Calon Presiden nomer urut 02, Prabowo Subianto menghadiri acara silaturahmi kebangsaan yang digelar oleh Pergerakan Indonesia Maju di Ballroom Puri Agung, Hotel Sahid Jakarta, Jumat (12/10/2018).
Dalam kunjungannya tersebut, Prabowo yang mengenakan batik coklat berpeci hitam itu langsung disambut oleh alunan musik Tandjidor khas budaya Betawi didepan pintu Ballroom tempat acara digelar. Ia pun langsung menghentikan langkahnya untuk mendengarkan alunan alat musik tersebut.
“Wah ada Tandjidor nih,” ungkap Prabowo singkat sembari menikmati alunan musik khas betawi itu.
Tak disangka, usai berkomentar singkat, Prabowo yang datang bersama Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, Mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier dan tokoh-tokoh lainnya itu langsung berjoget saat para personil kelompok Tandjidor tersebut melantunkan instrumen musik sirih kuning lagu khas betawi.
Sontak saja, Ketua Umum Pergerakan Indonesia Maju (PIM) Din Syamsuddin yang ikut menyambut kehadiran Prabowo dan rombongan tersebut langsung tertawa sumringah sembari menikmati alunan musik Tandjidor tersebut. Usai berjoget dan menikmati musik Tandjidor, Prabowo, Din Syamsudin dan para rombongan menuju ruang tunggu sebelum memasuki lokasi acara.
Kenakan Batik Coklat Dan Peci Hitam, Prabowo Joget Diiringi Alunan Musik Tandjidor
Memajukan Budaya Bangsa
Disisi lain, Jaib Jabar selaku pimpinan kelompok Tandjidor dari Sanggar Al Jabar Tangerang itu mengaku terkejut, senang hingga bangga saat calon presiden nomer urut 02 Prabowo Subianto berjoget saat dirinya beserta kelompoknya memainkan alat musik Tandjidor khas budaya Betawi tersebut.
“Bangga, seneng, Pak Prabowo bisa menikmati musik khas betawi, bisa joget bareng,” kata Jaib Jabar di lokasi acara Silaturahmi Kebangsaan Pergerakan Indonesia Maju.
Selain itu, Jaib Jabar beserta kelompoknya juga berharap jika nantinya Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu dapat memenangkan pemilihan presiden (Pilpres) 2019 mendatang, maka dapat melestarikan serta memajukan budaya bangsa khususnya budaya betawi.
“Ya kalo Pak Prabowo jadi presiden besok kita berharap supaya budaya betawi, budaya bangsa Indonesia bisa maju, supaya berkembang lagi kedepannya,” tandasnya.
Siapa yang tidak kenal Popcorn? Ya, popcorn adalah salah satu camilan yang bagus dan bisa menunda lapar. Popcorn sendiri selain camilan sehat, juga bisa dibuat sendiri di rumah. Popcorn yang dibuat sendiri tentu lebih sehat. Popcorn yang tersedia di toko-toko berisi pengawet, gula dan penyedap buatan.
Nah, salah satu alternatif popcorn yang bisa kamu buat sendiri di rumah adalah popcorn madu kayu manis. Berikut resep dan cara membuatnya;
Siapkan:
1 sdt bubuk kayu manis
1 sdm madu
sea salt secukupnya
popcorn
Resep Popcorn Topping Madu Kayu Manis Yang Enak Dan Sehat
Cara Membuat:
Campurkan madu, kayu manis dan garam laut. Aduk rata.
Masak popcorn sampai mengembang semua.
Saat masih hangat masukkan popcorn dalam mangkuk dan tuangkan adonan madu.
Aduk rata sampai semua popcorn terbalut topping madu.
Popcorn siap disajikan.
Nah, mudah bukan cara membuatnya. Sangat nikmat bila dimakan sambil bercengkerama bersama keluarga di rumah. Selamat mencoba ya!
Yogyakarta sudah lama dikenal mempunyai berbagai macam wisata alam yang indah. Tetapi tahukah kamu Yogya juga punya padang pasir yang menarik? Namanya Gumuk Pasir Parangkusumo.
Gumuk pasir ini berasal dari hamparan pasir yang terbentuk karena peristiwa alam dari material Gunung Merapi yang terbawa ke Pantai Parangtritis. Padang pasir ini berada di sepanjang muara Sungai Opak hingga Pantai Parangtritis, Bantul, Yogyakarta.
