SBY Akan Berikan Tips Hadapi Debat Kepada Prabowo-Sandiaga Uno

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memiliki acara masing-masing yang harus mereka hadiri, maka hal tersebut membuat pertemuan di antara mereka harus di jadwalkan ulang. Penjadwalan Ulang ini diperkirakan sebelum acara debat perdana 17 Januari 2019. Adapun dalam pertemuan ini, SBY diduga akan memberikan Kepada Prabowo-Sandiaga Uno untuk menghadapi debat Pilpres 2019

Permaslaahan tersebut dijelaskan oleh Priyo Budi Santoso, yang merupakan Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga, ketika ia dimintai keterangannya oleh pihak kami di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta Pusat, pada hari Jumat (4/1/2019).

“Karena satu lain hal, karena kebetulan Pak Prabowo juga ada acara, Pak SBY demikian pula, nanti acara itu akan dicari waktu yang lebih tepat lagi,” ujar  Priyo Budi Santoso, yang juga dikenal sebagai Sekretaris Jenderal Partai Berkarya ini.

Ia juga menjelaskan bahwa SBY akan sesegera mungkin mengundang calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto berserta tokoh dari BPN lainnya . SBY akan menjadi pihak yang mengundang dalam pertemuan tersebut, sama halnya seperti pertemuan yang seharusnya digelar kemarin

Walapun demikian, Priyo belum dapa menjelaskan, kapan tanggal yang pasti untuk diadakannya pertemuan tersebut dapat dilaksanakan. Priyo hanya dapat menjelaskan, bahwa pertemuan tersebut akan terlaksana sebelum terselengggaranya acara debat pemilihan presiden pada tanggal 17 Januari 2019

“Pokoknya waktu yang tidak terlalu lama ini, sebelum debat tanggal 17 itu, nanti akan diselenggarakan, dan Pak SBY yang akan berkenan mengundang, karena di antara kami yang paling senior kan Pak SBY,” ujar Priyo menjelaskan

Priyo juga menyatakan, bahwa SBY akan memberi arahan pada mereka dalam pertemuan tersebut. Hal ini dikarenakan, bahwa mereka berpendapat bahwa SBY merupakan seorang politisi senior dan ia merupakan seornag presiden yang oernah dua kali memenangkan pemilihan presiden. Selain itu, pihak Prabowo beranggapan, bahwa SBY mempunyai ilmu yang hebat dalam debat.

Sodik Mudjahid, Juru Debat Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga menyatakan Prabowo-Sandiaga, pada pertemuan tersebut akan didiskusikan strategi apa yang perlu dilakukan untuk menjaga momentum kenaikan angka perolehan suara

Dalam pertemuan tersebut nanti, juga akan dibahas cara untuk meningkatkan perlehan suara pada tiga bulan terakhir

Program strategis untuk Indonesia jika berhasil menang dalam Pemilihan Presiden 2019 juga akam didiskusian oleh kedua Ketua Umum partai ini.

Sodik sangat optimis, bahwa Prabowo dan Sandiaga Uno juga akan diberikan tips untuk menghadapi acara debat perdana Capres dan Cawapres oleh SBY

via SBY Akan Berikan Tips Hadapi Debat Kepada Prabowo-Sandiaga Uno

credit by #913

Program Prabowo-Sandiaga Uno : Naikkan batas PTKP (pendapatan tidak kejak pajak) ,Turunkan PPh 21

apabila Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, menjadi pemenang dalam acara pemilihan presiden 2019, maka dapat dipastikan  dengan melihat visi ekonomi Prabowo-Sandiaga, yang mengedepankan kombinasi prinsip liberal dan prinsip nasionalisme kerakyatan.

hal tersebut diungkapkan dalam acara diskusi, yang bertajuk ‘Membaca Masa Depan : Seperti Apa Indonesia Jika Jokowi atau Prabowo Terpilih?’. Acara diskusi tersebut diselenggarakan di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pada hari Jumat (4/1/2019)..

