Dalam Doanya, Mbah Moen Sebut Nama “Pak Prabowo”

Beberapa hari lalu, KH Maimun Zubair atau yang akrab disapa Mbah Moen yang mendapat kunjungan dari presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) . dan kunjungan ini menjadi topik pembicaraan. karena doa Mbah moen yang seharusnya tertuju kepada jokowi, malah menyebutkan nama “Pak Prabowo” dalam doanya.

beberapa waktu sebelumnya, Pondok Pesantren Al-anwar Kelurahan Karangmangu Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah juga dikunjungi oleh Prabowo Subianto,  capres 02. Kunjungan itu dilakukan pada hari Sabtu 29 September 2018 lalu.

Pada saat kunjungannya, Prabowo sempat memberikan pidatonya di kediaman Mbah Moen di atas panggung dengan spanduk bertuliskan “Silaturahmi Letjen (purn) Prabowo Subianto, Capres RI 2019 Nomor Urut 2 di Ponpes Al Anwar Sarang”. Hal ini dilansir dari akun @indonesiaadilmakmur

Prabowo mengemukakan, sambil berdiri memegang mic, oleh karena ia menganggap derajat Mbah Moen begitu tinggi, hal tersebut membuat ia tidak punya keberanian utnuk memohon diberikan dukungan oleh Mbah Moen.

“Saya datang ke Kiai Maimoen merupakan bagian dari kebiasaan masyarakat ketika hendak masuk ke suatu daerah yang meminta izin kepada orang-orang yang dituakan. Seorang Kiai itu di atas, saya sowan dan tidak minta dukungan,” ujar Prabowo memaparkan

“Seorang ulama, seorang kiai di atas, di atas, saya tidak meminta dukungan, saya tidak meminta dukungan,” kata Prabowo memaparkan

AKan tetapi, Prabowo dalam hati berharap, Mbah Moen memberi dukungan

“Namun dalam hati, saya minta dukungan. Itu lain. Saya juga akan memohon doa restu ke sejumlah wilayah,” ujar Prabowo, ketika menyampaikan pidatonya, yang disambut tepuk tangan dan tawa dari Mbah Moen hingga peserta yang hadir.

Prabowo juga menambahkan, hanya diterima kedatangannya saja  sudah merasa sangat luar biasa

“Dalam hati saya berharap dapat dukungan, tetapi saya tidak meminta dukungan, tidak boleh, saya memandang pesantren, saya memandang kiai ulama ini di atas saya hanya minta izin saya di terima saja sudah luar biasa, terima kasih,” ujar Prabowo lagi

Suara takbir serta tepuk tangan yang hadir juga bersahutan terdengar bersautan, setelah Prabowo selesai mengucapkan itu. Dalam kesempatan itu, Prabowo mendapat doa dari Mbah moen tanpa harus meminta , namun didoakan dengan tulus oleh mbah Moen.

 

 

via Dalam Doanya, Mbah Moen Sebut Nama “Pak Prabowo”

credit by #913

Tanpa Beban Janji Kampanye, Prabowo Lebih Santai Hadapi Debat Kedua

Pada tanggal 17 Februari mendatang  akan digelar ajang ajang debat kedua Pilpres 2019. Sumber Daya Alam, Energi dan Pangan, Lingkungan Hidup, dan Infrastruktur adalah tema debat dalam putaran kedua ini. Calon Presiden Prabowo sudah Siap Lahir Batin, Santai seperti di pantai menghadapi Debat Kedua nanti

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga melihat hal ini dengan optimis. Dahnil Anzar,    Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga mengemukakan, bagi Jokowi tema dalam ajang debat putaran kedua ini justru akan menjadi bumerang

Dahnil menilai, tema yang diangkat di debat kedua justru menjadi salah satu masalah pemerintahan Jokowi saat ini. Tema yang selalu menjadi sasaran pihak oposisi anatara lain: infrastruktur dan pangan

“Kami justru tidak melihat ada keunggulan Pak Jokowi di situ. Justru di situlah episentrum masalah Pak Jokowi,” kata Dahnil di Universitas Paramadina, Jakarta Selatan, Jumat (1/2).

