika Serikat 2016 lalu di mana Donald Trump menang setelah unggul di google trend. Hal ini sama persis apa yang terjadi pada Prabowo-Sandi saat ini.

“Di Amerika seluruh lembaga survei menyatakan Hillary Clinton akan menang, namun sejak awal google trend menyatakan Donald Trump menang, dan kita lihat hasilnya sekarang,” ujar Ferry menegaskan

Ferry juga mengaharapkan, hal itu juga dapat berlaku pada Prabowo-Sandi.

“Problem sekarang kegagalan lembaga survei mengelaborasi yang namanya undecided voters itu. Apalagi dengan metode yang tidak diperbaharui, mereka akan gagal menangkap yang namanya undecided voters,” kata Ferry, ketika diwawancara  di Jakarta, pada hari Selasa 12 Maret 2019

Oleh karena jumlahnya masih terlihat 17% sampai 20%, maka ia menyarankan agar lembaga memperbarui metode penelitian agar dapat menyimpulkan masyarakat yang menjadi pemilih yang belum menentukan pilihan

“Mudah-mudahan tanggal 17 April 2019 hasil google trend juga benar di Indonesia,” Kata Fery menandaskan

“Pada saat undecided voters besar, lembaga survei itu tidak bisa menarik kesimpulan, karena terlalu cepat akan melahirkan sebuah pendapat yg sumir. Sedangkan di sisi lain kita akses google trend yang lebih mampu menangkap pemilih yang ketika disurvei tidak mau mengaku,” tutur Ferry menambahkan penjelasannya

Eletabilitas Prabowo-sandiaga uno mendapatkan hasil yang Lebih Tinggi Dan tentunya lebih Valid Di Google Trend, Ketimbang Lembaga Survei Bayaran yang ditengarai dipesan pihak tertentu. Seperti terjadi pada pemilu di amerika serikat beberapa waktu lalu, ketika sejumlah lembaga survei memenangkan rival trump, tetapi google trend berpihak ke kubu trump dan akhirnya Donald Trump terpilih sebagai presiden amerika serikat

via Eletabilitas Prabowo Lebih Tinggi Dan Valid Di Google Trend, Ketimbang Lembaga Survei Bayaran

credit by #913

Partai Demokrat Sampaikan Rekomendasi Untuk Pasangan Prabowo-Sandiaga Uno

Mukhamad Misbakhun, yang dikenal sebagai  Politikus Partai Golkar memebrikan kritik pidato Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY, yang merupakan Komandan Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat (Kogasma PD). Pidato itu berisi rekomendasi untuk presiden Selanjutnya yang saat ini menjadi koalisinya yaitu Prabowo-Sandiaga Uno.

“Rekomendasi-rekomendasi yang disampaikan AHY untuk presiden mendatang rasanya terlalu prematur, mengingat kontestasi pemilihan presiden saat ini sedang berlangsung,” katar Misbakhun melalui layanan pesan, Sabtu 2 Maret 2019.

Mukhamad Misbakhun, selaku Legislator Golkar itu mengungkapkan, jika AHY menyampaikan rekomendasi politiknya kepada Prabowo Subianto – Sandiaga S Uno, maka hal itu akan terlihat lebih baik. Ia menilai, terlebih, PD merupakan salah satu anggota koalisi partai pengusung duet bernomor urut 02 itu.

“Rasanya akan lebih elok jika rekomendasi dari anggota koalisi partai pendukung diberikan kepada Prabowo-Sandi. Masukkan rekomendasi AHY itu sebagai bagian dari program-program kerja dalam kampanye bersama,” kata Misbakhun tandas.

Kemudian,sebagai pengusung Prabowo – Sandi, orasi politik AHY di panggung megah yang disiarkan langsung oleh televisi justru mencerminkan kekuatan besar PD. partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu, memunculkan kesan koalisi pengusung Prabowo – Sandi memiliki rekan partai yang besar yaitu partai demokrat.

Banyak persoalan yang dihadapi Indonesia, AHY menunjukkan PD peduli akan kondisi bangsa. untuk mencapai cita-cita besar rakyat Indonesia, partai politik adalah sebagai alat perjuangan. tidak terlena akan kemajuan dan hal hal teknis, tapi tetap fokus kepada masalah bangsa

“Di saat paslon capres dan cawapres sudah bicara biodiesel dan B20, bicara unicorn dan Palapa Ring sebagai infrastrukturnya, Partai Demokrat masih berkutat membicarakan masalah, bukan solusi. Masih sangat umum, global dan jauh dari detil teknis penyelesaian masalahnya,” ujar Misbakhun.