“Di atas kertas ada 36 program ekonomi Prabowo-Sandi, tetapi secara umum sebagian besar sudah dilakukan di masa pemerintahan Jokowi-JK (2014-2019). Dengan kata lain tidak ada hal baru,” ujar Boni menambahkan.

Salah satu program yang ditawarkan adalah OK OCE, yang saat ini baru memasuki tahun ke dua di DKI, masih terus berjalan menuju target lahirnya 200 ribu enterpreneur di jakarta.

karena baru memasuki tahun ke dua, maka sangat prematur apabila program itu dinyatakan gagal. selanjutnya peran sandiaga Uno akan mampu menggenjot lahirnya enterpreneur baru apabila ia berhasil naik menjadi wakil presiden di 2019, program ini akan disebarluaskan dalam skala nasional.

“Program ini merupakan duplikasi dari program ekonomi gado-gado yang diterapkan di DKI Jakarta yang ditargetkan menciptakan 200 ribu entrepreneur di Jakarta. Secara faktual, Sandi juga tidak membantah bahwa program itu gagal diterapkan,” tutur Boni Hargens memaparkan.

Disamping itu, Boni Hargens juga mengungkapkan jika tentang pasangan Prabowo-Sandi terpilih sebagai presiden dan wakil presiden Indonesia, maka sejumlah komponen pajak juga akan diubah dan dihapus

“Mulai dari PBB yang dihapus hingga menaikkan batas pendapatan tidak kejak pajak (PTKP) dan menurunkan PPh 21. Tidak sedikit ekonom yang menyebutkan agenda ekonomi itu kontraproduktif bagi penguatan perekonomian di Indonesia,” kata Boni, lebih lanjut

“Pasalnya, hingga kini sektor perpajakan masih menjadi tulang punggung pemasukan negara untuk menggerakkan roda perekonomian di indonesia. Perubahan kebijakan sektor perpajakan harus dilakukan hati-hati dan tidak serampangan,” ujar Boni Hargens, menandaskan.

Prabowo-Sandiaga menilai, bahwa jika batas pendapatan tidak kejak pajak (PTKP) dinaikkan maka beban pajak bagi kalangan menengah ke bawah akan berkurang dan jika pemerintah menurunkan PPh 21, maka wajib pajak akan lebih jujur melaporkan pajaknya dan dengan demikian kolusi antara oknum dan wajib pajak akan otomatis berkurang.

via Program Prabowo-Sandiaga Uno : Naikkan batas PTKP (pendapatan tidak kejak pajak) ,Turunkan PPh 21

credit by #913

Menteri Era SBY Akan Beri Masukan Ke Tim Prabowo-Sandiaga Uno

Para mantan menteri yang pernah menjabat pada zaman kepemimpinan Presiden ke-6 SBY dan mantan mentri yang juga pernah menjabat pada masa kekauasaan Joko widodo, juga akan membekali  Capres Prabowo Subianto dan Cawapres Sandiaga Uno. Hal ini akan dilakukan, sebelum mereka bertarung dalam acara debat, yang akan diselenggarakan pada tanggal 17 Januari mendatang. Seeperti telah diketahui, bahwa tema dari acara debat perdana tersebut adalah hukum, HAM, korupsi dan terorisme.

Pemberian masukan tersebut agar Prabowo-Sandi lebih memahami, apa yang terjadi sebenarnya dalam pemerintahan, baik ketika masih di pegang oleh SBY, maupun kelak apabila dipegang oleh Prabowo.

Andre Rosiade, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga menyatakan Prabowo dan Sandiaga akan menerima masukan, terkait permasalahan yang ada di pemerintahan. selain memberikan masukan, para mantan menteri kabinet kerja bertugas untuk meneliti tentang apa saja yang menjadi tantangan pemerintahan Jokowi pada Prabowo.

“Sehingga pak Prabowo lebih memahami urusan pemerintahan,” ujar Andre, ketika dimintai keterangannya oleh pihak kami, pada hari Jumat (4/1).

Menurut Andre, tidak ada membahas strategi mencari kelemahan Jokowi untuk dipakai dalam debat nanti. Prabowo hanya ingin memahami pemerintahan lebih komprehensif.

