Prabowo-Sandiaga Uno Memberi Semangat Kepada Caleg Gerindra

Konferensi Nasional kembali digelar oleh Partai Gerindra. Konferensi Nasional Partai Gerindra 2018 ini berlangsung tertutup dan dihadiri sejumlah tokoh partai koalisi maupun agama. Calon wakil presiden Sandiagao Sholahudin Uno pun menghadiri perhelatan tersebut, walau ia sudah bukan kader Partai Gerindra. Prabowo dan Sandiaga akan memberi semangat para caleg untuk memenangkan Prabowo-Sandiaga Uno di daerah masing-masing

Konferensi Nasional tersebut juga dihadiri oleh Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Waketum Gerindra Fadli Zon. Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga yang juga anggota Dewan Pembina Gerindra Djoko Santoso, hingga koordinator jubir BPN Dahnil Anzar Simanjuntak. Secara garis besar, konferensi ini bertujuan meningkatkan kesiapan internal partai Gerindra dalam menghadapi pemilu 2019 yang akan berlangsung 4 bulan lagi

“Itu dalam rangka konsolidasi internal Gerindra. Seluruh ketua, sekretaris, bendahara DPC se-Indonesia juga seluruh caleg baik DPR, DPRD Tingkat I, dan DPRD Tingkat II datang,” anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra, Andre Rosiade memberikan keterangannya kepada narasumber  kami.

Dalam pidatonya, Prabowo membahas keadaan negara saat ini, dan juga  yang berhubungan dengan masalah partai, juga  hal yang berhubungan dengan pencalonannya sebagai calon presiden, pada pemilu 2019. Dalam acara  tersebut, ikut hadir pula, para elit dari partai pendukung

“Pak Prabowo diagendakan pidato, Sekjen (Ahmad Muzani) juga, pimpinan DPP. Kita akan membahas konsolidasi internal untuk menyikapi pileg dan pilpres yang akan kita hadapi. Sekaligus memberikan kondisi terkini kepada seluruh kader yang hadir” ujar  Andre sebelum acara dimulai

Konferensi Nasional ini. dimulai pada jam 07.00 WIB. Di dalam Konferensi Nasional ini para kader, tim sukses dan para undangan memakai stelan kemeja lengan panjang, yang berwarna berwarna biru dengan celana panjang berwarna krem, sebagai bawahannya. Bagi hadirin laki-laki, menggunakan peci berwarna hitam, sedangkan untuk perempuan diwajibkan memakai hijab berwarna krem.

Sekjen DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan acara tersebut diselenggarakan untuk memberi semangat caleg agar memenangkan Prabowo-Sandi di propinsi masing-masing.

“Apa yang disampaikan Prabowo dan Sandi akan memberi semangat para caleg untuk memenangkan capres no urut 02 di daerah masing-masing,” jelas muzani.

Muzani mengatakan pembekalan juga akan diberikan kepada relawan untuk mensukseskan  Pemilu 2019.

via Prabowo-Sandiaga Uno Memberi Semangat Kepada Caleg Gerindra

credit by #913

Prabowo Didukung Ribuan Tukang ojek online

Prabowo Subianto, calon presiden nomor urut 02 menghadiri acara kopi darat bersama ribuan pengendara ojek online, dikawasan Sentul, provinsi Jawa Barat. Untuk mencapai lokasi acara, Calon presiden Prabowo Subianto tidak menggunakkan mobil pribadinya, melainkan naik ojeg. Prabowo menghadiri undangan dari pendukungnya, ribuan Tukang ojek online yang tergabung dalam Forgab (Forum Gabungan) Roda 02 pada hari Minggu 16 Desember 2018

Calon presiden Prabowo datang ke acara tersebut dibonceng salah satu pengendara ojeg online. Ribuan pengendara ojeg online, yang datang ke acara tersebut telihat sangat bersemangat dan gembira. mereka pun mengibarkan Sang merah Putih dan berbagai atribut komunitas, ketika Prabowo  hadir di tengah mereka. Setibanya di lokasi, komunitas ojeg online langsung meminta calon presiden 02 tersebut untuk naik ke atas panggung.