Kata gumuk berasal dari bahasa Jawa yang artinya gundukan atau sesuatu yang menyembul dari permukaan yang datar. Gumuk pasir terbentuk karena fenomena alam berupa pergerakan angin di Jogjakarta.
Jadi, pasir yang menumpuk seperti gurun itu terbawa oleh angin dan menumpuk di tempatnya sekarang.
Pesona Gumuk Pasir Parangkusumo Yang Banyak Dikunjungi Turis Di Yogyakarta
Pasir di Gumuk Pasir Parangkusumo berasal dari material vulkanik Gunung Merapi yang terbawa oleh aliran Sungai Opak dan Sungai Progo menuju Laut Selatan.
Sesampainya di muara, pasir itu terhantam oleh gelombang samudera, sehingga mengalami penggerusan dan berubah menjadi partikel pasir yang kecil.
Setelah itu, butiran pasir kecil itu diterbangkan oleh angin laut ke daratan. Saat musim pergantian, angin bertiup lebih kencang, oleh karena itu membuat pasir yang terbawa ke daratan lebih banyak.
Lama kelamaan, pasir itu berkumpul dan terbentuklah gumuk pasir di daerah itu. Proses terbentuknya menjadi gumuk pasir pun tidak sebentar, memerlukan waktu ribuan tahun.
Pesona Gumuk Pasir Parangkusumo Yang Banyak Dikunjungi Turis Di Yogyakarta
Cuaca di gumuk pasir ini sama seperti di gurun pasir pada umumnya, terasa terik saat siang hari dan terasa dingin saat malam, jadi kamu harus bersiap kalau hendak berkunjung ke Gumuk Pasir pada siang hari.
Selain sebagai lokasi wisata, tempat ini juga dijadikan sebagai lokasi manasik haji calon jemaah haji di Daerah Istimewa Yogyakarta. Saat perayaan Idulfitri maupun Idul Adha, tempat ini dijadikan lokasi salat Ied oleh warga sekitar pantai Parangtritis.
Biaya untuk berwisata ke Gumuk Pasirpun tidak mahal karena pengunjung tidak dikenakan biaya masuk. Hanya perlu membayar uang parkir sebesar Rp 3 ribu untuk sepeda motor dan mobil Rp 10 ribu.
Karena berada di kawasan Pantai Selatan Jogja, kamu tidak hanya bisa berkunjung ke Gumuk Pasir tapi kamu bisa pergi ke Pantai Parang Tritis dan Cemoro Sewu yang tidak kalah menariknya.
Valentino Rossi mengaku belum mau merasa puas dengan penampilan motor Yamaha pada balapan MotoGP Thailand, pekan lalu. Menurutnya, masih banyak yang perlu dibenahi oleh tim pabrikan asal Jepang tersebut.
Dalam balapan di Sirkuit Buriram, Minggu 7 Oktober 2018, Rossi sempat memimpin jalannya balapan. Tetapi, pada akhirnya harus disalip oleh Andrea Dovizioso dan Marc Marquez serta Maverick Vinales.
Adapun Marquez menuntaskan balapan sebagai juara, disusul oleh Dovizioso dan Vinales. Sementara itu, Rossi harus puas menempati peringkat keempat.
Walau gagal menang, bagi Vinales dan Rossi ini menjadi hasil cukup baik di paruh kedua sejauh ini. Sebelumnya, sejak MotoGP Ceko, kedua pembalap Yamaha itu tidak mampu meraih podium.
Tampil Apik Di Thailand, Rossi Belum Mau Merasa Puas Dengan Penampilan Motor Yamaha
Namun, Rossi tidak mau terburu-buru puas dengan capaian Yamaha ini. Dia menilai hasil di Buriram belum bisa menjadi patokan kebangkitan untuk Yamaha.
“Sayangnya ini adalah sebuah risiko (bila berpikir Yamaha sudah memecahkan masalah), itu menunjukkan Anda kehilangan mentalitas. Sering sekali para insinyur gembira kalau Maverick bikin catatan waktu bagus di tes. Mereka bilang ‘kita berhasil’,” kata Rossi dilansir Autosport.
“Jika saya jadi insinyur Yamaha, saya akan menganalisis hasil dari paruh kedua musim dan saya tidak akan senang dengan satu lap cepat atau saat berada di depan,” tuturnya.