“Enggak, cerita tantangan yang dihadapi era Jokowi lalu tantangan yang dihadapi era SBY,” kata politikus Gerindra itu.

Sejumlah mantan mentri yang pernah menjabat pada kabinet kerja, yang berada di pihak  Prabowo Subianto juga akan memberikan masukan sebelum acara debat. Mantan Menteri ESDM Sudirman Said, Mantan Menkopolhukam Tedjo Edhy, dan Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional merupakan sederetan nama mantan mentri yang akan memberikan pembekalan pada Prabowo dan Sandiaga

“Nanti Bang Sandi dan Pak Prabowo akan dapat masukan dari Pak SBY kemudian dari para Menteri termasuk dari para eks menteri-menterinya Pak Jokowi. Misalnya seperti Pak Sudirman (Said), ada Pak Fery (Mursyidan Baldan), Pak Tedjo (Edhy Purdijatno),” ujar Dahnil Anzar Simanjuntak Koordinator, selaku  Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga menjelaskan

via Menteri Era SBY Akan Beri Masukan Ke Tim Prabowo-Sandiaga Uno

credit by #913

SBY Berikan Strategi Debat Pilpres kepada Prabowo-Sandiaga Uno

Dalam menghadapi dabat pertama Pilpres 2019, untuk melawan calon petahana Joko Widodo atau Jokowi, Prabowo Subianto, yang dikenal sebagai calon presiden 02 sudah mulai mempersiapkan diri. Selain mengumpulkan bahan kampanye, SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) yang menjabat kursi presiden dua kali berturut turut juga akan memberikan strategi debal pilpres kepada kubu Prabowo-Sandiaga Uno

Dahnil Anzar Simanjuntak, selaku Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) menyatakan, bahwa menjelang acara debat, calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto akan berkunjung kesahabat koalisinya, yaitu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Acara debat para calon presiden, yang akan diikuti oleh Prabowo Subianto dan Joko Widodo alias Jokowi, akan didelenggarakan pada tanggal 17 Januari 2019.

Pertemuan anatar kedua ketua umum partai itu juga akan membahas mengenai strategi pemenangan pilpres 2019 di kuartal kedua masa kampanye, selain membahas permasalahan debat

“Ada pertemuan, jadi nanti tanggal 4 Januari bertemu dengan Pak SBY di rumahnya bersama tim BPN,” ujar Dahnil ketika diwawancara oleh wartawan lami, pada hariSelasa 1 Januari 2019.

Dahnil juga menerangkan, bahwa pada pertemuan yang akan dilaksanakan pada tanggal 4 Januari nanti, juga akan dihadiri ketiga mantan menteri era pemerintahan Joko Widodo, yaitu mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said, Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan, serta mantan Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno. pertemuan tersebut akan dilaksanakan di kediaman SBY.

Dahnil juga menerangkan, bahwa SBY juga akan bertemu secara eksklusif dengan Prabowo dan Sandiaga, setelah ia  bertemu dengan BPN. Akan tetapi, Dahnil belum mendapatkan informasi yang tepat, kapan waktu pertemuan kedua para pemimpin partai itu akan  diselenggarakan.

“Selanjutnya nanti ada pertemuan antara Pak SBY dengan Pak Prabowo dan Bang Sandi. Jadi pertemuanya sejumlah dua kali, pertama bersama BPN dan mantan menteri, kedua secara eksklusif dengan Prabowo-Sandi,” kata Dhanil, melanjutkan keterangannya.

Hukum, hak asasi manusia (HAM), korupsi, dan terorisme adalah empat materi debat yang sudah ditetapkan. Tips  dan strategi yang diberikan oleh SBY akan fokus pada keempat materi debat yang akan diikuti Prabowo-Sandiaga Uno tersebut.

 

via SBY Berikan Strategi Debat Pilpres kepada Prabowo-Sandiaga Uno

credit by #913

Timses Prabowo-Sandiaga : Penerimaan Pajak 2018 Besar, Tapi Kenapa Pertumbuhan Ekonomi Kecil??

Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan menyampaikan pencapaian APBN 2018. Laporan Mentri Keuangan tersebut disambut dengan gegap gempita oleh pemerintahan, tak terkecuali oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tim Sukses Prabowo-Sandiaga Uno melihat keanehan pada laporan akhir tahun 2018 itu. Faktanya Pertumbuhan Ekonomi tidak besar, hanya di kisaran 5.15%, jauh di bawah Target 2018 sebesar 5.4%

Pencapaian yang disampaikan oleh Kementerian Keuangan yang dikomandani oleh Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini seolah-olah sebagai kado akhir tahun bagi pemerintah, terlebih bagi Presiden Jokowi.

Akan tetapi, Handi Risza, selaku Timses Prabowo-Sandi mempersoalkan kado akhir tahun tersebut. Hal ini didasari atas pertanyaan, apakah pencapaian ini memiliki dampak positif dan  juga signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat.  Handi Risza menjelaskan apa yang telah disampaikan, sebagai bentuk keberhasilan dari mentri keuangan belum cukup kuat mendorong laju perekonomian nasional, serta beberapa indikator perekonomian Intinya, apa yang disebut oleh Mentri Keuangan sebagai keberhasilan yangtelah dicapainya, tidak mengurangi sedikitpun  angka kemiskinan dan pengangguran

Keberhasilan pemerintah itu dapat dilihat dari realisasi penerimaan negara dalam APBN 2018 per akhir Desember 2018, yang mampu mnecapat angka 102,5% atau setara Rp 1.942,3 triliun atau 102,5% dari target APBN yang sebesar Rp 1.894,7 triliun.

Defisit anggaran pendapatan dan belanja negara atau APBN 2018 mencapai  Rp 259,9 triliun atau sebesar 1,76 persen dari Produk Domestik Bruto dari target Rp 325,9 atau 2,19% dalam APBN 2019.Tetapi, realisasi belanja negara sampai dengan akhir Desember 2018 sebesar Rp 2.202,2 triliun atau 99,2% dari target Rp 2.220,7 triliun.

“Pencapaian anggaran pemerintah tersebut belum cukup kuat untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi sampai dengan akhir tahun 2018,” ujar Handi menjelaskan, ketika ia memberikan keterangannya pada pihak kami ,  di Jakarta, pada hari Kamis (3/1/2019).

Menurutnya, pemerintah menyatakan dengan penuh keyakinan, bahwa mereka mampu mencapai pertumbuhan ekonomi 5,15% sepanjang tahun 2018, itu di bawah target seperti yang dikatakan, sebesar  5,4%. pada APBN 2018

“Artinya pertumbuhan sektor perpajakan yang mencapai 13,2% belum berkorelasi positif dengan perekonomian. Begitu pula kinerja belanja negara guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi belum signifikan mengangkat perekonomian nasional,” kata Handi, menambahkan.

Handi juga menerangkan, secara umum, cara kerja dalam  sektor perpajakan masih belum maksimal. Hingga akhir Desember 201, 8 penerimaan pajak hanya meraih angka  Rp 1.315,9 triliun atau sebesar 92,4%. Hal ini masih terlihat sangat jauh dari target sebesar Rp 1.424,00 triliun dalam APBN 2018. Dengan kata lain Indonesia masih mengalami defisit atau kekurangan penerimaan pajak mencapai Rp108,1 triliun

“Angka ini jauh lebih lebar dibandingkan target Pemerintah yang memperkirakan shortfall pajak berkisar Rp 73,1 triliun,” tutur Handi menandaskan.

Penerimaan pajak seharusnya berbanding positif dengan pertumbuhan ekonomi. karena pajak didapat dari kegiatan ekonomi. tentu menjadi pertanyaan besar bagi kita. Penerimaan Pajak 2018 melebihi target pemerintah, Tapi fakta di lapangan justru Pertumbuhan Ekonomi tidak sebesar yang diperkirakan

via Timses Prabowo-Sandiaga : Penerimaan Pajak 2018 Besar, Tapi Kenapa Pertumbuhan Ekonomi Kecil??

credit by #913

Debat Perdana, Prabowo Akan Sajikan Solusi Masalah Hukum, HAM, Korupsi dan Terorisme.