Kemudian, AHY yang dibimbing langsung oleh presiden SBY seumur hidupnya dirasa sejajar dengan tokoh tokoh bangsa yang lain. Tindakan SBY sudah tepat dengan mengajak AHY putra kesayangannya untuk terjun lebih dalam mengatasi permasalahan bangsa dan mengingatkan pemimpin bangsa untuk tidak melupakan masalah yang saat ini dihadapi bangsa Indonesia. Karenanya AHY menyampaikan pidato politiknya berisi rekomendasi untuk presiden Selanjutnya yang saat ini menjadi koalisinya yaitu Prabowo-Sandiaga Uno.

 

 

 

via Partai Demokrat Sampaikan Rekomendasi Untuk Pasangan Prabowo-Sandiaga Uno

credit by #913

Partai Demokrat Tidak Main Dua Kaki, Hanya Dukung Prabowo-Sandiaga Uno

Pada hari Jumat malam 1 Maret 2019 Putu Rudana, yang dikenal sebagai Deputi Bidang Media Kogasma memaparkan alasan disampaikannya pidato politik Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), pidato itu bertujuan agar kader Partai Demokrat agar tetap dapat memaksimalkan kinerja menjelang hari pencoblosan, dan disampaikan hanya di depan para kader Partai Demokrat. Putu Rudana menegaskan Partai Demokrat Tidak Main Dua Kaki, Partai Demokrat  hanya mendukung Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno

Atas tudingan, bahwa di dalam Pemilu 2019 Demokrat bermain dua kaki di dalam Pemilu 2019, karena AHY tidak menyebut nama pasangan Prabowo – Sandi pun ditepis oleh Putu. Hal ini disebabkan, karena sudah jelas, bahwa  dukungan resmi Partai Demokrat diberikan kepada pasangan nomor urut 02 tersebut

“Tidak. Tidak ada dua kaki. Kami kan secara resmi sudah mendukung Pak Prabowo dan Mas Sandi. Jadi, tidak perlu lagi ditegaskan secara tersurat untuk pidato tadi malam,” ujar Putu dengan tegas.

Lalu,  dalam pidatonya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sebagai Panglima pemenangan Partai Demokrat mengemukakan, bahwa ia menargetkan , bahwa perolehan suara partainya harus lebih baik dari 2014, yang hanya mendapat10,9 persen atau 12.728.913 suara pemilih. Dalam pidatonya, AHY juga menatakan, tentang hasil elektabilitas yang  berdasarkan hasil survei internal Partai Demokrat dan ulasan kemajuan di setiap bulannya.

“Kami menentukan target awal, kan setiap bulan harus di-review. Per hari ini kami berharap, kalau bisa menuju ke 15 persen,” ujar AHY, ketika dimintai keterangan di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu 2 Maret 2019

Walau demikian, AHY tetap berpikiran realistis, bahwa setidaknya Partai Demokrat bisa selesai dengan perolehan suara seperti Pemilu sebelumnya, walau Bila target yang telah dicanangkan tidak tercapai

Selain Dahnil Anzar Simanjuntak, Riza Patria, yanng merupakan Juru Debat BPN Prabowo-Sandiaga jyga yakin pada hal yang sama. Malahan Riza mengemukakan, bahwa untuk Prabowolah pidato politik AHY jelas ditujukan.

“Banyak sekali yang disampaikan Pak AHY, detail itu soal program-program, subsidi yang dicabut. Itu artinya yang dimaksud Pak AHY itu adalah ke depan kalau Pak Prabowo jadi presiden jangan seperti Pak Jokowi, gitu loh,” kata Riza menerangkan lebih lanjut

Dari pihak BPN, Dahnil Anzar mengemukakan, bahwa BPN Prabowo-Sandiaga sama sekali tidak meragukan kesetiaan Partai Demokrat. BPN yakin PD mendukung sepenuhnya pasangan capres-cawapres nomor urut 02 itu.