Rossi juga tidak menyangka bisa meraih hasil baik di Buriram. Pembalap gaek asal Italia ini menilai permukaan trek yang membuat Yamaha bisa bersaing di posisi depan, bukan lantaran kondisi mesin.
“Di atas kertas ini bukan sirkuitnya Yamaha. Saya menduga akan sangat kesulitan. Buat saya, bukan cuma tentang layout lintasan, perbedaan grip aspal membantu kami. Lebih kurangnya begitu,” papar Rossi.
Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Padang Panjang meraih prestasi lagi di level nasional. Pada ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2018 tingkat nasional di Bengkulu, pekan lalu, kali ini lewat Bramantio, siswa Klas-IX madrasah itu meraih medali emas.
Lebih dari itu, siswa MTsN Padang Panjang yang berkampus di dekat pertigaan jalan darat Padang – Bukittinggi – Solok jantung Sumatera tersebut jadi “penyelamat” utusan Sumatera Barat ke KSM 2018. Sebab, perolehan emas oleh Bramantio itu adalah satu-satunya medali emas yang berhasil dibawa pulang oleh kontingen Sumbar.
Utusan Provinsi Sumatera Barat ke KSM 2018 di Bengkulu, ungkap Kepala Sekolah MTsN Padang Panjang, Edi Mardafuli kepada pers, berhasil meraih dua buah medali. Satu lagi adalah medali perak yang diraih Sumbar oleh siswa MAN Insan Cendikia.
Atas keberhasilan Bramantio meraih emas di KSM’18 di Bengkulu, kota raflesia itu, kata Edi Mardafuli, kita keluarga besar MTsN Padang Panjang sangat bersyukur. Dan terimakasih pada guru dan orang tua, terutama Bramantio atas perjuangannya, yang selain membawa harum namanya, orang tua, juga sekolah, Kota Padang Panjang dan Sumbar.
Karena, persaingan di Kompetisi Sains Madrasah tingkat nasional ini sangat berat dan ketat. Karenanya, jangankan meraih medali emas, meraih medali perunggu saja begitu susah. Alhamadulillah, siswa kita, Bramantio, bahkan berhasil meraih medali emas. “Alhamdulilah, kata Edi Mardapuli terharu.
Siswa MTsN Padang Panjang Raih Prestasi Tingkat Nasional Di Ajang KSM 2018
Insya Allah, prestasi ini akan mengukuhkan MTsN Padang Panjang sebagai salah satu MTs terbaik di tanah air. Prestasi ini juga diharapkan akan lebih memacu semangat belajar, dan semangat bersaing secara sehat siswa di MTsN Padang Panjang. Sehingga ke depan madrasah ini akan lebih berprestasi lagi, termasuk di ajang KSM.
Untuk diketahui, indikator lebih nyata dari prestasi akademis siswa MTsN Padang Panjang bisa dilihat dari serapan alumninya pada SMA unggul di tanah air. Di SMAN-1 Padang Panjang sendiri – yang alumniya 95 % lebih lolos ke UI, UGM, ITB, Unpad, Unand dan Pt unggul lain di tanah air itu – alumni MTsN Padang Panjang dominan diterima.
MTsN Padang Panjang yang berdiri pada 1981, peralihan dari PGAN 4 tahun MAN Kotobaru Padang Panjang itu, mengalami percepatan prestasi sejak penghujung 1990-an. Sejak itu pula MTsN ini kebanjiran calon siswa tiap tahun. Pelamar sejak sejak tahun 2.000 di atas 1.000 orang, diterima hanya sekitar 200 orang.
Kemudian, ketika syarat nilai rata-rata NEM dan raport SD dinaikan lebih tinggi sejak sekitar tahun 2005, pelamar tetap membludak, 1.000 orang lebih. Mereka datang dari berbagai kota/kabupaten di Provinsi Sumatera Barat, provinsi lain di Sumatera, Jawa, bahkan belakangan juga terdapat dari Indonesia timur seperti NTB/NTT.
Itu sebabnya, sejak sekitar 2005 muncul upaya mendirikan MTsN kedua di Padang Panjang. Tujuannya, untuk bisa menyerap 800 orang lebih pelamar bernilai tinggi lainnya yang tidak lolos seleksi masuk MTsN Padang Panjang.