Zulfikar, juru bicara Forgab Roda 02 menyatakan rasa syukurnya yang mendalam, karena Prabowo bersedia untuk hadir dalam acara, yang digagas oleh para pengendara ojeg online tersebut. Zulfikar mengatakan acara tersebut dibuat oleh para pengendara ojeg online, yang tergabung dalam komunitas ojek online  untuk saling mendekatkan diri

“Terima kasih atas kehadiran Bapak Prabowo di acara ini. Event ini adalah event biasa yang kita lakukan, dan alhamdulillah hari ini adalah hari yang sangat spesial dan bersejarah karena dihadiri oleh Pak Prabowo. Saya, yang mewakili rekan-rekan yang hadir, kami ucapkan terima kasih kepada bapak-ibu yang telah hadir bersama kita,” ucap Zulfikar dalam memberikan penjelasannya.

Prabowo juga diminta memberikan sambutan di hadapan ribuan pengemudi ojeg online, , ketika berada di atas panggung,   Ia menyatakan bahwa ia sangat bersyukur atas diundangnya dalam acara tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada saudara-saudara sekalian dari komunitas ojek online, ojol, yang telah mengundang saya dalam acara kalian kopi darat di sini di Sentul,” kata Prabowo.

 

via Prabowo Didukung Ribuan Tukang ojek online

credit by #913

Prabowo : Elite Indonesia Selalu Mengecewakan, Gagal Menjalankan Amanah

Frasa ‘Indonesia punah’ kini menjadi bahan diskusi Tim sukses  Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Ketua umum Gerindra, Prabowo melontarkan frasa tersebut dalam pidato di  acara Konferensi Nasional Partai Gerindra di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, yang digelar pada hariSenin (17/12/2018). Prabowo berujar elite Indonesia selalu mengecewakan, selalu gagal menjalankan amanah rakyat Indonesia.

Prabowo Subianto dan Gerindra mengungkapkan, bahwa ia tidak boleh kalah pada pemilihan presiden kali ini, karena elite yang berkuasa di Indonesia selalu gagal menjalankan amanah rakyat

“Karena itu, kita tidak bisa kalah. Kita tidak boleh kalah. Kalau kita kalah, negara ini bisa punah. Karena elite Indonesia selalu mengecewakan, selalu gagal menjalankan amanah rakyat Indonesia. Sudah terlalu lama elite yang berkuasa puluhan tahun, sudah terlalu lama mereka memberi arah keliru, sistem yang salah,” Prabowo.menegaskan

PDIP  pun langsung memberikan tanggapan keras, atas apa yang dinyatakan oleh Prabowo. Pihak Jokowi menilai, bahwa pernyataan Prabowo tersebut  hanya berupa pernyataan asal bunyi.

“Yang bikin punah adalah runtuhnya Pancasila, korupsi, dan hilangnya akal sehat, serta penyesatan-penyesatan pikir yang bertujuan menimbulkan apatisme-pesimisme rakyat seperti yang sering dilakukan Gerindra. Jadi setop asbun (asal bunyi) dan mengekor Trump, be sensible (waras) supaya NKRI tetap jaya,” Eva Kusuma Sundari, selaku Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan DPP PDIP menuturkan, ketika ia dimintai pendapatnya.

Prabowo disebut berlebihan  karena ia menyebutkan Indonesia akan musnah, dalam anggapan dari partai pendukung Jokowi-Ma’ruf lainnya, seperti PSI, Partai Golkar, Partai NasDem, PPP, hingga Partai Hanura. dan Irma Suryani Chaniago, yang merupakan Ketua DPP NasDem. Ace Hasan Syadzily, sebagai Ketua DPP. Partai Golkar, ikut memberikan kritik pedas, atas apa yang disampaikan Prabowo.

“Rakyat makin yakin bahwa memang tidak selayaknya Pak Prabowo menjadi Presiden RI jika yang disampaikan adalah hal-hal yang bersifat negatif,” Ace Hasan Syadzily juga ikut menambhakan

Tim sukses Prabowo pun memberikan pembelaan sengit, atas ucapan Prabowo. Dalam penilaian . mereka menilai banyak pihak tak memahami makna dibalik pernyataan Prabowo, yang menyatakan bahwa Indonesia dapat musnah.