Meski Laporan Nampak Bagus, Fakta kegagalan Program tetap tercium

Dahnil mengemukakan masyarakat akan bisa melihat mana yang gagal dan mana yang berhasil, walau pihak lawan telah menyiapkan simulasi debat

“Mau disimulasikan, mau tidak, fakta kegagalan itu akan tetap tercium, karena itu dilihat secara kasat mata oleh masyarakat,” kata Dahnil menjelaskan.

Dahnil : Prabowo datang tanpa beban Janji-Janji

Dahnil mengatakan, Prabowo tidak merasa beban, dengan adanya wacana adanya segmen khusus untuk debat bebas. Malahan, Dahnil menambahkan, Prabowo akan datang ke acara debat dengan perasaan ringan.

“Beban Pak Jokowi berat sekali menurut kami. Dan tentu Pak Prabowo akan banyak berdebat secata otentik aja,” ujar Dahnil menjelaskan lagi.

Usman Kansong, Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi-Ma’ruf mengatakan tterkait prediksi pertanyaan yang akan keluar dalam ajang debat kedua, pihak TKN telah membuat simulasi, Salah satunya adalah mengenai kebijakan-kebijakan Jokowi di bidang infrastruktur

“Katakan misalnya soal infrastruktur, itu akan ada serangan barangkali, kalau kami simulasikan misalnya apa sih dampak infrastruktur terhadap masyarakat kecil, itu kami siapkan,” kata Usman menjelaskan, ketika diwawancara pihak kami, di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Kamis (31/1).

“Infrastruktur katanya dibangun dengan utang kami siapkan, gitu. Atau energi, kami sudah siapkan ‘Oh, kami punya program B20, B30, B50, bahkan B100, misalnya begitu. Nanti itu kami siapkan semuanya begitu,” kata Usman menambahkan.

Tidak ada satupun beban yang menghambat Prabowo Subianto, baik beban berupa janji kampanye atau beban lainnya. ditambah lagi segudang solusi sudah memenuhi kepalanya untuk membangkitkan ekonomi Indonesia. sehingga ia akan lebih santai hadapi debat kedua

via Tanpa Beban Janji Kampanye, Prabowo Lebih Santai Hadapi Debat Kedua

credit by #913

Prabowo-Sandiaga Uno, Berkolaborasi Berbagi Peran.. Bukan “One Man Show”

Pada debat perdana pasangan Prabowo-Sandiaga Uno sukses Berkolaborasi Berbagi Peran, menghindari dominasi satu sisi saja. atau dengan kata lain Bukan “One Man Show”

Adi , ePngamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah mengemukakan selama ajang  debat perdana, Prabowo tidak menampilkan karakter sesungguhnya . Adi melanjutkan, Prabowo dalam ajang debat malah menampilkan sifat tenang. Adi menambahkan, Prabowo terlihat mampu menahan dirinya

“Prabowo enggak stylis kalau dia ngomongnya tidak berapi-api. Keliatan sekali dia terlalu menahan diri banget, ketika dia ditanya tentang caleg eks koruptor di Gerindra, ketika moderator bilang tidak boleh nanggapin. Keliatan banget dia joget-joget. Itu ekspresi kemarahan yang terpendam sebetulnya. Mestinya dia langsung potong aja moderator. Ini debat kok ini panggung mereka. Moderator hanya mengatur lalu lintas saja,” ujar Adi memaparkan

Adi juga menambahkan bila menilai peningkatan elektabilitas hanya dari debat pertama merupakan hal yang tergesa gesa. Hal ini disebabkan, debat perdana lalu, tidak cukup memuaskan masyarakat, terutama yang belum menentukan pilihan (undecided voter). Hal tersebut harus diakui.

“Kalau ukurannya debat saya kira terlampau buru-buru ya, apalagi debat pertama ini dilihat agak sedikit hambar, normatif dan kurang greget,” kata Adi menjelaskan.

Untuk itu, ia ingin kedua kandidat tampil maksimal. Kedua capres diharapkan saling serang tanpa mempedulikan elektabilitas.