“Saya kira sikap Mas AHY dan Demokrat sudah jelas. Tentu, sikap Demokrat kan sudah jelas mendukung Pak Prabowo dan Sandi,” tutur Dahnil menerangkan sikap politik Partai Demokrat yang tidak main dua kaki

 

 

via Partai Demokrat Tidak Main Dua Kaki, Hanya Dukung Prabowo-Sandiaga Uno

credit by #913

Sudah Tiga Kali Ikut Pemilu, Prabowo Masih Saja Dituduh Tidak Demokratis

Prabowo Subianto, selaku Calon Presiden 02 mengemukakan, atas fitnah yang menyatakan dirinya ingin melakukan kudeta, saat ini ia menyasal mengapa ia tidak melakukannya saja. Di acara Deklarasi GPK Jateng DIY, saat berada di depan pendukungnya Prabowo menyampaikan hal itu. selain itu ia pun bingung dengan pihak-pihak yang menuduhnya tidak demokratis. Padahal Prabowo Subianto sudah tiga kali ikut kontestasi pemilu, yang merupakan ajang pemilihan pemimpin ala negara demokrasi.

Secara live oleh channel YouTube Gerindra TV pidato Prabowo terkait masalah itu juga diunggah. Pada awalnya, Prabowo mengucap syukur pada Allah Ta’ala, dalam pidatonya tersebut.  Ia sangat bersyukur, karena Allah selalu menyelamatkannya, baik di saat perang maupun keadaan yang sulit.

“Saya berkali-kali menerima hidayah dari yang Maha Kuasa, di daerah perang saya selalu diselamatkan, dikepung bisa lolos, terus menerus diberi keberhasilan, kemenangan,” kata Prabowo lagi.

Kemudian, Prabowo, yang juga dikenal sebagai Ketua Umum Gerindra ini menyatakan, bahwa ia pernah kena fitnah. Fitnah itu menyatakan bahwa dirinya akan melakukan kudeta.

“Pernah saya menyesal kok enggak saya lakukan kudeta itu. Ya kan?.” kata Prabowo menambahkan.

“Enggak melaksanakan, dituduh melaksanakan, lebih baik saya laksanakan saja sekalian,” ujar Prabowo menambahkan

Para pendukung Prabowo ini langsung menyambut pernyataan Prabowo tersebut, dengan sorak sorai. Sebagai Informasi, dalam beberapa kali pidatonya Prabowo itu sering membawakan pidatonya dalam menyertakan gaya bercandanya.

“Orang sabar itu disayang Allah SWT. Prabowo sekarang sudah sabar. Harusnya kudeta dulu. Eh, enggak-enggak ini joke,” ucap Prabowo dengan nada berkelekar, lalu ia pun tertawa.

“Saya sudah tiga kali ikut pemilu. Mungkin kalau sekarang ikut lagi yang keempat kali. Tapi tetap dibilang Prabowo ini tidak demokratis. Prabowo ini bakat-bakat diktator. Dulu saya dituduh mau kudeta. Mau kudeta,” kata Prabowo menambahkan.

Tuduhan kudeta pada era awal reformasi kepada prabowo sangat tidak masuk akal, sebab sebagai seorang perwira militer ia faham betul hasil sebuah pemerintahan kudeta tidak akan mendapat legitimasi dari dunia. terlebih saat itu Indonesia sedang terpuruk di bidang ekonomi yang membutuhkan uluran tangan dunia. Citra Indonesia sebagai negara demokratis harus dipertahankan agar mendapat legitimasi dari negara negara di dunia. dan tuduhan itu masih saja melekat sampai sekaang. meskipun Prabowo subianto sudah mengikuti tiga kali Pemilu

via Sudah Tiga Kali Ikut Pemilu, Prabowo Masih Saja Dituduh Tidak Demokratis

credit by #913

Prabowo Terima Dukungan Dari PPP Hasil Muktamar, Bukan Hasil Akal-Akalan

Arsul Sani, yang dikenal sebagai Sekjen PPP menyatakan, bahwa Prabowo Subianto merupakan orang yang tidak memahami permasalahan hukum. Hal ini disebabkan, karena Prabowo juga mengatakan bahwa dirinya mendapat dukungan sah dari pengurus PPP yang dibentuk berdasarkan hasil muktamar, bukan hasil akal-akalan

“Ya, bukan Pak Prabowo nggak paham hukum, tapi memang sudah menjadi rahasia umum bahwa PPP itu saat ini ada dua kubu,” kata Andre Rosiade,, yang merupakan juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga menjelaskan, ketika dimintai keterangannya oelh  wartawan, pada hari Kamis 28 Februari 2019