“Orang itu kan mendengar pidato Pak Prabowo sepotong-potong sih, ya, tidak komplet, sehingga mereka menyalahartikan. Padahal Pak Prabowo dalam pidatonya lengkap menjelaskan maksudnya bahwa Indonesia bisa punah kalau salah mengelola ekonomi bangsa,” ujar anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra, Andre Rosiade.

Di tempat lain , Partai Keadilan Sejahtera yakin, bahwa Prabowo tidak memiliki niat buruk, ketika menyatakan, bahwa Indonesia bisa punah andai dirinya kalah pada Pemilihan presiden 2019. PKS menjabarkan, tentang apa yang  dimaksud Prabowo dalam pidatonya itu.

“Saya kira perlu dibaca keseluruhannya, ya. Yang pasti, beliau tidak pernah menginginkan Indonesia punah. Beliau pasti menginginkan bahwa demokrasi menghadirkan beragam kondisi yang berbeda-beda. Saya yakin beliau tidak mengatakan begitu dengan maksud begitu,” Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid menjelaskan.

 

via Prabowo : Elite Indonesia Selalu Mengecewakan, Gagal Menjalankan Amanah

credit by #913

Prabowo : Rayat Ingin Pemerintah yang Bebas Korupsi

Prabowo Subianto  dapat memahami, bagaimana inginnya masyarakat Indonesia saat ini, untuk memiliki pemimpin yang bebas korupsi. Prabowo Subianto menjelaskan, bahwa   kehendak rakyat untuk memiliki pemerintahan bebas korupsi harus segera direalisasikan.

“Jadi saudara, sudah dikatakan, kita merasakan getaran rakyat, kita merasakan rakyat ingin perubahan, rakyat ingin perbaikan, rakyat ingin pemerintah yang bersih dan tidak korupsi. Betul?” Prabowo menegaskan dalam pidatonya, ketika menghadiri Konferensi Nasional Partai Gerindra di Sentul Convention Center, kabupaten Bogor, provinsi Jawa Barat, pada hari Senin (17/12/2018).

Oleh sebab itulah, Prabowo Subianto , selaku Capres nomor urut 02 menyatakan dengan tegas, bahwa dirinya dan Sandiaga Uno harus dapat memenangkan  pertarungan dalam perolehan suara dalam Pemilihan presiden 2019. Dalam padangan Prabowo Subiyanto, saat ini, para penguasa di negeri ini belum  dapat menunjukkan keberhasilan dalam mengemban amanat dari rakyat Indonesia, malah bisa membuat masa depan bangsa ini hancur. Prabowo yakin, bahwa ia tidak akan kalah dalam pemilihan presiden 2019 ini.

“Karena itu kita tidak bisa kalah. Kita tidak boleh kalah. Kalau kita kalah, negara ini bisa punah. Karena elite Indonesia selalu mengecewakan, selalu gagal menjalankan amanah dari rakyat Indonesia. Sudah terlalu lama elite yang berkuasa puluhan tahun, sudah terlalu lama mereka memberi arah keliru, sistem yang salah,” Prabowo menjelaskan dalam pidatonya.

“Dan saya katakan, bahwa sistem ini kalau diteruskan akan mengakibatkan Indonesia lemah. Indonesia semakin miskin, dan semakin tidak berdaya bahkan bisa punah,”  ia menambahkan.

Analisa tentang penghasilan perkapita masyarakat Indonesia saat ini, yang dinyatakan oleh Fuad Bawazier, salah satu anggota tim ekonomi Badan Pemenangan Nasional (BPN) selalu menjadi acuan bagi Prabowo, sebagai parameter penjabarannya. berdasarkan analisa dari Fuad Bawazier itulah, Prabowo bisa bisa mendapatan data valid  bahwa penghasilan pertahun setiap masyarakat Indonesia hanya mencapai 1.900 dolar AS.