Namun upaya ini tidak kunjung terwujud. Meski atas kerjasama Pemko Padang Panjang, Kemenag setempat dan MTsN kota itu sudah merintis kelas jauh di Kelurahan Ngalau, timur kota ini pada 2009. Untuk itu Pemko juga sudah menyediakan lahan. Beberapa bangunan lokal juga sudah berdiri atas swadaya wali murid.
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus mendorong PT Pertamina (Persero) memulihkan ketersediaan dan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di beberapa daerah di Sulawesi Tengah yang terdampak bencana gempa dan tsunami. Hal tersebut dinilai penting demi menggerakkan kembali roda perekonomian Palu, Donggala, Sigi dan sekitarnya yang terdampak bencana.
Tercatat, hingga 5 Oktober 2018, sebanyak 17 stasiun bahan bakar umum (SPBU) sudah kembali beroperasi dimana sebanyak 12 SPBU di Palu, 4 SPBU di Donggala, dan 1 SPBU di Sigi. Selain itu, stok BBM dan elpiji di Donggala sudah kembali normal dengan rincian: premium 1.735 kiloliter (kl), solar 4.881 kl, avtur 134 kl dan elpiji 3 kg sebanyak 390.000 Kg. Adapun rincian volume penyaluran BBM dan elpiji telah mencapai: premium 379 kl, solar 114 kl, avtur 7.500 liter dan elpiji 21.900 kg.
“Dari hasil tinjauan Menteri BUMN Rini Soemarno ke sejumlah SPBU di Palu beberapa waktu lalu, memang terlihat masih ada antrian. Sebab meski stok BBM sudah normal, nampaknya ada kepanikan di masyarakat sehingga membeli dalam jumlah banyak. Untuk itu, kami meminta Pertamina tambah stok minimal tiga kali dari normal,” kata Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN, Hambra Samal dalam keterangan yang diterima, Minggu (7/10/2018).
Maka dari itu, lanjut Hambra, diharapkan masyarakat tidak perlu merasa khawatir akan kehabisan BBM karena stok sudah normal kembali. Kemudian Pertamina juga sudah menjalankan operasi pasar elpiji untuk menghindari lonjakan harga di atas eceran yang telah ditentukan.
BUMN Amankan Suplai Energi Dan Telekomunikasi Guna Pulihkan Ekonomi Sulteng
Sejauh ini, Pertamina dalam menjamin pelayanan sudah mengerahkan sebanyak 39 mobil tangki BBM (20 di Donggala, 17 di BBM penyangga dan 2 kiriman dari Jakarta), dua kapal tanker Pertamina yang membawa 1,2 juta liter Premium, 2,2 juta liter Solar dan 1,8 juta liter Avtur yang telah berada di pelabuhan Donggala.
Adapun sebanyak 112 tabung elpiji 12 kg sudah tersalurkan ke Dapur Umum Dinas Sosial, PLN, Yon Raider 3, Divisi 3/Kostrad dan Pemkot Palu. Sebanyak 23.405 liter solar terdistribusi ke BTS Telkom di seluruh Sulteng serta 7.995 liter oremium dan 43.127 liter solar sudah terdistribusi ke rumah sakit, Basarnas, TNI, Bank, Pelni dan industri.
“Secara bertahap PLN juga telah berhasil mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di sana, sehingga suplai energi pun perlahan bisa pulih kembali. Setelah ini diharapkan perekonomian Sulteng pun akan pulih seiring dengan proses rehabilitasi dan konstruksi,” jelasnya.
Begitu pula dengan layanan telekomunikasi. Di mana Telkom sudah berhasil memulihkan sebanyak 1.486 BTS (Base Transceiver Station) atau setara dengan 54% dari total 3.133 BTS yang down. Lalu, Backbone Metro, Backbone Radio, Transmisi Metro, dan Sistem Jaringan Akses GPON telah pulih 100%. Pada intinya, proses recovery total di Sulteng dan Sulbar sudah mencapai 54,96% dengan rincian; Palu 22,97%, Donggala 20,92%, Sigi 17,26%, Parigi Moutong 39,63% dan Morowali 85,8%.
Sementara di luar itu, bantuan logistik dari BUMN untuk para korban pun terus mengalir. Bantuan berupa makanan dan kebutuhan dasar lainnya seperti genset, emergency lamp untuk penerangan, selimut, handuk, pakaian, tenda, obat-obatan dan lain sebagainya.
