Prabowo Minta Rakyat Berani Memilih Yang Benar, Agar Lebih Sejahtera

Prabowo Subianto meminta rakyat,  agar berani memilih yang benar atau kalau tidak, maka akan hidup menderita dan jauh dari sejahtera. Hal tersebut dinyatakannya ketika ia sedang berkunjung ke Atambua

“Selain tokoh agama, warga negara seluruh rakyat harus berani mengambil sikap politik, harus berani memilih yang benar atau hidup menderita dan jauh dari sejahtera,” ujar calon presiden 02, Prabowo, ketika ia berkunjung ke Atambua

Disamping itu, Prabowo Subianto, juga meminta agar masyarakat tidak mengambil sikap menjadi golongan putih, atau tidak memilih salah satu calon, pada pemilihan presiden yang akan dilaksanakan pada 2019 mendatang

“Kalau warga negara biasa tidak mau berpikir politik, tidak mau bersikap politik, berarti dia itu adalah apatis. Dia tidak peduli dengan masa depan dia, masa depan anaknya, masa depan cucunya, karena politik artinya adalah usaha memperbaiki kehidupan rakyat,” tutur Prabowo dengan nada tegas pada 28 Desember lalu.

Disamping itu, Prabowo Subianto, juga menghimbau masyarakat dapat menentukan pilhan mereka pada pemimpin yang benar agar tidak menderita di masa yang akan datang. Agar  jangan sampai kekayaan Indonesia hanya untuk dinikmati oleh para elite saja

“Selain tokoh agama, warga negara seluruh rakyat harus berani mengambil sikap politik harus berani memilih yang benar atau hidup menderita dan jauh dari sejahtera,” kata Prabowo menambahkan.

“Dan nanti apabila saya diberikan amanat oleh rakyat Indonesia, maka saya akan berbuat lebih banyak lagi untuk rakyat Indonesia dan khususnya rakyat di timur  yanng telah membuktikan pengorbanan mereka terhadap rakyat dan negara Indonesia,” ujar Prabowo, ketika ia mengakhiri keterangannya

Capres Prabowo Subianto meminta rakyat agar berani memilih pemimpin yang benar. Karena seorang pemimpin adalah pencerminan sifat dari rakyatnya. Pemimpin yang benar akan memberi arahan kepada rakyatnya untuk hidup lebih sejahtera. tujuan hidup bernegara adalah menciptakan masyarakat yang adil dan makmur secara merata. meskipun segala hasilnya dikembalikan kepada etos kerja masyarakatnya. tapi seorang pemimpin yang benar akan bertindak adil dan melindungi rakyatnya. berani memproteksi rakyatnya dan tidak gegabah mendatangkan tenaga kerja dari luar negeri yang nyata nyata merebut pekerjaan rakyatnya.

via Prabowo Minta Rakyat Berani Memilih Yang Benar, Agar Lebih Sejahtera

credit by #913

Prabowo-Sandiaga Uno : 2019 Kita Akan Kurangi Utang, Kurangi Impor

Sandiaga Uno, calon wakil presiden nomor urut 02 berjanji akan berusaha  merubah kebiasaan buruk bangsa ini, Prabowo-Sandiaga Uno Akan Kurangi Utang dan Kurangi Impor Apabila terpilih di pemilihan Presiden 2019.  Ia mengatakan bahwa kebiasaan berutang dan impor merupakan kebiasaan yang sangat tidak terpuji dan menjadikan kita tergantung pada bangsa asing

“Kita harus berhemat, stop menghamburkan uang untuk acara-acara seremonial,” kata Sandi saat berdialog bersama warga dari perwakilan desa di Solo, yakni Banjarsari, Laweyan, Pasar Kliwon, Serengan di Jalan Singosari Selatan II, nomor 11 Tegalmulyo, Nusukan, Solo, Jumat (28/12/2018).