“Saudara sekalian, para ahli mengatakan bahwa penghasilan kita per kapita adalah sekitar 4.000 dolar per tahun. Tapi dari 4.000 itu, 49% setengahnya dikuasai oleh satu persen rakyat kita. Jadi kalau kita cabut yang satu persen, kekayaan penghasilan kita setahun tiggal setengahnya yaitu 1.900. Itu kata penasehat saya Pak Fuad Bawazier,” Prabowo melanjutkan.

via Prabowo : Rayat Ingin Pemerintah yang Bebas Korupsi

credit by #913

Prabowo: Kita ingin hidup dalam suasana yang adil dan beradab,

Di dalam pernyataannya, Prabowo menegaskan, bahwa ia akan bersikap adil pada setiap warga negara. Prabowo yakin, ia mampu menjadi seorang pemimpin yang adil, bagi semua agama dan etnis. Karena semua Anak Bangsa berhak mendapat perlakuan yang adil, sesuai dengan dasar negara Pancasila. Prabowo beranggapan jika ada satu warga dari satu kelompok atau suku, satu agama yang dizalimi tidak terima keadilan, maka sudah menjadi tugas pemimpin untuk membelanya. karena Kita ingin hidup dalam suasana yang adil dan beradab.

“Saya harus jadi pemimpin semua suku, agama, ras, semua etnis. Kalau ada satu warga dari satu kelompok atau suku, satu agama yang dizalimi yang tidak terima keadilan, itu tugas pemimpin untuk membelanya,” Prabowo memberi pernyataannya, ketika ia berada di dalam acara ramah tamah dengan masyarakat Tionghoa, yang digelar di Ballroom Suncity,di wilayah  Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, pada hari Jumat 7 Desember 2018

Dalam pandangan Prabowo, setiap orang  harus hidup damai, dan selalu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, tanpa memandang suku, agama dan etnis.

“Yang dihasilkan dari pendiri-pendiri kita bangsa Indonesia, yang punya moto Bhinneka Tunggal Ika. Kita mungkin beda agama, beda suku, beda etnis, tapi kita satu. Kita ingin hidup dalam suasana yang adil dan beradab,” kata Prabowo lebih lanjut

Pada acara tesebut, Capres dengan nomor urut 02,Prabowo juga memaparkan tentang perjalanan hidupnya, termasuk ketika ia menjadi prajurit, yang mengabdi pada negara. Dalam hidupnya, Prabowo menceritakan, bahwasannya, ia telah banyak bertemu dengan berbagai golongan masyarakat. Walaupun demikian, ia tidak pernah membedakan mereka, apalagi melakukan penindasan pada kaum yang lemah.

“Setiap manusia ingin hidup aman. Keinginan Anda yang pertama, ingin hidup aman, betul Tidak? Bagaimana saudara bisa kembali ke keluarga kalau saudara nggak aman, saya juga demikian. Sesudah itu kita aman dari bahaya fisik, aman dari kelaparan, aman dari penyakit,” ia pun menambahkan.

“Saya memandang Tionghoa sama seperti suku-suku dan kelompok etnis lainnya dan karena itu kalau saya dipilih, kalau saya menerima tugas, saya akan membela warga saya dengan sekuat tenaga saya,” Prabowo menandaskan.

via Prabowo: Kita ingin hidup dalam suasana yang adil dan beradab,

credit by #913

Prabowo-Sandiaga Uno : Kami Akan Maksimalkan Ekspor, Minimalkan Impor

Pabrik pakaian bernama  CV Fajar Jaya, yang  dimiliki oleh Budhiharto, yang yang terletak Jalan KS Tubun Nomor 40, Purwokerto, di wilayah provinsi Jawa Tengah mendapat kunjungan kehormatan dari Cawapres 02, Sandiaga Uno. Hal tersebut bertujuan untuk menampung segala keinginan dan pemikiran dari masyarakat setempat dan sekitarnya. Program Kerja Prabowo-Sandiaga Uno adalah  fokus kepada industri yang berorientasi ekspor dan sekaligus meminimalkan impor

Sandiaga melihat-lihat keadaan seluruh pabrik, dan melihat dengan langsung, cara memotong bahan, menjahit, sampai bagaimana mereka dapat menciptakan pakaian yang bagus. pabrik tekstil, yang berdiri sejak tahun 1958 itu, merupakan sebuah wadah untuk para penjahit, yang kemudian berkembang, dan dapat memiliki hubungan bisnis, dengan beberapa institusi pemerintahan, dalam pembuatan seragam dinas. Sekarang ini, pabrik tersebut  memiliki sekitar 300 karyawan..