“Bahkan, kemarin BUMN mengirimkan bantuan logistik menggunakan armada bantuan Airbus A400M milik Royal Malaysian Airforce. Bantuan yang dikirimkan yakni 2 mobil tangki BBM dispenser ukuran 5 kl pada 4 Oktober 2018 dan 1 mobil tangki BBM dispenser 5 kl pada 5 Oktober 2018. Di samping itu juga membawa kargo makanan dan minuman,” imbuh Hambra.
Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengatakan mereka mencari dana sebesar Rp765 miliar dari komunintas internasional untuk bantuan segera kepada korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, Indonesia.
Rencana itu, kata PBB, dikembangkan melalui konsultasi dengan pejabat pemerintah Indonesia. Rencana PBB menguraikan bagaimana komunitas kemanusiaan yang bekerja di Indonesia akan memberikan bantuan teknis yang ditargetkan.
Diketahui lebih dari 1.500 orang tewas dalam bencana gempa dan tsunami pekan lalu. Pejabat setempat mengatakan bahwa lebih dari seribu orang masih bisa hilang.
Wilayah yang paling terpukul di pulau Sulawesi adalah kota Palu, yang tersisa hanya reruntuhan setelah dihantam oleh gempa kuat dan tsunami yang menghancurkan seluruh lingkungan menjadi tumpukan kayu dan logam.
“Rencana PBB bertujuan untuk memberikan bantuan kepada 191 ribu orang selama tiga bulan ke depan,” bunyi pernyataan yang dikeluarkan PBB, disitir dari laman SBS, Sabtu (6/10/2018).
Bantu Indonesia, PBB Cari Dana Rp765 Miliar Untuk Korban Gempa Dan Tsunami Sulteng
Menurut perkiraan PBB, 65 ribu rumah rusak, sebuah angka yang mencakup 10.000 rumah hancur seluruhnya oleh tsunami dan 15.000 rumah rusak parah akibat gempa.
“Satu minggu setelah bencana, skala penuh bencana dan kebutuhan menjadi semakin jelas,” terang Anita Nirody, Resident Coordinator PBB di Indonesia.
“Orang-orang yang terkena dampak, terutama mereka yang kehilangan rumah dan semua barang mereka, membutuhkan tempat tinggal, akses ke air bersih, perawatan kesehatan dan dukungan psikososial,” imbuhnya.
“Dana yang diminta akan memungkinkan komunitas kemanusiaan internasional untuk lebih efektif mendukung respon pemerintah dan organisasi lokal,” tukas Anita Nirody.
PT Astra Honda Motor (AHM) menawarkan pelumas varian terbaru, yaitu AHM Oil khusus transmisi (final gear) jenis sintetis untuk menjaga performa sepeda motor skutik Honda. Varian baru ini diciptakan seiring dengan semakin banyaknya pengguna skutik Honda berteknologi tinggi yang membutuhkan dukungan pelumas terbaik.
Kehadiran AHM Oil Gear Matic Oil (GMO) Fully Synthetic melengkapi pelumas transmisi sebelumnya dari AHM Oil yang berbasis mineral, sehingga memperkaya pilihan dan memenuhi kebutuhan konsumen akan oli gir premium. Pelumas transmisi ini cocok digunakan untuk skutik Honda seperti di segmen middle high dan high seperti Honda Vario 150 dan PCX. Selain itu, pelumas ini juga disiapkan untuk kebutuhan dari pengguna skutik premium Honda Forza.
Pelumas sintetik transmisi skutik AHM Oil menggunakan base oil synthetic dengan tambahan aditif teknologi terbaru untuk Honda, membuat pelumas mempunyai stabilitas oksidasi yang baik, minim penguapan, dan mampu mendukung performa gir tetap maksimal pada suhu dingin atau pun panas.
GM Parts Division AHM, Dheni Setiawan, mengatakan bahwa perusahaan selalu berkomitmen memberikan inovasi produk berkualitas, termasuk inovasi pada produk pendukungnya. Pelumas sintetis baru untuk transmisi ini menjadi salah satu upaya AHM memberikan paket produk yang paripurna untuk konsumen.
AHM Hadirkan Pelumas Varian Terbaru Khusus Transmisi Skutik Honda
”Seiring dengan perkembangan teknologi sepeda motor Honda, kami menyadari diperlukan juga produk pendukung termasuk pelumas berkualitas untuk transmisi, agar performa sepeda motor secara keseluruhan tetap terjaga untuk menemani aktivitas keseharian konsumen,” kata Dheni.