Dahnil Anzar Simanjuntak, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) menyatakan, bahwa Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) telah memberikan masukan dan strategi pada calon presiden o2, Prabowo Subianto, dalam menghadapi acara debat pemilihan presiden, yang akan dilaksanakan pada 17 Januari 2019. Dari saat ini Prabowo dan sandiaga sudah menyiapkan diri dan akan fokus pada menyajikan solusi pada empat materi debat, yang sudah ditentukan yaitu hukum, hak asasi manusia (HAM), korupsi, dan terorisme.

“Ya secara spesifik keduanya bertukar pikiran. Saat pertemuan terakhir dengan Pak SBY, Pak Prabowo diberikan tips untuk memaparkan masalah dari empat isu yang akan dibawakan nanti saat debat. Selain masalahnya, Pak Prabowo juga diminta menyampaikan solusinya, kira-kira begitu agar pemilih diberikan pemahaman,” ujar Dahnil Anzar Simanjuntak, ketika diwawancara oleh pihak kami,pada hari Selasa tanggall 1 Januari 2019.

Dahnil menilai bahwa Prabowo memang merasa perlu untuk meminta pendapat pada Ketua Umum Partai Demokrat, SBY. Dalam pandangan Prabowo, SBY adalah sosok yang berpengalaman, karena ia berhasil memenagkan pemilihan presiden sebanyak dua kali berturut turut. Prabowo juga menilai, Ketua Umum Partai Demokrat tersebut adalah sosok pemimpin, yanng memiliki banyak kelebihan dan banyak meraih kesuksesan, ketika ia menjabat sebagai presiden Republik Indonesia.

“Pada prinsipnya Pak Prabowo selalu punya prinsip dasar ingin belajar dari pendahulunya yang baik-baik, yang unggul, jadi itu yang perlu diduplikasi. Apalagi Pak SBY dua kali menang pilpres,” ujar Dahnil menambahkan. Prabowo, sebelumnya telah mengadakan pertemuan sebanyak dua kali dengan SBY, yaitu pada bulan September dan Desember 2018.

Prabowo mengatakan pada pertemuan terakhirnya dengan SBY, yang dilaksanakan pada hari Jumat, tanggal 21 Desmber 2018, bahwa ia mendapat wejangan dari SBY berupa strategi untuk memenangkan pemilihan presiden dan pemilihan legislatif 2019. Disamping itu, permasalahan lain yang didiskusikan dengan SBY adalah menggodok strategi yang telah diberikan pada Prabowo, untuk memenangkan pemilihan presiden 2019 mendatang.  Sebagai senjata utamanya, pihak Prabowo akan menggunakan isu ekonomi.

Dalam hal ini, Prabowo, sebagai callon presiden 02 memohon pada SBY agar kader-kader Partai Demokrat, yang memiliki keahlian dalam bidang ekonomi  diizinkan untuk menjadi tim pakar ekonomi Prabowo dan Sandiaga.

Untuk menghadapi acara debat perdana pilpres pada 17 Januari 2019. Prabowo dan sandiaga sudah 100% siap  dengan solusi  materi debat yaitu hukum, hak asasi manusia (HAM), korupsi, dan terorisme.

via Debat Perdana, Prabowo Akan Sajikan Solusi Masalah Hukum, HAM, Korupsi dan Terorisme.

credit by #913

Debat Perdana 17 Januari, Prabowo-Sandiaga Uno Sudah Siap

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02  sudah melengkapi diri dengan persiapan yang matang menjelang acara debat calon presiden dan calon wakil presiden perdana 17 januari 2019. Debat perdana akan mengusung tema HAM, Korupsi, Hukum dan Terorisme

Sudirman Said, Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menjelaskan, bahwa Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Umum Partai Demokrat akan mengadakan pertemuan antara dirinya dan tim persiapan debat Prabowo-Sandi.