Sandiaga menyapa pekerja yang sedang bekerja, seusai melihat-lihat ke setiap sudut pabrik.

“Mohon maaf mengganggu kerjanya. Semoga semuanya dalam kondisi baik,” Sandi memaparkan, ketika ia berada di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, provinsi Jawa Tengah, pada hari Sabtu, 15 Desember 2018.

Tiba tiba,  Sandiaga  bertanya apakah di antara pekerja ada yang memiliki utang untuk memenuhi kebutuhan. “Ada yang punya utang nggak di sini? Ayo yang punya utang ‘ngacung’,” katanya.

Ketika mengetahui ada banyak tangan para pekerja yang terangkat, Sandiaga langsung memotivasi mereka bahwa utang-utang itu akan terbayar dan pabrik bertambah maju. “Wah ini banyak yang punya utang ya. Insya Allah, di tahun 2019 utangnya semua terbayar,” ia menuturkan.

Perbaikan finansial itu, menurut Sandiaga, bisa terjadi bila kondisi pabrik makin maju. “Pabriknya tambah maju, karyawannya tambah banyak, dan semoga bisa ekspor juga,” ucap Sandiaga, yang diiringi dengan ucapan “Aamiin”,  dari semua karyawan pabrik.

Dalam penilaian Sandiaga Uno, perbaikan dalam bidang ekonomi, akan dapar berjalan lancar, apabila ditunjang dengan keadaan pabrik yang lebih

Selanjutnya, Cawapres 02, Sandiaga Uno pun berkomiten, jika Prabowo dan dirinya berhasil memenangkan kampanye dalam pemilihan presiden 2019 mendatang, maka Prabowo dan dirinya akan mengupayakan sektor industri, untuk mengarahkan penjualannya ke luar negeri.

“Insya Allah jika kami dipilih menjadi pelayan masyarakat Indonesia, kami akan fokus kepada industri yang berorientasi ekspor untuk meminimalkan impor. Bangsa ini bisa kok berdiri dengan kaki sendiri,” ia menandaskan.

via Prabowo-Sandiaga Uno : Kami Akan Maksimalkan Ekspor, Minimalkan Impor

credit by #913

Tukang Ojek Online Mengadukan Nasib Mereka Kepada Prabowo

Forum Gabungan Ojek Online Indonesia, yang merupakan wadah persatuan para pengemudi ojek on line, pada hari Jumat yanggal 7 Desember lalu, mendatangi rumah Prabowo, yang merupakan calon Presiden nomor urut 02, yang bertempat di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, yang berada di wilayah Jakarta Selatan.kedatangan mereka, antara lain untuk mengadukan nasib yang saat ini  dihadapi oleh para pengendara ojek online tersebut.

Prabowo menyambut mereka dengan penuh keramahan dan akrab. Selain itu, Prabowo juga memberikan semangat pada mereka.

“Pada sehat ya, tetap semangat,” ucap Prabowo menyambut mereka.

Zulifkar, Juru Bicara Forum Gabungan Ojek Online Indonesia, saat itu menyatakan, bahwa maksud kedatangan mereka, antara lain untuk membahas masalah, yang saat ini  dihadapi oleh para pengendara ojek online tersebut.

“Kami juga menyampaikan nasib kami terkait regulasi yang selama ini belum jelas untuk para ojek online khususnya roda dua,” Zulfikar, yang merupakan Juru Bicara Forum Gabungan Ojek Online Indonesia, saat itu, memberi penjelasan.