“Di debat kedua Jokowi dan Pak Prabowo harus tampil orisinil aja. Jokowi apa adanya sampaikan visi misinya,  kalau mau nyerang ya nyerang aja enggak perlu sungkan. Gak perlu takut karena elektabilitas. Begitupun Prabowo,” ujar adi memaparkan

Telah diinformasikan, pascadebat pertama pilpres 2019 pada 17 Januari lalu, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei terbaru mengenai elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden

Dari hasil survei tersebut didapatkan hasil, bahwa perolehan suara Jokowi tetap stagnan. Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf pasca debat masih 54,8 persen, sementara elektabilitas Prabowo-Sandi sebesar 31 persen, naik dari elektabilitas per Desember 2018 sebesar 30,6 persen. meskipun perolehan elektabilitas Prabowo-Sandiaga uno tidak berubah signifikan. namun tren nya masih terus meningkat

dalam segi pengamatan debat, Prabowo-Sandi terlihat lebih tenang dan mampu berbagi peran dengan sangat sempurna. sehingga kerja sama tim mereka baik, tidak “one man show”

via Prabowo-Sandiaga Uno, Berkolaborasi Berbagi Peran.. Bukan “One Man Show”

credit by #913

Prabowo-Sandiaga Segera Tangani Kasus HAM Novel, Talangsari, Papua, Aceh Jika Terpilih

Dahnil Anzar Simanjuntak, Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan mengadakan rekonsiliasi untuk menuntaskan kasus pelanggaran HAM masa lalu jika ia terpilih. Kasus HAM yang akan ditangani segera adalah Kasus Novel, Talangsari, Papua dan Aceh.

“Beliau (Prabowo) juga akan mendorong sejak awal komitmen terhadap penanganan HAM yang Talangsari, kemudian penyelesaian (kasus) Novel yang paling dekat. Kemudian Papua, Aceh,” kata Dahnil memaparkan, ketika ia menghadiri sebuah acara diskusi di Universitas Paramadina, Jakarta, pada hari Jumat (1/2/2019).

“Semua pelanggaran-pelanggaran HAM yang lain memang harus dituntaskan. Kemudian rekonsiliasi nasional yang besar setelah proses hukum,” kata Dahnil lagi

Dahnil membenarkan, ia pernah menanyakan terlebih dahulu soal komitmen penyelesaian kasus HAM masa lalu kepada Prabowo, sebelum bergabung sebagai juru bicara BPN

Dahnil menilai, Prabowo akan menuntaskannya. Malahan, Dahnil menambahkan jika harus menjalani proses hukum apabila terdapat bukti yang kuat terhadap dirinya atas kasus pelanggaran HAM, maka Prabowo akan menerima dengan lapang dada jika harus menjalani proses hukum

Dahnil juga mengharapkan, kasus HAM masa lalu yang hanya dimunculkan menjelang Pilpres, tidak akan dijadikan senjata politik lagi di masa mendatang.

“Yang harus segera kita lakukan, kita ungkap faktanya secara utuh. Kemudian rekonsiliasi nasional seperti apa ya silakan. Itu menurut saya lebih baik daripada setiap pemilu kita akan berdiskusi dengan ini terus. Seperti nasi basi yang disajikan terus menerus,” tutur Dahnil menjelaskan.

“Publik lama-lama akan muak dan muntah. Yang terjadi adalah publik menjadi antipati terhadap isu HAM. Kemudian menjadi imun karena tidak ada penegakan hukum. Kalau sudah imun nanti akan menganggap isu HAM hanya politisasi,” kata dia melanjutkan.

Adapun strategi pasangan Prabowo-Sandiaga untk menyelesaikan maslah HAM, yang selama ini menjadi isu membayangi Prabowo dan berpotensi menjadi senjata untuk menyerang Prabowo Subianto

  1. Prabowo akan menjadikan kasus Novel dan Papua jadi Prioritas

Dahnil menerangkan, karena adanya komitmen Prabowo yang ingin menyelesaikan masalah HAM, maka ia menjadi juru bicara Prabowo-Sandiaga. Dahnil menilai Prabowo saat terpilih nanti beberapa kasus HAM yang akan diselesaikan olehnya. Salah satunya adalah kasus Novel Baswedan , Aceh dan Papua.