“Kita harus berhemat, stop menghamburkan uang untuk acara-acara seremonial,” tutur Sandiaga Uno, ketika berdiskusi  dengan masyarakat dari perwakilan yang bermukim di wilayah  Banjarsari, Laweyan, Pasar Kliwon, Serengan di Jalan Singosari Selatan II, nomor 11 Tegalmulyo, Nusukan, Solo, pada hari Jumat 28 Desember 2018.

“Genjot produksi nasional, stop impor pangan saat petani panen,” ucap Sandi menambahkan

impor yang menggila juga  merupakan faktor utama lemahnya ekonomi Indonesia.

“Seolah Indonesia tidak punya sumber daya alam dan sumber daya manusia,” tutur Sandi menerangkan.

“Petani, nelayan mengeluhkan soal impor ini, ini keluhan yang saya peroleh di 950 titik yang sudah saya kunjungi sejak Agustus 2018 lalu,” tambahnya

Sandiaga Uno juga menjelaskan bahwa di Indonesia, pembangunan infrastruktur tanpa harus berhutang sudah dilaksanakan sejak zaman dahulu. Sandiaga memberikan contoh, bagaimana Tol Cipali dapat berdiri kokoh, tanpa menggunakan APBN.

“Saya pernah turut membangun infrastruktur Jalan Tol Cipali 116 km, tidak memakai uang negara dan membebani utang untuk negara dan BUMN,” tutur Sandiaga.

“Infrastruktur tidak perlu lagi menggunakan APBN, tapi pembangunan yang menggunakan Private Public Partnership, sehingga tidak membebani anggaran negara,” Sandiaga Uno menambahkan

Jika Prabowo Subianto dan dirinya diberi kepercayaan oleh rakyat sebagai pemimpin bangsa, maka Sandiaga berjanji akan mengubah kebiasaan buruk berhutang

“Insya Allah 2019 Prabowo Subianto dan saya jika terpilih menjadi pelayan rakyat, akan mengubah kebiasaan lama ini dengan stop impor dan utang,” ujar Sandiaga menegaskan.

Sandiaga Uno merasa sangat prihatin pada anak bangsa, karena hutang negara. Menurutnya, anak yang baru dilahirkan pun sudah memikul hutang negara sebesar 13 juta rupiah.

“2019 akan kami cicil utang, agar negara ini bisa berdiri di kaki sendiri, bukan mensejahterakan bangsa lain dan membuat sengsara bangsa sendiri. Gemas saya,” tandas Sandiaga Uno menutup dialog tersebut.

via Prabowo-Sandiaga Uno : 2019 Kita Akan Kurangi Utang, Kurangi Impor

credit by #913

Data Ekonomi Indonesia Vs Haiti Dipaparkan Prabowo Dalam “Paradoks Indonesia”

Djoko Santoso,  Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi mengatakan bahwasannya apa yang telah dinyatakan oleh calon presiden 02, Prabowo Subianto yang menyamakan keadaan ekonomi Indonesia dengan negara Haiti, tidak salah sama sekali. Menurutnya, komentar  Prabowo tersebut sudah dipaparkan dalam buku “Paradoks Indonesia”yang datanya bersumber data bank dunia, dan data lembaga pemerintah

“Saya kira Pak Prabowo juga engga mau ngawur lah. Itu ada sumbernya. Ada di buku Paradoks indonesia. Termasuk sumbernya dari departemen pemerintah sendiri,” Kata Djoko di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis, (27/12/2018).

Djoko juga menilai, Prabowo hanya memberikan gambaran tentang keadaan ekonomi di Indonesia, yang saat ini sangat lemah. Salah satu contoh yang sangat nyata adalah merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dollar.

“Kenapa turun, banyak aset bangsa yang sudah bukan punya kita lagi. Seperti di kalimantan banyak tambang tapi sudah bukan punya kita lagi. Di Sumatera banyak kebun sawit tapi bukan punya kita lagi. Sehingga ini menurunkan grade kita,” ungkapnya menjelaskan.

Ia meminta pemerintah jujur diminta untuk berkata yang sebenarnya, dalam menyampaikan data dan informasi, terkait perekonomian Indonesia yang sebenarnya. Misalnya, ketika pemerintah menyatakan bahwa angka kemiskinan berangsur turun.