Juru Bicara Forum Gabungan Ojek Online Indonesia,  Zulifkar menceritakan, bahwa apa yang mereka inginkan, yaitu tentang peraturan bagi pengendara ojek on line tersebut, tidak secara penuh ditanggapi pemerintah

“Selain kita sudah demo, bahkan ada perwakilan ojek online yang sudah duduk satu meja dengan Pak Jokowi tapi tidak ada hasilnya untuk regulasi kami,” ia pun menambahkan. .

Para pengemudi ojek online, sebelumnya menggugat apa yang diberlakukan dalam Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), kendaraan yang digunakan untuk ojek online bisa dianggap sebagai transportasi umum.

Edhy Prabowo, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, pada kesempatan tersebut, setuju apa yang disampaikan  oleh pengemudi ojek online, zulfikar.

“Pak Prabowo menerima ojek online, mereka menyampaikan beberapa permasalah kepada Capres nomor urut 02 dan mereka juga ingin meberikan dukungan. Responsnya Pak Prabowo sangat positif, Insyaallah sudah kami catat yang disampaikan teman-teman ojek online tadi,” Edhy menandaskan

via Tukang Ojek Online Mengadukan Nasib Mereka Kepada Prabowo

credit by #913

Tim Prabowo-Sandiaga : Jawa Tengah Dinamis, Prabowo Tentu Bisa Menang

Sudirman Said, yang merupakan Direktur Materi Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandiaga menyatakan, bahwa wilayah Jawa Tengah, yang dinyatakan sebagai “lumbung suara partai tertentu” tidaklah tepat. Menurut ia, politik di wilayah provinsi tersebut berkembang secara dinamis sesuai dengan sudut pandang, preferensi dan situasi masyarakat. Sehingga Prabowo Tentu Bisa Menang di wilayah ini.

“Kami tidak pernah menyangka bahwa (pilkada 2017) Jakarta, misalnya, yang surveinya gila-gilaan pada waktu itu hasilnya berbeda,” Sudirman menjelaskan, ketika diwawancara di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan, Rabu, 12 Desember 2018.

Hasto Kristiyanto, yang merupakan sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi – Ma’ruf sekaligus Sekretaris Jenderal PDIP menyatakan, bahwa wacana tentang pemindahan posko pemenangan Prabowo ke Jawa Tengah seperti blunder. Ia pun menjelaskan, bahwa rencana tersebut malah membangkitkan semangat juang pihak PDIP beserta partai yang mendukung kubu Jokowi – Ma’ruf di provinsi Jawa Tengah, karena Jawa Tengah masih dianggap sebagai ‘kandang banteng’ oleh PDIP.

Dalam pandangan Sudjiman, ia telah mengikuti hasil survey pemilihan presiden, yang juga dilakukan oleh kepala daerah di Jawa Tengah, sejak  beberapa bulan lalu. Hal tersebut juga  telah membuktikan Jawa Tengah bukan milik ‘warna’ tertentu.

Pasangan Ganjar Pranowo – Taj Yasin yang didukung oleh partai PDIP, PPP, Nasdem, dan Demokrat. Ganjar – Taj dapat mengungguli pasangan Sudirman – Ida yang didukung Gerindra, PKB, PAN, dan PKS. Hail kemenangan tersebut, Pasangan Ganjar Pranowo – Taj Yasin berhasil memperoleh presentase suara 58,78 persen dari perolehan suara, sebanyak 10.362.694 suara.

“Memang saya tidak menang secara angka. Tapi semua orang, terutama di kantong-kantong petahana itu mengatakan ‘ah paling 20%, paling 15′ gitu kan?’ Tapi ternyata masyarakat Jawa Tengah bersikap berbeda,” Sudirman menuturkan.

Sudirman mengungkapkan, bahwa kampanye yang ia lakukan tak berjalan maksimal, pada pilkada lalu. Ia juga mengungkapkan, bahwa dalam pilkada tersebut, pihaknya banyak mengalami kesulitan, yang berupa kecurangan dan sabotase dalam berkampanye, dalam berbagai sektor. Akan tetapi, dalam kenyataannya, pihaknya masih mampu memperoleh suara, yang nyaris mencapai 42 persen suara.