Andre Rosaide mengemukakan, di Temanggung, Jawa Tengah, dukungan yang diberikan PPP adalah suatu bukti nyata, dan tidak seorang pun yang dapat membantahnya. Kemudian Andre Rosaide juga mengemukakan, karena mendukung pemerintahan Joko Widodo (Jokowi), maka kubu Ketum Romahurmuziy (Rommy) mendapatkan legalitas, bahwa seluruh pihaknya semua sudah  memberi dukungan pada capres jagoannya

“Bahwasanya PPP yang memberikan dukungan kepada Pak Prabowo itu tidak mendapatkan legalitas, itu soal lain. Karena kita tahu, yang kubu sebelah sana mendapatkan legalitas, karena mendukung pemerintah Jokowi, yang sebelah sini, tidak mendukung pemerintah Pak Jokowi,” tutur Andre Rosaide menjelaskan

Disamping itu semua, Andre Rosaide mengemukakan, terhadap setiap dukungan yang diberikan dari golongan mana pun, apa yang dilakukan Prabowo merupakan bentuk penghargaannya

“Yang jelas kita mengapresiasi segala bentuk dukungan terhadap Prabowo,” ujar Andre menerangkan

Prabowo, sebelumnya membenarkan hasil muktamar, dirinya mendapatkan dukungan dari PPP. Di Temanggung, Jawa Tengah (Jateng), deklarasi dukungan PPP diselenggarakan. Prabowo juga menerangkan, berkat dukungan sejumlah, seperti PAN, PKS, Gerindra, Demokrat, dan Berkarya, maka di Pilpres 2019 dirinya maju sebagai capres

Akan tetapi, Prabowo menyatakan, bahwa dirinya mendapatkan dukungan kembali mendekati pemilu. Saat ini, dukungan itu datang dari PPP, sebuah partai yang berlambangkan Ka’bah Prabowo menegaskan, PPP yang mendukungnya adalah hasil muktamar, bukan PPP akal-akalan.

“Baru tadi siang saya menerima deklarasi dari PPP,” ujar Prabowo menegaskan.

“Jadi PPP hasil muktamar, bukan hasil akal-akalan,” kata Prabowo menambahkan

via Prabowo Terima Dukungan Dari PPP Hasil Muktamar, Bukan Hasil Akal-Akalan

credit by #913

Prabowo : Tidak Boleh Kampanye di Pesantren, Makanya Saya Tidak Minta Dukungan Tapi Dalam Hati Berharap, Boleh Yaa..

Dengan beberapa ulama dan pengasuh pondok pesantren, di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Selasa (26/2/2019). Prabowo Subianto, sebagai Calon presiden RI nomor urut 02 berkunjung untuk bersilahturahim. Prabowo mengatakan bahwa dirinya tidak boleh berkampanye di lingkungan pendidikan seperti pesantren, sehingga ia tidak berani meminta dukungan meskipun dalam hatinya berharap memperoleh dukungan.

Oleh ribuan santri dan dewan pengasuh pesantren, Kiai Moh Thohir Ali Zain, Prabowo disambut dengan penuh suka cita. Pada awal sambutannya, sebagai calon presiden, Prabowo menytakan, ahwa dirinya harus mematuhi undang-undang Oleh karena dilarang melakukan kampanye di lingkungan lembaga pendidikan, maka dirinya tidak pernah mau minta dukungan

“Tidak boleh kampanye di lingkungan pendidikan. Makanya, saya tidak minta saudara-saudara memilih saya,” ujar Prabowo. Baca juga: BPN Prabowo-Sandi Khawatir Pemilu 2019 Tidak Berjalan Luber dan Jurdil Ucapannya itu, diulang-ulang oleh Prabowo. Bahkan, pihaknya meminta kepada para media, para intelijen yang hadir untuk merekam pernyataannya. “Prabowo tidak minta dukungan kalian. Tapi kalau dalam hati, boleh berharap. Minta doa kiai boleh. Jadi tidak boleh kampanye,” katanya lagi

Karena tidak boleh kampanye, Prabowo menyampaikan tentang kondisi bangsa Indonesia saat ini. Menurutnya, bangsa Indonesia harus tangguh dan terhormat. Sisa hidupnya, sudah diwakafkan untuk bangsa. “Saya berdoa, beri kesempatan untuk berbakti kepada bangsa.