“Orang miskin turun, tapi standar kemiskinan diturunkan. Jadi yang miskin tinggal sedikit. Saya tahu persisi Pak Prabowo orang jujur. Dia sedih juga lihat Indonesia seperti ini sedih juga juga penghasilannya tidak cukup,” tandas Djoko ketika mengakhiri pernyataannya

Sejumlah kritikan datang menghampiri calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, terkait pidato Prabowo yang menyamakan kondisi ekonomi Indonesia dengan Haiti,ketika ia menyampaikan pidatonya di MTA, Solo, Jawa Tengah.

Menurut Prabowo, situasi ini sangat menyedihkan mengingat Indonesia adalah negara terbesar keempat di dunia. Pernyataan Prabowo bahwa Haiti adalah salah satu negara di benua Afrika kemudian menjadi viral setelah dikomentari sejumlah media sosial. Bahkan di Twitter, tagar #Haiti menjadi topik hangat Rabu pagi, 26 Desember 2018.

Tidak hanya saat ini, pernyataan Prabowo menyinggung perekonomian Indonesia dan mengkritik pemerintah menjadi viral. Sebelumnya, Prabowo mengatakan bahwa 99 persen orang Indonesia hidup dalam ekonomi pas pasan. Dalam Buku “Paradoks Indonesia”Dipaparkan Data Ekonomi Indonesia , negara afrika , amerika latin dan di dalamnya termasuk Haiti

via Data Ekonomi Indonesia Vs Haiti Dipaparkan Prabowo Dalam “Paradoks Indonesia”

credit by #913

Prabowo dan Eks Panglima GAM : Dulu Musuh Kini Sahabat

Di balik konflik bersenjata di Aceh yang terjadi tahun 90an lalu, terdapat beberapa kisah menarik. Saat itu, Prabowo Subianto berpangkat letnan jendral dan menjabat Panglima Komando Strategi angkatan Darat. Kala itu, Muzakir Manaf, Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) merupakan buruan utama dari Prabowo Subianto. Di sisi lain, Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) tersebut berkeinginan untuk menembak Prabowo hingga ia dapat menewaskannya. Ia juga berniat untuk menculik dan menghabisi nyawa Prabowo. setelah puluhan tahun berselang, siapa yang akan menyangka, jika kedua musuh bebuyutan tersebut dapat menjadi dua sahabat yang saling mendukung.

“Tidak ada orang membayangkan bagaimana Panglima GAM dan Panglima Kostrad bisa jadi satu, saya juga tidak mengerti. Saya selalu cerita, saya bingung karena dulu beliau saya kejar-kejar saya dan dan beliau pun selalu kejar-kejar saya. Begitu ketemu kita saling pelukan habis itu selesai,” tutur Prabowo, ketika ia berkunjung ke wilayah Provinsi Nangro Aceh Darusaalam.

Prabowo, yang saat itu menjabat sebagai Komandan Jendral Kopassus dan Pangkostrad TNI AD mengaku sangat ingin menghabisi Muzakir manaf. Saat itu, sebagai orang yang berprofesi sebagai anggota TNI, harus melakukan hal tersebut, untuk menjaga keutuhan negara Republik Indonesia.

Saat ini, Prabowo dan Muzakir Manaf yang akrab disapa dengan panggilan Mualem dikenal menjalin hubungan menjadi sahabat dekat. Malahan, saat ini Muzakir Manaf yang akrab disapa dengan nama Mualem bergabung dengan partai yang diketuai oleh Prabowo Subianto, yaitu Gerindra. Pada awalnya, Prabowo sempat merasa keberatan, bila Mualem bergabung dalam partainya.

“Saya bilang Anda ini Mualem kalau masuk Gerindra nanti jadi bawahan saya, saya tidak mau, Anda ini harus jadi sahabat saya. Akhirnya karena beliau dengan tekad yang kuat terus menerus, saya terima beliau masuk dan Insha Allah kita bersama terus untuk indonesia yang adil dan makmur,” tutur Ketua Umum Partai Gerindra, yang saat ini juga dikenal sebagai calon presiden Indonesia denan momor urut 02 menjelaskan.