“Penyelesaian Novel yang paling dekat. Kemudian Papua, Aceh. Semua pelanggaran pelanggaran HAM yang lain memang harus dituntaskan. Kemudian rekonsiliasi nasional yang besar setelah proses hukum,” kata Dahnil mengungkapkan, ketika ia menyampaikna pidatonya  di Universitas Paramadina, Jakarta Selatan, pada hari Jumat (1/2).

  1. Dengan mencari fakta kasus, Prabowo menyelesaikan kasus HAM masa lau

Sementara itu, Dahnil mengemukakan, pihaknya berpendapat memang harus segera diselesaikan, terkait kasus HAM masa lalu. Dimulai dengan mencari fakta, memproses hukum, hingga akhirnya ke dibawa ke rekonsiliasi nasional . ini adalah cara yang akan diambil Prabowo dalam penyelesaian kasus HAM masa lalu

“Jadi banyak kasus-kasus HAM, seperti (peristiwa) 65, dan sebagainya itu harus segera diselesaikan. Yang harus segera kita lakukan, kita ungkap faktanya secara utuh. Kemudian rekonsiliasi nasional seperti apa ya silahkan,” kata Dahnil menegaskan.

 

  1. Agar tidak jadi ‘nasi basi’, Prabowo segera menuntaskan kasus HAM

Dahnil mengatakan, daripada terus-menerus memperdebatkannya selama pemilu, maka akan lebih baik, jika segera mengungkap fakta-fakta pada kasus-kasus HAM. Dahnil menyatakan, pernyataan terkait kasus HAM akan menjadi “nasi basi” bia tidak tuntas

“Publik lama-lama akan muak dan muntah. Yang terjadi adalah publik menjadi antipati terhadap isu HAM. Kemudian menjadi imun karena tidak ada penegakkan hukum. Kalau sudah imun nanti akan menganggap bahwa isu HAM hanya politisasi,” ujar Dahnil lagi

Prabowo-Sandiaga Uno bertekad Segera menangani Kasus HAM yang menimpa Novel Baswedan, kasus Talangsari, pelanggaran HAM di Papua dan Aceh Jika ia dan sandiaga uno Terpilih sebagai presiden dan wakil presiden RI 2019-2024

via Prabowo-Sandiaga Segera Tangani Kasus HAM Novel, Talangsari, Papua, Aceh Jika Terpilih

credit by #913

Adik Prabowo : Kami Berasal Dari Keluarga Multi Etnis, Multi Religion

Hashim Djojohadikusumo, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, dan juga adik kandung dari Prabowo Subianto, pada 27 Januari 2019, menuturkan tentang latar belakang agama keluarganya yang beragam,  dalam acara Dialog Nasional Kebhinekaan dan Pemilu Damai di Wisma Bhayangkari. Ia mengatakan bahwa keluarganya berasal dari Multi Etnis dan Multi Religion

Sejumlah pendeta dari 89 sinode se-Indonesia dan pendeta dari 28 Persatuan Gereja Indonesia (PGI) wilayah ikut menghadiri acara Dialog Nasional Kebhinekaan dan Pemilu Damai. Hashim bercerita, selama 10 tahun menjadi politikus Gerindra, masih banyak yang menyangka bahwa agamanya adalah Islam, padahal Hashim adlah  seorang pemeluk  agama Kristen.

“Jadi saya heran, masih banyak yang memikirkan kalau saya ini muslim,” tutur Hashim menjelaskan, ketika diwawancaai oleh pihak kami di lokasi acara.

Hasyim menerangkan istrinya adalah seorang yang menganut agama Kristen Protestan. Ia puluhan tahun ikut keanggotaan Gereja Kristen Indonesia.

“Ibu kami, ibu saya dan Prabowo, dari suku Minahasa. Lahir dan meninggal sebagai Kristen Protestan. Banyak yang tidak tahu ini. Dan keluarga kami banyak yang Kristen dan juga ada yang menjadi pendeta,” kata Hashim menjelaskan.