Adapun kemasan AHM Oil GMO Fully Synthetic memiliki warna senada dengan varian pelumas sintetik AHM Oil SPX Series, yakni paduan oranye dan biru. Botol dengan volume cairan 120 ml itu mempunyai struktur terbaru pada tutup, lebih kuat serta ergonomis.
Sementara ciri lain, terdapat label lebih menarik bertuliskan ”fully synthetic”, keterangan volume, dan emboss ”AHM Oil” pada bagian bawah kemasan. Di bagian belakang, terdapat keterangan memproduksi dan barcode sebagai kode produk.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy optimistis dengan sistem zonasi, target wajib belajar 12 tahun akan lebih mudah dicapai. Mendatang, sekolah bersama aparat daerah dapat lebih aktif mendorong anak-anak usia sekolah untuk belajar di sekolah atau pendidikan kesetaraan.
“Kita balik, kalau dulu sekolah menunggu siswa datang mendaftarkan diri. Mulai tahun depan, sekolah aktif mendatangi keluarga-keluarga yang memiliki anak usia sekolah untuk masuk sekolah, bersama aparat daerah. Yang tidak mau di sekolah, harus dicarikan alternatif yaitu di pendidikan kesetaraan. Sehingga tidak boleh lagi anak usia wajib belajar 12 tahun yang tidak belajar,” diungkapkan Mendikbud.
Dengan sistem zonasi, penerimaan siswa baru diyakini dapat berjalan lebih baik dan mencerminkan keberadilan. Melalui zona-zona yang ada, peta guru dan sarana prasarana pendidikan menjadi lebih jelas, sehingga memudahkan dalam penanganan permasalahan. Menurut Mendikbud, jika sebelumnya, populasi sumber daya unggulan terkonsentrasi pada sekolah-sekolah tertentu yang dianggap berkualitas atau favorit, maka ke depan semua sekolah akan didorong memiliki kualitas yang baik.
Penerapan sistem zonasi untuk pemerataan pendidikan yang berkualitas diharapkan dapat mengatasi persoalan ketimpangan di masyarakat. Selain itu, sistem zonasi juga menjadi langkah strategis dalam penerapan pendidikan karakter.
Mendikbud Optimistis, Dengan Sistem Zonasi Target Wajib Belajar 12 Tahun Akan Mudah Dicapai
Menurut Muhadjir, Ekosistem pendidikan sangat penting bagi penerapan pendidikan karakter. Dicontohkannya, saat jarak sekolah dekat dengan tempat tinggal, kemudian siswa jenjang pendidikan dasar bisa berjalan kaki ke sekolah. Dalam proses berjalan ke sekolah itu, siswa bisa belajar etiket warga negara. Orang tua dan masyarakat sekitar ikut teribat dalam pendidikan karakter.
“Zonasi ini adalah terjemahan operasional dari ekosistem pendidikan yang dimaksud dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional itu,” tutur Mendikbud di depan peserta rakor.
Adapun rakor dilaksanakan selama tiga hari bersama Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota/Provinsi di wilayah Sumatera. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Supriano, menyampaikan bahwa tujuan rakor ini adalah agar dapat menyosialisasikan kebijakan zonasi secara lebih baik. Kemudian juga menyosialisasikan pembahasan seputar potret pendidikan di daerah, peta sebaran satuan pendidikan nominasi pusat zona, dan proses manajemen pembuatan zona.
Materi yang akan diberikan di antaranya Kebijakan terkait Pemerataan dan Peningkatan Mutu Pendidikan Kemendikbud Tahun 2018; Data Pokok Pendidikan (Dapodik) untuk Kebijakan Zonasi; dan Konsep Pengembangan Zonasi, Klasifikasi Sekolah Pusat Zona dan Peta Sebaran Sekolah Pusat Zonasi.