Berdasarkan kisah yang ia alami sendiri, maka Ketua Umum Partai Gerindra tersebut dapat memetik hikmah yang sangat berharga, tentang arti sebah persahabatan yang mereka bangun, walau mereka pernah menjadi dua kubu yang berseberangan dan bertikai.

“Di situ saya ambil hikmah bahwa kita semua saudara, bahwa kita bisa selesaikan masalah dengan keihlasan, kejernihan berfikir. Sehingga saya bersahabat dengan Mualem yang merupakan suatu keanehan,” tutur Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto

via Prabowo dan Eks Panglima GAM : Dulu Musuh Kini Sahabat

credit by #913

Prabowo Dihimbau Tidak Bahas Masalah Makanan Pokok (Perekonomian) Saja

Hasto Kristiyanto, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf sangat berharap  diadakan perenungan dalam menyikapi permasalahan pemilu yang akan dilaksanakan pada tahun 2019. Ia menganggap seorang pemimpin tidak melulu harus mengedepankan permasalahan makanan pokok saja. Ia meminta agar kita memilih pemimpin dengan rekam jejak, program, prestasi tertentu. Seperti diketahui, Prabowo belum pernah menjabat posisi presiden sehingga ia tidak mempunyai pengalaman mengelola APBN

Dalam pandangan Hasto, kriteria pemimpin yang baik adalah yang mampu tampil dengan hati yang lapang dan tidak emosional. seorang pemimpin juga harus bisa berguru dari rakyatnya, selain harus bisa mengayomi. Jadi, bagi Hasto, rakyat seharusnya lebih cerdas untuk memilih pemimpin yang berpengalaman

“Bukan sebaliknya tampil emosional dan menyederhanakan kepemimpinan nasional hanya urusan tafsiran harga makanan pokok semata. Kita mencari pemimpin dengan rekam jejak, program, prestasi yang jelas,” ujar Hasto, lewat keterangan yang ia tulis, pada hari Rabu (26/12/2018).

Hasto Kristiyanto, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf menilai, sebagai pemimpin, Prabowo belum pernah memiliki sebuah prestasi pun yang dapat dibanggakan dan akan diingat oleh rakyat.

Seperti kita ketahui,Prabowo belum pernah menjadi Presiden seperti halnya Jokowi. namun kita bisa mengingat ke belakang di tahun 1967 ketika soeharto juga belum pernah menjabat sebagai presiden namun ia bisa membawa perekonomian Indonesia merayap bangkit. Juga sejarah terulang di 2014,ketika itu SBY juga belum ada pengalaman sebagai presiden, namun ia bisa membawa indonesia ke level perekonomian yang diperhitungkan di regional selama 10 tahun.

“Kalau tidak percaya, setiap ketemu rakyat, coba tanyakan apa tiga keberhasilan Pak Prabowo? Bertanya kalau perlu kasih hadiah, pasti itu pertanyaan yang tidak mudah dijawab oleh masyarakat,” ujar Hasto menjelaskan pernyaaannya lebih lanjut. .

Ajang pemilihan presiden yang akan dilaksanakan pada tahun 2019 pasti akan dimenangkan oleh calon presiden dengan nomor urut 01, karena ia dan tim suksesnya selalu mengedepankan suatu yang berdasarkan kenyataan, atas apa yang telah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada waktu yang lalu.