Prabowo Subianto,  calon presiden nomor urut 02 adalah putra dari Soemitro Djojohadikoesoemo. Soemitro Djojohadikoesoemo adalah orang yang pernah menjabat sebagai Menteri Negara Riset Indonesia ke-3 dan Menteri Keuangan Indonesia ke-8. Dora Marie Sigar adalah nama ibu dari capres 02, Prabowo. Kedua pasangan tersebut dikaruniai empat orang anak, yaitu: anak pertama adalah Biantiningsih Miderawati Djiwandono, anak kedua adalah Marjani Ekowati le Maistre, anak ketiga adalah Prabowo Subianto, dan anak keempat adalah Hashim Djojohadikusumo.

Hashim juga menjelaskan, ayah mereka yang bernama Soemitro Djojohadikoesoemo merupakan seorang muslim.

“Ini saya jelaskan dalam konteks bahwa keluarga Prabowo itu beragam. Kami empat bersaudara, dua islam, dua pengikut Kristus,” kata Hashim memaparkan.

Keberagaman adalah warna dalam hidup Prabowo Subianto. Keluarganya berasal dari campuran multi etnis dan agama yang berbeda. Sehingga ia hidup dalam lingkungan yang ber Bhinneka Tunggal Ika, bukan hanya slogan semata namun sudah menjadi jalan hidup

via Adik Prabowo : Kami Berasal Dari Keluarga Multi Etnis, Multi Religion

credit by #913

Tim sukses Prabowo-Sandiaga Uno Serahkan Kasus Fitnah Tabloid “Indonesia Barokah” Kepada Yang Berwenang

Ferdinand Hutahaean,   Anggota Direktorat Advokasi Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengemukakan, bahwa timnya tidak akan menelusuri, siapa orang yang berada di balik penerbitan Tabloid Indonesia Barokah.  Ferdinand menegaskan, bahwa penelusuran itu telah diserahlan pada pihak yang berwenang oleh BPN

“Kami tidak melakukan penelusuran apa pun, biarlah itu menjadi domain penegak hukum, ada Bawaslu,” ujar Ferdinand menjelaskan lewat pesan suara, pada hari Jumat, 25 Januari 2019.

Ferdinand mengemukakan, Tabloid Indonesia Barokah yang beredar di beberapa daerah tersebut telah dilaporkan pada Badan Pengawas Pemilu oleh pihak BPN. BPN melaporkan karena tabloid itu dinilai memfitnah Prabowo-Sandiaga, dan juga berisi ujaran kebencian.

BPN berharap Bawaslu segera bertindak terhadap  kampanye hitam yang dilakukan melalui tabloid “Indonesia Barokah”. Politikus Partai Demokrat ini melontarkan harapan senada kepada Tim Sukses Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Kami berharap juga agar Pak Jokowi dan TKN (Tim Kampanye Nasional) Jokowi- Ma’ruf ikut andil menghentikan kampanye negatif, kampanye hitam seperti ini,” ujar Ferdinand Hutaean lagi

Laporan distribusi Tabloid Indonesia Barokah yang disebar ke pesantren dan pengurus masjid di 32 kecamatan telah diterima oleh Bawaslu Kabupaten Kuningan. Pada Jumat, 18 Januari 2019  telah dilaporkan, bahwa Bawaslu Kabupaten Kuningan telah menemukan keberadaan tabloid tersebut

Tabloid Indonesia Barokah yang disebar di banyak wilayah itu, merupakan Edisi I, Desember 2018

Reuni 212: Kepentingan Umat atau Kepentingan Politik? merupakan judul yang terdapat di halaman depan tabloid itu. Prabowo mengemukakan, dalam acara itu, bahwa tabloid itu berbau kepentingan politik. Akan tetapi, di tulisan tersebut, tak ada kutipan dari pihak capres 02 ini

Tim Sukses Prabowo-Sandiaga Uno menyerahkan sepenuhnya kasus Tabloid fitnah “Indonesia Barokah” kepada pihak yang berwenang. Pada halaman liputan khusus ada headline berjudul “Membohongi Publik untuk Kemenangan Politik”. Hoax ganggu stabilitas dan keamanan juga dibahas dalam halaman liputan khusus.