“Saya ingin rakyat gembira, dapat pekerjaan yang layak. Ibu-ibu tidak menangis karena anak-anaknya kelaparan,” ujar Prabowo, sebagai mantan Komandan Jendral Kopassus ini menjelaskan. Keinginan Prabowo tersebut menjadi harapannya sebelum dirinya dipanggil menghadap Allah.

Bawaslu melarang  sekolah dan pesantren menjadi tempat kampanye. ditegaskan oleh Rahmat Bagja, anggota Bawaslu, sebagai tanggapan atas pernyataan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo bahwa kampanye di sekolah dan pesanter adalah terlarang  kecuali jika pesantren itu tidak menggunakan anggaran daerah dan pengurusnya bukan  ASN.

Tetapi capres maupun cawapres masih diizinkan datang ke sekolah atau pesantren untuk memberikan kuliah umum tetapi tidak boleh melakukan kampanye dalam bentuk apa pun.

Kehadiran Prabowo Hanya bersilaturahmi, Ia sadar akan batasan bawaslu, karenanya ia tidak boleh meminta dukungan, namun dalam hatinya ia berharap memperoleh dukungan

via Prabowo : Tidak Boleh Kampanye di Pesantren, Makanya Saya Tidak Minta Dukungan Tapi Dalam Hati Berharap, Boleh Yaa..

credit by #913

Tim Sukses Prabowo-Sandiaga Larang Pendukungnya Libatkan Anak-Anak Dalam Kampanye

Lagu ‘Pilih Prabowo-Sandi’ yang beredar di masyarakat,  dan menjadi viral terlihat dinyanyikann oleh siswa sekolah dasar (SD) dalam sebuah vidio. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyatakan, bahwa mereka dengan tegas melarang pendukungnya untuk melibatkan anak anak dalam kampanye

“Saya katakan kalau ini harus dicari tahu siapa yang mengajarkan, menyuruh, dan memvideo. Pastinya tidak ada urusan dengan BPN,” kata  Rahayu Saraswati (Sara)juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, , ketika diwawancarai wartawan, Selasa 26 Februari 2019.

Sara menekankan, untuk melibatkan anak-anak dalam kampanye, pihak BPN tidak pernah sedikitpun berpikir melakukan hal tersebut. Untuk mengusut tuntas siapa dalang di balik video yang beredar itu, maka Sara menegaskan bahwa dirinya sudah meminta semua pihak terkait

“BPN sudah pasti tidak mungkin ada arahan yang menyalahi aturan sedemikian gamblangnya,” ujar Sara memaparkan

Sara menilai pentingnya pendidikan politik sejak dini, walau dirinya tidak pernah setuju anak-anak dilibatkan dalam kampanye

“Dijadikan alat tidak setuju, tetapi meningkatkan kesadaran tentang politik mereka seharusnya didukung. Saya merasa bahwa ya kita bisa duduk bersama tapi bukan soal terpapar atau tidaknya anak-anak terhadap politik, tapi harus lebih detail lagi. Misalnya kalau untuk anak-anak balita, terutama yang masih menyusui seharusnya tidak jadi masalah jika diajak orang tuanya saat kampanye karena tidak semua orang tua punya orang yang bisa jaga anaknya di rumah dan ini pun tidak friendly terhadap busui (ibu menyusui),” kata Saramenjelaskan

“Kasihan busui yang tidak bisa hadir mendapatkan pendidikan politik hanya karena sedang menyusui. Apakah kita harus memaksakan mereka untuk memberikan susu lewat botol? Kan jangan juga. Kalau untuk anak-anak SD-SMA agar tidak dijadikan alat kampanye setuju, tetapi kesadaran politik mereka saya rasa tetap penting untuk ditingkatkan. Contohnya melalui Forum Anak di bawah KPPPA. Anak-anak seharusnya pun punya suara melalui musrembang. Agar suara mereka didengar itu pun kenapa ada Forum Anak,” ujar sara Menambahkan

Sebelumnya, video siswa sekolah dasar (SD) menyanyikan lagu ‘Pilih Prabowo-Sandi’ beredar ke publik dan menjadi viral. Dalam video yang viral itu, terlihat sejumlah siswa SD kompak bernyanyi. Hal ini sudah dijelaskan oleh tim sukses prabowo-Sandiaga Uno bahwa mereka melarang semua sipatisan dan pendukung Prabowo untuk melibatkan anak anak dalam kegiatan kapanye

via Tim Sukses Prabowo-Sandiaga Larang Pendukungnya Libatkan Anak-Anak Dalam Kampanye

credit by #913