“Tanggal 4 Januari Pak SBY akan mengundang tim persiapan debat dan memberi masukan-masukan,” tutur Sudirman Said, ketika ia diwawancara wartawan kami di KPU RI, Jakarta Pusat, pada hari Rabu, tanggal 2 Januari 2019.

Sudirman Said juga menjelaskan, karena pernah menjadi presiden selama dua periode, maka wejangan SBY akan sangat dibutuhkan oleh Prabowo-Sandi

“Bagaimana pun beliau sudah pernah berkompetisi dua kali dan menang, kemudian memimpin negara, memimpin sejumlah akademisi, profesor, dan ahli, mungkin tak bisa terbuka tapi beliau akan memberi masukan yang baik bagi calon kami,” kata Sudirman, melanjutkan.

Pada 17 Januari 2019 mendatang merupakan hari penting, karena pada hari itu adalah hari dimana debat perdana bagi calon presiden dan calon wakil presiden.

Sudirman Said mengatakan, bahwa pasangan calon nomor  urut 02 itu akan bertemu dengan sejumlah akademisi, selain akan berkonsultasi dengan SBY. Sudirman menyatakan harapannya pada seluruh pihak, untuk memberi masukan  yang berguna pada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden 02.

“Mereka diharapkan memberikan masukan-masukan yang baik kepada calon kita,” kata Sudirman, menambahkan penjelasannya

“Buat kami tidak ada hal yang sensitif karena semua masalah penting. Dan mengenai HAM, itu kan sesuatu yang sudah diulang-ulang dan ini adalah majunya pak Prabowo yang ketiga kalinya,” lanjut Sudirman Said.

Debat yang diadakan bagi pasangan calon presiden dan calon wakil presiden itu akan dilaksanakan sebanyak lima kali. Dengan debat perdana digelar pada tanggal 17 Januari 2019. Untuk debat Perdana  ini, Kubu Prabowo-Sandiaga Uno sudah mempersiapkan materi dengan matang.  Adapun materi yang akan didiskusikan pada debat perdana akan mengusung tema HAM, Korupsi, Hukum dan Terorisme

via Debat Perdana 17 Januari, Prabowo-Sandiaga Uno Sudah Siap

credit by #913

Timses Prabowo-Sandiaga : “Pak SBY bilang ‘atmosfer kemenangan ada di Prabowo-Sandi’ “

Dahnil Anzar Simanjuntak, Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandi mengatakan, dalam ajang pemilihan presiden 2019 mendatang, kemenangan akan berpihak pada pasangan capres cawapres Prabowo dan Sandiaga. Hal tersebut sesuai dengan perkiraan dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden keenam Indonesia. SBY menyatakan, bahwa dirinya seperti melihat atmosfer kemenangan di pihak Prabowo Subianto.

“Ini ada rahasia yang ingin saya ungkap. Pak SBY ngomong beliau sudah ikut pilpres dua kali, beliau tahu persis atmosfer kemenangan itu seperti apa. Pak SBY bilang ‘atmosfer kemenangan ada di Prabowo-Sandi’ begitu beliau bilang,” ungkap Dahnil, ketika ia meberikan keterangan secara tertulis pada pihak kami, hari Selasa 1 Januari 2019 Hal tersebut diungkapkannya dalam acara refleksi akhir tahun yang diselenggarakan di Sriwijaya 35, Jakarta, pada hari Senin, 31 Desember 2019 kemarin.

Dahnil menilai, bahwa SBY menyatakan hal tersebut bukan tanpa alasan. SBY, yang juga dikenal sebagai Ketua Umum Partai Demokrat telah menunjukkan kemampuannya dalam memenangkan ajang pemilihan presiden, yang dilakukan secara langsung, dalam dua periode berturut-turut. Kemudian, Dahni melanjutkan, tidak ada yang meragukan strategi atau prediksi SBY sebagai jenderal TNI, yang dikenal sebagai Jenderal Jenius

Oleh sebab itu, Dahnil sangat yakin hal itu akan terwujud, ketika SBY menyatakan, bahwa ia sudah mengendus aroma kemenangan Prabowo di ajang pemilihan presiden 2019