via Tim sukses Prabowo-Sandiaga Uno Serahkan Kasus Fitnah Tabloid “Indonesia Barokah” Kepada Yang Berwenang

credit by #913

Prabowo Prihatin Utang Indonesia Terus Menumpuk

Prabowo Subianto mengeluarkan narasi Menteri Pencetak Utang. Prabowo mengungkapkan hal tersebut, karena ia prihatin akan utang negara Indonesia terus menumpuk

“Utang menumpuk terus, kalau menurut saya jangan disebut lagi lah ada Menteri Keuangan, mungkin Menteri Pencetak Utang,” ujar Prabowo, ketika ia berpidato dalam acara Deklarasi Nasional Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia untuk Pemenangan Prabowo-Sandi di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Timur, Sabtu, 26 Januari 2019.

Prabowo juga menyatakan, menteri keuangan saat ini memiliki kegemaran baru, yaitu mencetak utang dengan bangga. Akan tetapi, yang disuruh membayar utang orang lain.

Pada Rabu, 23 Januari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan untuk membiayai anggaran dilakukan secara hati-hati dan bertanggung jawab melalui pengelolaan utang sebagai instrumen keuangan.

“Dibicarakan secara transparan. Bukan ujug-ujug, tidak ugal-ugalan,” ujar Sri Mulyani, ketika diwawancarai di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada hari Rabu, 23 Januari 2019.

Sebelumnya si mulyani meminta melihat rasio perbandingan utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Di Indonesia Rasio utang terhadap PDB di Indonesia yang sebesar 30 persen dianggapnya masih belum bahaya. Walau begitu, Sri Mulyani  meyakini, bahwa pemerintah akan tetap berhati-hati.

Utang pemerintah pusat per akhir Desember 2018 tercatat Dalam Dokumen APBN Kita Edisi Januari 2019 amat jelas tertulis, bahwa utang itu mencapai Rp 4.418,3 triliun. Bila dibanding dengan catatan utang pada akhir Desember 2017 sebesar Rp 3.995,25 triliun, maka dapat dihitung, bahwa angka utang Indonesia naik 10,6 persen

Lalu, Prabowo menjanjikan seumpama terpilih menjadi presiden, maka ia akan memilih putra putri terbaik bangsa. Prabowo menegaskan akan menyaring orang-orang bersih dan jujur, bukan hanya orang-orang pintar

Prabowo, yang juga dikenal sebagai Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus ini mengemukakan, bahwa dirinya lebih baik memilih orang yang jujur, walau tidak terlalu pintar. Prabowo beranggapan, jika hanya untuk membohongi rakyat, tidak ada gunanya juga memilih orang pintar

“Pinter nanti minterin, keminter, rakyat dibohongi,” ujar Prabowo,  Ketua Umum Partai Gerindra.

Prabowo juga menambahkan, para calon anggota kabinet dan meminta mereka menandatangani surat perjanjian untuk tidak memperkaya diri dan kelompoknya sendiri, jika dipercaya untuk memimpin bangsa ini. Para calon anggota kabinet pun diminta untuk berjanji agar semua proyek transparan dan menguntungkan rakyat Indonesia.

“Kalau kau tidak bisa tanda tangan itu kau tidak bisa jadi menteri di kabinet Indonesia Adil Makmur,” ujar Prabowo menandaskan. Kabinet harus bebas dari menteri korup, budaya korupsi secara langsung membuat ongkos pembangunan semakin mahal dan membuat utang negara terus menumpuk sampai pada tahap memprihatinkan

via Prabowo Prihatin Utang Indonesia Terus Menumpuk

credit by #913

Difitnah Tabloid Indonesia Barokah, Prabowo-Sandiaga Tidak Goyah

Sudirman Said,  Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, menjelaskan adanya firnah lewat Tabloid liar Indonesia Barokah, tidak akan membuat  tim sukses Prabowo – Sandiaga  goyah meraih suara. Sudirman percaya, karena informasi yang diterima oleh masyarakat bukan hanya berasal dari tabloid yang isinya tendensius menyerang kubunya tersebut, maka masyarakat akan dapat menilai sendiri mana yang benar mana yang salah.