“Itu artinya masyarakat Jawa Tengah mau berubah. Mau siapa pun calonnya kemarin, yang jelas bukan seperti (gubernur) yang sekarang, kan?” Sudirman memberi penjelasan.

via Tim Prabowo-Sandiaga : Jawa Tengah Dinamis, Prabowo Tentu Bisa Menang

credit by #913

Posko Pemenangan Prabowo-Sandiaga akan Ditempatkan di Solo

Tim Prabowo-Sandi akan mendirikan Posko, untuk aktivitas tim suksesnya utnuk kemenangan Prabowo – Sandiaga. Lokasi tersebut  dinamakan pos pertempuran di Solo. Dari keterangan yang diberikan oleh Abdul Wachid, Ketua badan pemenangan daerah (BPD) Prabowo-Sandi Jawa Tengah mengatakan bahwa Kantor pemenangan Prabowo – Sandiaga tersebut akan didirikan di 4 titik tempat. Salah satu pos kemenangan didirikan sangat dekat jaraknya, dengan rumah Joko Widodo di Sumber, Banjarsari, Surakarta.

“Pak Djoko orang Solo, nanti juga ada yang dekat rumah Pak Jokowi, hanya beberapa meter. Kemarin Pak Djoko mengatakan ada 4 tempat salah satunya deket rumah Pak Jokowi, itu sudah milik lama, bukan ujug-ujug kita sewa di sana. Itu punya Pak Djoko memang nanti rencana dimanfaatkan untuk posko,” ungkap  Wachid, ketika ia berada  di Semarang, Selasa (1/12/2018).

Sementara itu untuk 3 tempat lainnya, Wachid menyampaikan yang menentukan adalah Badan Pemenangan Nasional. Meski demikian banyak tawaran dari relawan di Solo untuk menempati bangunan yang mereka miliki. “Yang tiga belum, tapi 4 itu di Solo semua,” Wachid pun menambahkan

Keempat posko, yang diperuntukan bagi tim sukses calon presiden Prabowo Subianto,  tersebut kemudian akan digunakan sebagai tempat pertemuan untuk koordinasi untuk memenuhi kebutuhan logistik selama kampanye. Djoko Santoso akan secara rutin mengadakan pertemuan  di Solo. Hal ini disebabkan, karena dalam pandangan tim, provinsi Jawa Tengah, saat ini akan menjadi salah satu kawasan yang difokuskan oleh tim Prabowo-Sandi.

“Karena Jateng termasuk kekuatan Pak Jokowi, di Solo, maka kita mendekatkan diri dengan Solo agar mudah memilih. Mungkin yang selama ini hanya kenal Pak Jokowi, kita kenalkan Prabowo-Sandi,” Wachid.menjelaskan, ketika diwawancara oleh reporter kami.

Wachid juga menambahkan, bahwa dengan rencana didirikannya pos kemenangan pada wilayah Solo, maka, tidak hanya tim suksesnya, tetapi juga calon presiden dengan nomor urut 02, yaitu Prabowo dan Sandi juga akan sering mengadakan pertemuan di provinsi Jawa Tengah dan bahkan akan menetap, walau pun di daerah paling terpencil.

“Ini PR, orang mau dipilih kuncinya mereka kenal dan pernah tatap muka dan bertemu, itu salah satu kunci, istilahnya di kami kanvasing,” Wachid pun menambahkan.

via Posko Pemenangan Prabowo-Sandiaga akan Ditempatkan di Solo

credit by #913

Kubu Prabowo Akan Fokus di Jawa Tengah

Kubu Capres nomor urut 02 (Prabowo-Sandiaga Uno) akan Fokus ke ‘kandang banteng’ di Jawa Tengah, Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga Uno  berencana memindahkan markas pemenangan pada kawasan tersebut.