“Karena itu, kita setia pada jalan kita, jalan Jokowi untuk semua, jalan yang positif, jalan tanpa fitnah, dan hoaks, jalan dengan prestasi nyata,” ujar Hasto menandaskan

via Prabowo Dihimbau Tidak Bahas Masalah Makanan Pokok (Perekonomian) Saja

credit by #913

Prabowo-Sandiaga Uno Akan Raih Kemenangan di Sulawesi Selatan

Prabowo-Sandi dipastikan akan menang di Jeneponto, Sulawesi Selatan. Paris Yasir, Ketua DPC Partai Gerindra Jeneponto memberikan kepastian itu. Pernyataan tersebut dilontarkan Paris ketika diwawancara oleh wartawan kami,  di markas Badan pemenangan koalisi Koppasandi, yang terletak di Jl Pahlawan, kelurahan Empoang, kecamatan Binamu, Kota Jeneponto, pada hari Senin, tanggal 24 Desember 2018.

“Haqqul yaqin insya Allah menang,” ujar Paris, Ketua DPC Partai Gerindra Jeneponto menyatakan dengan penuh keyakinan

“Saya orang percaya data, yang hingga saat ini saya belum mendapatkan data itu, namun secara naluri saya yakin Prabowo menang di Jeneponto dengan persentase 70 persen,” papar Paris ketika menjelaskan hal tersebut.

Paris, yang saat ini menjabat sebagai wakil bupati terpilih, mengatakan,  Jeneponto merupakan salah satu basis Prabowo

“Karena Jeneponto termasuk salah satu basis Prabowo, basisnya Gerindara, Demokrat dan PAN, serta ketokohan pak Prabowo akan sangat menunjang, kemenangannya di Jeneponto,” Paris menambahkan penjelasannya

Di sisi lain, Sudirman Sappara , sekretaris tim pemenangan Jokowi Ma’ruf di Jeneponto, calon presiden  Jokowi diharapkan akan  memenangkan perolehan suara, walau kemenangannya akan sangat tipis, di wilayah Jeneponto.

Sudirman Sappara  menyatakan hal tersebut, ketika ia mengahadiri acara bedah dapil, di kantor DPD Golkar Jeneponto, yang terletak di Jl Sultan Hasanuddin, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Jeneponto, pada hari Selasa tanggal 24 Desember 2018.

“Kemenangan Jokowi Ma’ruf di Jeneponto sangat tipis, karena seperti kita ketahui ketua Golkar Jeneponto Iksan Iskandar dan Ketua Gerindra Jeneponto Iksan Paris merupakan bupati dan wakil bupati terpilih,” ujar Sudirman menandaskan.

“Kita persentase kemenangan Jokowi di Jeneponto 60 persen dan Prabowo 40 persen, hal ini tidak terlepas dari kerja tim kita untuk memenangkan Jokowi Ma’ruf di Jeneponto,”  Sudirman menambahkan.

Untuk sekedar informasi, Golkar sebagai partai yang mengusung kandidat Joko Widodo, ketua DPC di wilayah Jeneponto adalah  Iksan Iskandar. Sedangkan, Gerindra partai pengusung Prabowo ketua DPC untuk wilayah Jeneponto adalah Paris Yasir. Pada kesehariannya, kedua ketua DPC tersebut, merupakan elite politik yang menjabat sebagi bupati dan wakil bupati Jeneponto. Hal inilah yang menyebabkan persaingan dalam ajang pemilihan presiden di wilayah Jeneponto terbilang ketat.

via Prabowo-Sandiaga Uno Akan Raih Kemenangan di Sulawesi Selatan

credit by #913

SBY Akan Kampanyekan Prabowo-Sandiaga Uno Segera

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berkomitmen akan membantu Kampanye Prabowo-Sandiaga Uno dalam putaran  pilpres 2019 secara all out. komitmen ini merupakan kesepakatan antara partai Gerindra dan Partai Demokrat yang mengusung Prabowo Subianto sebagai Capres 2019. Komitmen kedua tokoh nasional tersebut semakin dimatangkan dengan dilakukannya pertemuan intensif kedua partai politik tersebut.

Hasto Kristiyanto, Sekretaris Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin, mengomentari kampanye bersama, yang akan dilakukan oleh Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama dengan Prabowo Subianto di pulau Jawa, adalah suatu kewajaran .