“Masyarakat kita sudah cukup cerdas. Kan tabloid bukan satu-satunya sumber bacaan mereka. Mereka nonton televisi, punya media sosial, dan akses kepada jejaring internet,” ujar Sudirman, ketika diwawancara di Media Center Prabowo – Sandiaga, Jalan Sriwijiaya, Jakarta, pada hari Rabu 23 Januari 2019.

Sebelumnya, dilaporkan adanya ratusan tabloid Indonesia Barokah yang disebar ke pesantren dan pengurus masjid di 32 kecamatan  telah diterima oleh Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Kabupaten Kuningan beberapa hari sebelumnya.

Edisi I dari Tabloid Indonesia Barokah, yang terbit pada Desember 2018, adalah yang dikirimkan ke berbagai wilayah. Reuni 212: Kepentingan Umat atau Kepentingan Politik. meruppakan judul pada halaman depan tabloid itu Cerita tokoh Islam yang menjadi Pahlawan Nasional di era Presiden Jokowi, adalah topik yang diangakat oleh tabloid 16 halaman ini

Membohongi Publik untuk Kemenangan Politik adalah judul headline, yang berada dalam halaman liputan khusus. hoax ganggu stabilitas dan keamanan juga dibahas dalam halaman lain di tabloid itu. Tabloid Obor Rakyat, Asal Usul Fitnah Jokowi & Antek Asing pun diulas didalamnya

Orang yang menjadi dalang di balik peredaran tabloid tersebut pun belum diketahui, kata Sudirman Said. Akan tetapi, secara halus Sudirman Said melontarkan sindiran pada pihak lawan

“Tidak mungkin kan kami buat sendiri, yang bikin kan pasti orang lain,” kata Sudirman, yang dikenal juga sebagai  Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ini.

Sudirman Said juga menyatakan, beredarnya tabloid Indonesia Barokah  adalah sebuah gambaran strategi pihak lain untuk menyerang mereka. Walau begitu, bila keberadaan tabloid iitu menjadi ancaman bagi pihak mereka, Sudirman menyatakan, bahwa Prabowo-Sandiaga Tidak Goyah.

via Difitnah Tabloid Indonesia Barokah, Prabowo-Sandiaga Tidak Goyah

credit by #913

Prabowo-Sandiaga Uno Tawarkan Ongkos Naik Haji Lebih Murah

Sandiaga Uno,  calon  wakil presiden nomor urut 02 menjanjikan, bila Prabowo Subianto dan dirinya menang dalam pemilihan presiden mendatang., maka mereka akan berusaha untuk menurunkan ongkos naik haji atau ONH sehingga menjadi Lebih murah . Di depan ibu-ibu, buruh musiman, mahasiswa serta masyarakat di sekitar Asrama Haji Makassar, Sandiaga menyampaikan hal tersebut

“Di sini tempat asrama haji  kan? Jika Pak Prabowo dan saya terpilih sebagai presiden dan wakil presiden, kami akan  menurunkan ONH,” tutur Sandiaga berkomitmen, ketika ia menghadiri acara di Pondok Madinah,  Sudiang, Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Hal tersebut juga pernah ia kemukakan dalam pernyataan resmi Media Center Prabowo-Sandi, Sabtu, 26 Januari 2019.

Sandiaga menilai, jika pemerintah mau, ONH bisa saja diturunkan.

“Kenapa? Jawabnya singkat saja, karena  kita memang bisa menurunkannya jika mau,” ujar Sandiaga lagi.

SAndiaga menuturkan, bahwa semua Umat Islam di Tanah Air memiliki lebih banyak kesempatan untuk menunaikan ibadah haji ke Mekkah, jika pemerintah menurunkan ONH

Sandiaga juga menilai, bahwa seharusnya dana haji dapat dikelola dengan lebih baik. Sandiaga mengemukakan,  jika dimanfaatkan maksimal, dana haji sebesar Rp 110 triliun sebetulnya bisa menekan ONH.

Sandiaga menjelaskan, dana haji seharusnya diperuntukkan bagi para jemaah dan membuka seluas-luasnya kesempatan berhaji.

“Kita akan bangun infrastruktur di Mekkah dan Madinah untuk kepentingan jemaah haji Indonesia,” ujar Sandiaga menjelaskan

Sandiaga pun beranggapan, ONH bisa ditekan dengan cara seperti itu.