“Di Indonesia itu tak ada yang bisa menang langsung dua kali pilpres. Baru Pak SBY yang menang dua kali pemilihan langsung,” ungkap Dahnil

“Bukan tanpa alasan Pak SBY menyatakan hal tersebut, sudah dua kali Pak SBY memenangkan pilpres secara langsung, di Indonesia itu tak ada yang bisa menang begitu, baru Pak SBY,” kata Dahnil dengan penuh keyakinan

Menurut Dahnil, tanda kemenangan akan berada dalam genggaman Prabowo juga dapat dilihat saat pasangan tersebut terjun langsung ke tengah-tengah masyarakat. Masyarakat sangat antusias, ketika mereka bertemu dengan pasangan paslon ini, terlebih antusiasme tersebut  bukan karena iming-iming sembako atau pemberian amplop

“Ini tanpa dimobilisasi sembako atau amplop. Ini gelombang perubahan. Gelombang ini semakin besar, dan suasana kampanye yang menjadi konsep Prabowo-Sandi juga berbeda,” kata Dahnil menandaskan.

 

via Timses Prabowo-Sandiaga : “Pak SBY bilang ‘atmosfer kemenangan ada di Prabowo-Sandi’ “

credit by #913

Prabowo Diserang Isu HAM Setiap Lima Tahun Sekali

Prabowo, calon presiden 02 kembali mendapatkan serangan dari pihak lawan. Misalnya isu Isu HAM Setiap Lima Tahun Sekali yang berkaitan dengan peristiwa penculikan, yang terjadi pada tahun 1998. Pihaknya menilai, hal tersebut terlihat aneh, karena selalu timbul setiap lima tahun sekali.

Isu HAM itu berkaitan denga isu Penculikan 9 aktifis dibawah komando Prabowo Subianto. Kesembilan orang itu kemudian dilepas kembali ke masyarakat bahkan beberapa di antaranya bergabung dengan Partai Gerindra dan menjadi anggota DPR RI seperti Pius Lustrilanang

Hal tersebut tidak menggoyahkan niat Sandiaga Uno untuk terus mendampingi Prabowo subianto, untuk terus berjuang memenangkan ajang pemilihan presiden yang akan didakan pada tahun 2019.

Calon wakil presiden 01, Ma’ruf Amin mengeluarkan pernyataan tentang masalah penculikan, yagn mengaitkan nama Prabowo pada sebuah kesempatan. Ucapan dari  Ma’ruf Amin tersebut membuat Sandiaga Uno geleng-geleng kepala. Sandiaga menilai, seharusnya semua pihak tak menyerang personal ketika kontestasi politik dengan rumor-rumor yang dikeluarkan setiap lima tahun

“Astaghfirullah al adzim. Dalam situasi ini kita ingatkan semua untuk menghargai proses demokrasi, Pak Prabowo selalu diserang dengan isu-isu yang muncul tiap 5 tahun,” ucap Sandiaga, ketika diwawancara wartawan kami di Jakarta, pada hari Senin 31 desember 2018.

Sandiaga mengatakan kubu  Prabowo ingin mengedapankan permasalahan yang sangat krusial, yaitu ekonomi dan kesejahteraan rakyat. Sandiaga menilai, bahwa masalah tersebut adalah masalah yang benar-benar sedang dihadapi oleh masyarakat di Indonesia.

“Pak Prabowo selalu diserang dengan isu-isu yang muncul tiap lima tahun. Kami ingin diskursus fokus di ekonomi. Semua yang di luar diskursus menurut kami upaya untuk membawa pilpres ke arah pecah belah,” ujar sandiaga, menambahkan

“Ini isu yang recycle tiap lima tahun Pak Prabowo juga kita diskusikan juga. Kita hormati perkataan Pak Kyai tapi masyarakat lebih bisa menilai,” tutur Sandiaga menambahkan.

Oleh sebab itu, semua politikus diharapkan  berlomba mengedepankan program untuk mengatasi permaslahan ekonomi. Selain itu, Sandiaga juga berharap agar tidak ada pihak yang berusaha memcah belah persatuan bangsa.