Tercatat sekitar empat ribu zona di berbagai wilayah yang menjadi panduan bagi pemerintah baik pusat dan daerah dalam pengambilan kebijakan pendidikan. Zona yang disiapkan Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan (PDSPK) dibahas bersama dengan pemerintah daerah agar lebih sesuai dengan kondisi di lapangan. Adapun informasi terkait zona tersebut dapat dilihat publik melalui laman https://ift.tt/2zp1GMk
Pendekatan revitalisasi sekolah
Mendikbud Optimistis, Dengan Sistem Zonasi Target Wajib Belajar 12 Tahun Akan Mudah Dicapai
Manajemen berbasis sekolah, menurut Mendikbud, menjadi pendekatan untuk memperbaiki pendidikan nasional. Sekolah harus mampu mengintegrasikan berbagai lingkungan belajar siswa. “Seluruh kegiatan belajar siswa, baik di dalam sekolah, di masyarakat, maupun di dalam keluarga harus dimanajemeni oleh sekolah. Artinya, ada perencanaan, pelaksanaan, evaluasi oleh sekolah. Jangan sampai sekolah tidak tahu apa saja yang dipelajari anak,” kata mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini.
Kemudian, guru hendaknya dapat mendorong dan memfasilitasi cara belajar siswa aktif yang merupakan amanat Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Dicontohkannya, pelaksanaan pembelajaran jangan terlalu kaku dan terpaku pada silabus. “Yang penting itu membangkitkan rasa penasaran siswa. Itu ‘kan bagian dari upaya kita mendorong kemampuan berpikir kritis,” katanya.
Selain itu, sekolah harus mampu mengembangkan kurikulum berbasis luas. Intinya memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar, dan individualisasi siswa. “Setiap siswa harus diberi keleluasaan untuk berkembang sesuai jati dirinya,” pesan Mendikbud.
Bagi Mendikbud, kunci perbaikan kualitas pembelajaran siswa adalah para guru. Terkait kekurangan guru sekolah, pemerintah secara bertahap melakukan rekrutmen guru baru. Baik sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPPK).
Kemendikbud bekerja sama dengan pemerintah daerah mendorong penguatan peran Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS). Melalui sistem zonasi, pembinaan guru-guru tidak lagi terpaku pada batasan administratif antarbirokrasi. Namun, pengembangan antarsesama kolega. “Mestinya guru yang bersertifikat profesional membina guru-guru yang belum bersertifikat atau guru honorer. Itu nanti jadi bagian dari beban kerjanya,” ujar Muhadjir.
Sementara pada hari Minggu pagi (23/9) lalu, Mendikbud dijadwalkan mengikuti pawai obor Asian Para Games 2018. Setelah itu, Mendikbud akan melakukan sepak mula atau kick off Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat provinsi di Stadion Teladan, Medan. Turut mendampingi dalam kunjungan kerja kali ini, Sekretaris Jenderal, Didik Suhardi; Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Supriano; Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD Dikmas), Harris Iskandar.
Ada beberapa ibu mungkin tidak bisa memberikan ASI atau menyusui secara eksklusif lantaran berbagai alasan. Oleh sebab itu, banyak ibu mengganti ASI dengan susu formula. Tetapi banyak yang bilang bahwa susu formula bisa membuat bayi gemuk. Benarkah hal ini?
Karena dilansir dari New Parent, penelitian yang dimuat dalam jurnal American Chemical Society Journal of Proteome Research tahun 2013, memberikan susu formula pada bayi bisa meningkatkan risiko obesitas dan risiko penyakit kronis lainnya saat ia dewasa.
Dalam penelitian tersebut dijelaskan bahwa memberi susu formula dapat memicu stres metabolik pada bayi, yaitu kondisi di mana senyawa kimiawi tidak seimbang sehingga secara negatif mempengaruhi proses diubahnya makanan menjadi energi. Hal ini tidak terjadi ketika bayi mendapatkan ASI.
Bukan hanya itu, bayi yang diberi susu formula juga memiliki kadar gula darah dan insulin tinggi sehingga lebih rentan mengalami diabetes, obesitas dan bahkan penyakit jantung. Kadar bakteri baik di sistem pencernaan juga tidak seimbang sehingga rentan mengalami masalah pencernaan.
Benarkah Susu Formula Bikin Bayi Gemuk?
Sementara itu, penelitian menunjukkan bahwa pemberian susu formula sangat mempengaruhi sistem metabolik dalam perkembangan dan kesehatan bayi bahkan efeknya terus terjadi sampai ia tumbuh besar.
Tetapi tentu saja, tidak kemudian semua anak punya potensi yang sama dan berpotensi mengalami kegemukan, karena gaya hidup yang sehat setelah menyusui juga memberi pengaruh pada kesehatan anak.
Jadi bisa disimpulkan bahwa pemberian ASI itu sangat penting untuk tumbuh kembang anak. Semoga bermanfaat.