“Dan bisa dijangkau oleh masyarakat kebanyakan,” ujar Sandiaga menambahkan.

Sandiaga melanjutkan kegiatan sosialisasi dengan bersilaturahmi ke  Pondok Pesantren Darul Aman Gombara Makassar, usai acara tersebut

Anggito Abimanyu,   Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji, sebelumnya mengemukakan dari target pengelolaan dana haji pada 2018, sudah terealisasi Rp 114 triliun dari jumlah keseluruhan sebesar Rp 111,8 triliun.Jumlah dana sebesar Rp 121 triliun dengan komposisi 50 persen di Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaran Ibadan Haji (BPS-BPIH) dan 50 persen di investasi, merupakan target dana kelola, yang ditargetkan oleh  BPKH.

Prabowo-Sandiaga Uno akan membangun infrastruktur untuk Jemaah haji di Mekkah dan Madinah menggunakan Dana Haji, sehingga Dana ONH bisa diturunkan

 

via Prabowo-Sandiaga Uno Tawarkan Ongkos Naik Haji Lebih Murah

credit by #913

Alumni Ratusan Universitas Ternama Dukung Prabowo-Sandiaga Uno

Bagi alumni dari berbagai perguruan tinggi, Pilpres 2019 menjadi ajang untuk unjuk gigi berpartisipasi aktif untuk ikut dalam gelanggang kontestasi politik.Momen ketika ribuan alumni UI dan sejumlah kampus berkumpul di GBK mendeklarasikan diri mendukung pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin, pada 12 Januari 2019 lalu, tentu masih  lekat dalam benak  kita. Saat ini, giliran pasangan Prabowo-Sandi yang mendapatkan dukungan dari alumni yang datang dari ratusan perguruan tinggi ternama, dua minggu berselang

Ketika mendeklarasikan diri mendukung pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandi, ribuan alumni dari 115 perguruan tinggi yang tergabung dalam Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia (APTSI)  pada hari dabtu, 26 Januari 2019. Mereka berkumpul di gedung Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta

Salah satu deklarator, yang Ita Gultom mengemukakan, bahwa sekitar 4 ribu alumnus dari berbagai perguruan tinggi hadir dalam acara deklarasi dukungan bagi Prabowo dan Sandiaga

Amien Rais, Rachmawati Soekarnoputri, Titiek Soeharto, Ichsanuddin Noorsy, Chusnul Mar’iyah, Rocky Gerung, Fuad Bawazier, Adhyaksa Dault sampai Ferdinand Hutahaean dan  sejumlah tokoh lainnya  ikut menghadiri acara deklarasi tersebut

Ita mengemukakan, alumni sejumlah perguruan tinggi mendeklarasikan dukungan mereka pada Prabowo dan Sandiaga adalah bentuk suatu upaya, dalam keikutsertaan mereka memperbaiki kondisi bangsa ke arah yang lebih baik.

“Pada saat ini terindikasi adanya ancaman terhadap kedaulatan NKRI baik menyangkut ideologi politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan kemanan sehingga mengkhawatirkan bagi kehidupan bangsa Indonesia,” kata Ita Gultom menjelaskan.

“Semoga Allah SWT, Tuhan yang maha kuasa senantiasa memberikan petunjuknya dan meridhoi bagi tercapainya Indonesia adil, makmur dan berdaulat.” kata Ita lagi

Sandiaga Uno dan Prabowo hadir dan memberikan sambutan serta ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya pada segenap alumni yang hadir, dalam acara deklarasi tersebut. Ribuan alumni universitas yang datang memberikan dukungan kepada Prabowo-Sandiaga Uno merupakan perwakilan dari ratusan ikatan alumni universitas ternama di Indonesia.

“Hari ini saya gembira, di tengah-tengah saudara saya menyaksikan gelombang besar menuju perubahan. Saya mengapresiasi para alumni universitas, intelektual-intelektual kampus yang berani meninggalkan menara gadingnya,” ujar Prabowo lagi.

via Alumni Ratusan Universitas Ternama Dukung Prabowo-Sandiaga Uno

credit by #913