“Kami ingin diksursus fokus di ekonomi. Semua yang di luar diskursus menurut kami upaya untuk membawa pilpres ke arah pecah belah. Kita fokus di ekonomi, apakah negeri ini sudah dikelola baik, apakah fokus pembangunan ini sudah mengjadirkan sejahtera buat rakyat,” ujar Sandiaga, menegaskan

via Prabowo Diserang Isu HAM Setiap Lima Tahun Sekali

credit by #913

Kantor Sekretariat Nasional Prabowo-Sandiaga Solo Raya Diresmikan

Akhirnya, Sandiaga meresmikan Kantor Sekretariat Nasional Prabowo-Sandiaga di Kota Solo, Jawa Tengah. Selain itu, tim sukses Prabowo dan Sandiaga juga berhasil membangun Kantor Sekretariat Nasional di empat titik wilayah, di provinsi tersebut.

Pendirian Kantor Sekretariat Nasional tersebut dimaksudkan, agar kubu Prabowo-Sandiaga dapat menyerap aspirasi masyarakat sekitar agar lebih mudah. Posko pemenangan kubu Prabowo dan Sandiaga tersebut berada sangat dekat dengan kediaman calon presiden 01, Joko Widodo di Kota Solo.

Kantor Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo-Sandi tersebut , hanya berjarak 2,7 kilometer saja dari rumah calon presiden 01, Joko Widodo, yang terletak di di Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah. Lebih tepatnya, posko pemenangan mereka ini berada di Jalan Adi Soemarmo No 299, Klodran, Colomadu, Karanganyar

“Seknas Prabowo-Sandi untuk menyerap aspirasi masyarakat 108 hari ke depan jelang Pilpres 2019 di wilayah Solo Raya,” tutur calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, pada hari Minggu 30 Desember 2018.

Sandiaga Uno menilai, Kantor Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo-Sandi merupakan tempat bagi para relawan atau tim suksesnya agar dapat lebih mudah untuk menyampaikan program-program yang dimiliki oleh Prabowo dan Sandiaga. Mereka juga berharap, visi dan misi tersebut akan mudah disampaikan pada masyarakat,  hinggai ke kawasan desa terpencil yang ada di wilayah Solo Raya.

Sandiaga Uno menyatakan, bahwa pihaknya sudah lama memilih lokasi Seknas Solo Raya di Klodran

“Hari ini untuk menjawab mobilisasi itu, Seknas yang berpusat di Jalan Cokroaminoto, Jakarta memutuskan untuk membuka basisnya di wilayah Solo Raya dan beberapa wilayah lain di Jawa Tengah. Semua secara simbolis kami resmikan di sini,” ujar Sanndi, memaparkan

Sandiaga telah melimpahkan urusan pemindahan posko pemenangan pada Sudirman Said sebagai Direktur Materi Debat dan Kampanye BPN Prabowo-Sandi.

“Mungkin di awal Januari 2018 progres pemindahan markas perjuangan kita,” Sandiaga Uno menambahkan penjelasannya

Di wilayah Klodran peresmian pengoperasian dilakukan oleh Sandiaga Uno secara simbolis. Seknas Prabowo-Sandi  juga didirikan di Semarang, Pekalongan, dan Kendal, selain yang berada di wilayah Klodran

Untuk langkah selanjutnya, tim sukses Prabowo dan Sandiaga juga berencana untuk mendirikan Seknas Prabowo-Sandi di wilayah Jawa Timur.

“Di Jawa Timur baru kita inventarisasi. Mungkin (Seknas) di sana lebih dari lima,” paparnya

Kantor Sekretariat Nasional Prabowo-Sandiaga Solo Raya sudah berdiri dan empat lokasi Kantor Sekretariat Nasional akan diresmikan segera di jawa tengah serta lima Kantor Sekretariat Nasional akan dibangun menyusul di jawa timur. pendirian Kantor Sekretariat Nasional ini diharapkan akan menyerap aspirasi rakyat di sekitar wilayah itu dengan lebih optimal

via Kantor Sekretariat Nasional Prabowo-Sandiaga Solo Raya Diresmikan

credit by #913