Metode Capres danCawapres nomor urut 02 untuk  mengarahkan fokus pada wilayah Jawa Tengah,  terendus dari perkataan  Sudirman Said, yang juga  Direktur Materi Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) . “Prabowo Sandi menyadari, Jateng adalah medan yang menantang, dan pengalaman pilpres 2014, kekalahan Prabowo di Jateng besar. Karena itu, Jateng menjadi perhatian khusus. Sudah dipertimbangkan kemungkinan pak Sandi akan pindahkan pos pemenangan di Jateng,” Sudirman Said memaparkan saat diwawancara pada hari Minggu (9/12/2018) pagi

“Prabowo Sandi menyadari, Jateng adalah medan yang menantang, dan pengalaman pilpres 2014, kekalahan Prabowo di Jateng besar. Karena itu, Jateng menjadi perhatian khusus. Sudah dipertimbangkan kemungkinan pak Sandi akan pindahkan pos pemenangan di Jateng,” Sudirman Said memaparkan, saat dimintai keterangan, pada hari Minggu (9/12/2018) pagi.

Sejak reformasi, Jawa Tengah selalu dikepalai oleh gubernur yang diusung oleh PDIP. Wilayah Jawa Tengah selama ini dikenal sebagai Kantong suara  PDIP alias kandang banteng., karena sejak tahun 1998 hingga tahun 2019 ini, gubernur Jateng merupakan kader partai banteng.

Bila dilihat dari jumlah kursi yang didapat oleh PDIP, yiatu sebanyak 31 kursi, maka tidak mengherankan apabila partai banteng tersebut dapat memenangkan calon dari partainya, ketika pemilihan gubernur. PDIP memiliki 17 orang kepala daerah di jawa tengah, dari 35 kabupaten atau kota di  wilayah provinsi Jawa Tengah, selebihnya berasal dari partai lain.

Namun  kenyataan tersebut tidak serta merta membuat kubu Prabowo-Sandiaga Uno patah semangat. Cawapres dengan nomor urut 02 tersebut percaya, bahwa ia dan tim suksesnya dapat mengambil alih basis PDIP di wilayah tersebut. . “Karena di sana (Jawa Tengah) lokasi luas dan animo masyarakatnya banyak,”  Sandiaga memaparkan dengan penuh keyakinan akan kemenangan kubu Prabowo-Sandi di wilayah provinsi tersebut.

Sandiaga juga akan total berkampanye di Jawa Tengah, dengan dipindahkannya posko BPN Prabowo-Sandiaga di wilayah Jateng, Sandiaga juga akan total berkampanye di Jawa Tengah. Mantan Wakil Gubernur DKI tersebut tercatat sudah berkampanye di 818 lokasi  sejak dari tanggal 23 September 2018

“Rencana posko Jateng akan diperkuat ditambah posko-posko di seluruh Jateng sampai tingkat RW dan RT akan terus dibentuk,” Andre memaparkan.

Hal yang menjadi pertanyaan, apakah strategi Capres dan Cawapres nomor urut 02 tersebut untuk mengganggu dominasi  PDIP, di wilayah “kandang banteng”? strategi tim Prabowo-Sandiaga ini dibalas senyuman Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto

“Sound to good bagi sang commander tapi tidak dalam fakta lapangan,” Bambang memaparkan, ketika  diwawancarai oleh  wartawan kami, pada hari  Senin (10/12/2018).

Menurut Bambang, bukan hal mudah  untuk pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02, untuk meraih kemenangan di wilayah provinsi tersebut. Selain permasalahan untuk mendapatkan suara, dalam pandangan Bambang, pendukung PDIP di provinsi Jawa Tengah sangat solid, bila dibandingkan dengan wilayah lainnya.

“Saya kira lebih karena semangat tempurnya dan solidnya organisasi. Karena faktanya perolehan suara PDI Perjuangan Jateng hanya sekitar 30% untuk piLeg 2014,” Tambah Bambang, yang juga Ketua tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin wilayah Jawa Tengah.

Apakah kesuksesan dapat diraih pasangan Capres dan Cawapres, untuk mendulang suara, di wilayah lumbung suara  PDIP? Kita  akan menunggu hasilnya, pada 17 April 2019 nanti.

via Kubu Prabowo Akan Fokus di Jawa Tengah

credit by #913