Menurut Hasto, hal itu bukanlah hal yang istimewa dan harus ditakuti, bila kedua Ketua Umum Partai tersebut megadakan kampanye bersama, sebagai bentuk upaya mengusung pasangan prabowo-sandiaga uno

“Ya tidak apa, biasa, para ketua umum partai politik bertemu,” tutur Hasto, ketika diwawancarai di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, pada hari Sabtu, tanggal  22 Desember 2018.

Hasto menganggap bahwa kampanye bersama yang hendak dilakukan oleh SBY dan Prabowo, sebagai bentuk upaya dari partai yang berkoalisi untuk mengusung calon presiden mereka, adalah merupakan hal yang sangat lumrah

“Seluruh ketua umum partai politik pengusung Pak Jokowi-Kiai Haji Ma’ruf Amin dalam satu panggung yang sama, demikian pula Pak Prabowo dan Pak Sandi,” tutur Hasto menambah penjelasannya.

Sebenarnya  Hasto punya rasa  kekhawatiran, adanya irisan dalam kader partai Demokrat dan Gerindra bisa timbul adanya gerakkan tarik menarik dalam menjaring suara antara kedua partai tersebut

“Hanya saja, hal yang seperti itu kita sampaikan bahwa yang saling beririsan itu justru antara Gerindra dan Demokrat itu. Itu saya yakin juga akan dikalkulasi oleh Pak SBY,” ujar Hasto menambahkan

Di sisi lain, Dahnil Anzar Simanjuntak, selaku Koordinator Badan Pemenangan Nasional Prabowo- Sandiaga, sebelumnya menyatakan dengan penuh keyakinan, bahwa Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah menyatakan akan terus mendampingi Prabowo pada saat kampanye nanti. Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga akan memberikan nasehat  yang telah mengantarkannya pada keberhasilan memerintah dua periode.

via SBY Akan Kampanyekan Prabowo-Sandiaga Uno Segera

credit by #913

Prabowo Subianto: Kita setingkat dengan negara miskin di Benua Afrika

Prabowo Subianto, calon presiden omor urut 02 mengatakan bahwa negara kita saat ini setingkat dengan negara miskin yang berada di Benua Afrika. Hal tersebut ia lontarkan di depan seluruh jamaah, yang hadir pada Majelis Tafsir Alquran (MTA) di Jalan Ronggowarsito, Kota Solo, pada hari Minggu 2 Desember 2018

 

“Kita (Indonesia) setingkat dengan negara miskin di Benua Afrika, ada Rwanda, Haiti dan pulau-pulau kecil Kiribati, kalian tidak tahu letaknya di mana,” tutur Prabowo

Prabowo Subianto, yang juga Mantan Komandan Jendral Kopassus tersebut juga menyatakan, bahwa ia merasa prihatin atas kinerja para elite politik yang salah dalam mengurus negara.

“Itu yang buat sedih, kan negara kita keempat terbesar di dunia dan keenam terkaya di dunia,” kata Prabowo, ketika berpidato dihadapan para jemaah. .

Prabowo mengaku, ada banyak hal yang menjadi keprihatinannya, seperti hampir separuh masyarakat Indonesia masih berpenghasilan rata-rata Rp30 ribu per hari dan kekayaan negara bawa ke luar negeri. Dalam penilaiannya, masih banyak masyarakat Indonesia yang masih memiliki penghasilan rata-rata Rp30 ribu per hari. Dan  yang membuatnya merasa prihatin,  Kekayaan negara dikorupsi dan disembunyikkan di luar negeri.

“Hal itulah yang artinya membuat bangsa kita masih miskin, padahal sudah 73 tahun merdeka,” tutur Prabowo ketika memaparkan penjelasannya.

Selanjutnya, Prabowo juga memaparkan, bahwa banyaknya sumber energi yang terkandung di dalam bumi Indonesia, dikuasai oleh pihak asing dan diizinkan diekspor dalam bentuk mentah. Dan amsih banyak terdapat banyak kesalahan dalam menjalankan pemerintahan saat ini.

“Misal alumina, bahan baku aluminium yang digunakan untuk membuat mobil dan sebagainya, diizinkan diekspor,” ia menambahkan keterangannya

Pihak-pihak itu memakai orang Indonesia, untuk mengusai kekayaan bumi kita” ujar nya, ketika menambahkan penjelasannya.

Prabowo juga menjelaskan, bahwa pernyataannya bukan omong kosong belaka,karena timnya telah mengantongi data, tentang kesalahan dalam mengurus negara yang dilakukan para elite politik di masa ini.  Untuk itu, ia akan memberikannya pada masyarakat secara gratis,

“Saya bawa data dan fakta, saya punya temuan, saya tidak ingin dituduh menghasut,” ujar Prabowo memberi penjelasan secara spontan, ketika diwawancara

Maka dia pun meninggalkan data yang sudah disusun dalam bentuk buku berjudul Paradoks Indonesia. Dalam kesempatan tiu, Prabowo memberikan semua data, yang talah dimasukkannya dalam sebuah buku, yang diberi judul Paradoks Indonesia

“Khusus majlis (MTA), saya tinggalkan data-datanya, beserta buku 1.000 buah dibagi gratis,”  ucap Prabowo menandaskan.

 

via Prabowo Subianto: Kita setingkat dengan negara miskin di Benua Afrika

credit by #913

Perkataan Prabowo Dipelintir, Dituduh Inginkan Indonesia Punah

Perkataan Prabowo subianto keram diplintir oleh sejumlah pihak yang ingin mendiskreditkannya. yang terakhir adalah prabowo dituduh menginginkan indonesia punah. Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS yakin, bahwa calon presiden dengan nomor urut 02, Prabowo Subianto, tidak pernah menginginkan Indonesia punah, andaikan dirinya gagal memenangkan  pemilihan presiden 2019.

“Beliau pasti menginkan bahwa demokrasi menghadirkan beragam kondisi yang berbeda-beda. Saya tidak yakin bahwa beliau bermaksud mengatakan kalau beliau kalah Indonesia punah,” ujar Hidayat Nur Wahid, ketika ia memberi penjelasannya, di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada hari Selasa, tanggal  18 Desember 2018.

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid juga minta wartawan menyimak semua pidatonya secaraa utuh . maka akan didapat makna dari ucapan Prabowo tersebut adalah sebagai penrnyataan memperbaiki kondisi dan juga untuk mengkritik melalui cara dalam pemilihan umum yang lebih baik supaya dapat  mendapatkan keadaan yang lebih kondusif, dan jauh lebih  yang baik.

“,Jadi perlu dibaca secara keseluruhan. Karena kalau itu logikanya, ya pastilah beliau tidak berpendapat begitu,” Hidayat Nur Wahid, sebagai Wakil Ketua Majelis Syuro PKS meberikan penjelasannya

Hidayat Nur Wahid yang juga Wakil Ketua Majelis Syuro PKS menganggap bahwa apa yang dikatakan oleh calon presiden 02, Prabowo Subianto adalah suatu bentuk kritik pada keadaan yang saat ini tengah berlangsung di negara kita, menjelang diselenggarakannya pemilihan presiden 2019 mendatang. Hidayat Nur Wahid yakin bahwa Prabowo Subianto adalah seorang pemimpin  yang menjunjung tinggi demokrasi, dan dapat menerima apapun hasil  prolehan suara hasil  pemilihan presiden 2019, selama hasil perhitungan suara berjalan sesaui dengan peraturan yang telah ditetapkan.

Sebelumnya, Prabowo, dalam Konferensi Nasional Partai Gerindra pada Senin 17 Desember 2018 menyatakan Indonesia akan punah jika koalisinya tidak mampu memenangi Pilpres 2019.

Calon presiden 02, Prabowo Subianto, sebelumnya pernah memberikan pernyataannya bahwa  Indonesia akan punah, apabila ia dan partai-partai pendukungnya gagal dalam memenagkan pemilihan suara dalam pemilihan presiden 2019 mendatang.

“Kita tidak bisa kalah. Kita tidak boleh kalah. Kalau kita kalah, negara ini bisa punah,” kata Prabowo   di acara Konfernas Partai Gerindra yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor.  Oleh sebab itu, Prabowo Subianto mendorong para simpatisannya untuk dapat memperoleh suara sebanyak mungkin  dalam Pemilihan umum presiden 2019.

Prabowo menjelaskan, kepunahan itu bisa terjadi karena sudah terlalu lama para elite berkuasa dengan langkah dan cara yang keliru dan kondisi itu telah menyebabkan tingginya ketimpangan sosial di Indonesia

Capres Prabowo memberikan penjelasan, terkait pernyataannya, bahwa kepunahan yang ia maksud adalah kepunahan yang disebabkan, karena para pemimpin yang berkuasa di Indonesia saat ini salah  jalan dan salah langkah, sehingga menyebabkan tingginya angka kemiskinan di Indonesia.

via Perkataan Prabowo Dipelintir, Dituduh Inginkan Indonesia Punah

credit by #913

Prabowo- Sandiaga Ingin Debat Pilpres Tidak Jadi Ajang Saling Serang

Sandiaga Uno  mengatakan, dirinya menginginkan debat untuk pemilihan presiden, yang akan diadakan pada tahun 2019 tidak menjadi ajang saling serang, Sandiaga Uno menyatakan keinginannya, bahwa dengan acara debat tersebut, dapat dijadikan sebagai sarana untuk menyampaikan visi dan misi dan program, yang dapat membuat masyarakat memahami apa saja program-program para kandidat presiden dan wakilnya.

Dalam menyikapi permasalahan ini, Ketua KPU Arief Budiman  menyatakan, bahwa Komisi Pemilihan Umum akan membagi acara debat anatara calon presiden dan wakilmya ke dalam tiga bagian, yaitu  debat yang akan dilakukan antar calon presiden, debat antar calon wakil presiden, dan debat antar pasangan calon presiden-calon wakil presiden. . “Masing-masing debat akan berlangsung selama 120 menit,” kata Arief.

“Kami siapkan agar debat ini tidak menjadi ajang saling serang, jangan jadi ajang seperti cerdas cermat, tapi peluang ke masing-masing pasangan calon mengutarakan visi misi,” Sandiaga menututurkan penjelasannya, di sela-sela safari politiknya di Blitar, pada hari Rabu malam, tanggal 19 Desember 2018.

Oleh sebab itulah, Sandiaga berharap Komisi Pemilihan Umum atau KPU dapat menyuguhkan acara debat tersebut dengan menggunakan  format yang berbeda. Dalam pandangan Sandiaga Uno, bila format baru tersebut diberlakukan, maka debat anatara dirinya bersama calon presidennya, juga dari pihak lawan, yaitu calon presiden 01 dan wakilnya, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin akan mengikuti acara debat tersebut dengan penuh rasa nyaman.

“Karena Pak Yai, Pak Presiden, saya dan Pak Prabowo akan lebih nyaman dalam seting yang baru dan inovasi, supaya jangan terjebak dengan aksi debat yang tidak mencerminkan jati diri bangsa, kearifan,” ucap Sandiaga dalam menambahkan penjelasannya.

Disamping itu, Sandiaga Uno juga mengharapakan, tidak timbul permusuhan bagi kedua kubu yang bertanding dalam ajang pemilihan presiden, yang akan digelar pada tahun 2019 mendatang. Rencananya, acara debat pemilihan presiden dan wakilnya, yang dilaksanakan pada tahun 2019, akan digelar oleh Komisi Pemilihan Umum sebanyak lima kali, dalam debat kali ini, Komisi Pemilihan Umum telah  menentukan lima tema yang akan dibawakan oleh masing masing pasangan calon presiden dan wakilnya, dalam tiap periode debat. Debat yang pertama akan digelar pada tanggal 17 Januari 2019, yang akan diselenggarakan di Hotel Bidakara.

via Prabowo- Sandiaga Ingin Debat Pilpres Tidak Jadi Ajang Saling Serang

credit by #913